Category Archives: wawasan ilmu

MENGHENTIKAN PERSELINGKUHAN

Assalamu alaikum wr wb
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk saudara saudara seiman.
Sebelumnya mohon maaf kepada saudara bila komunikasi lewat telp minggu ini tak terjawab karena banyaknya kegiatan terutama
image

Baca lebih lanjut

23 Komentar

Filed under Tak Berkategori, wawasan ilmu

MENGUPAS SUSUK DAN RAJAH(lanjutan)

ASSALAMU ALAIKUM.
DITULISAN LAMA TELAH KAMI TULIS DAMPAK MIN DA PLUS SUSUK DAN RAJAH.SEKARANG KAMI MENCOBA MENGUPAS KENAPA SUSUK BERDAMPAK NEGATIF?

BERAWAL DARI PENGALAMAN PRIBADI YANG SAMA SEPERTI SAHABAT SAHABAT PENGAMAL HIKMAH,DULU SAYA JUGA BANYAK SUSUK DAN TAK PERNAH MENDUGA AKAN DAMPAK NEGATIFNYA.SETELAH MERASAKAN DAMPAK NEGATIF BARULAH DIRI INI BINGUNG BAGAIMANA MENGATASINYA.DENGAN PROSES DUA TAHUN AKHIRNYA TERJAWAB MISTERI TERSEBUT.
Baca lebih lanjut

125 Komentar

Filed under metafisika, wawasan ilmu

BACALAH BERULANG DAN TELITI…SAMBIL SELALU BER ISTHIGFAR DI HATI

image

Wejangan yg menenggelamkanku dalam tangis syukur,wejangan dari kyai alrhashid beliau murid almarhum hadratus syeh kh abdullah faqih langitan.semog la bermanfaat juga untuk saudara semua.

BACA LAH BERULANG DAN TELITI ! ,,,, SAMBIL BER ISTIGFAR SELALU DIHATI !

Segala Puja dan Puji.Semata-mata hanyalah milik Allah Ta’ala. Selawat serta salam ke atas Baginda Rasulullah s.a.w, Para ahli keluarga baginda yang Suci, para sahabat sahabatnya, Para Waliyullah,yang kesemua mereka itu merupakan golongan yang amat mulia, Para ulama’ yang mukhlisin , Para Mujahidin di Jalan Allah Ta’ala dan seluruh Umat muslimin dan muslimat
Dan semoga juga kita kita semua, tetap dalam Nikmat Panjang Umur,Nikmat Sehat,Serta Nikmat Iman,Nikmat Kuat Hati dan Taqwa di Berkahi Allah swt ,,, Amien yaa robbal alamien
Baca lebih lanjut

34 Komentar

Filed under Agama, wawasan ilmu

ILMU GENDAM

Kiriman ajieyatno@yahoo.com

Asalamualaikum.
Padakesempatan kali ini kami postingkan mengenai Menguak Misteri
Rahasia Ilmu Gendam dari hasil
wawancara kami dengan tokoh
spiritualis asal salatiga, budayawan danvseniman kaligrafi huruf jawa sekaligus penulis Kitab Primbon Adji Mantrasmara jilid 1-5 dan Kitab Pusaka Kepraboning Awak versi bahasa jawa dan bahasa english. Rahasia Ilmu Gendam ini termaktub di Kitab Primbon AdjiMantrasmara jilid 1 ,
maka secara tidak langsung kami menghubungi si penulis
yakni beliau Raden Tjakra Djajaningrat.
Banyak orang bertanya-tanya mengenai ilmu Gendam, bahkan tak heran ingin mengetahui apa itu ilmu Gendam?

Baca lebih lanjut

50 Komentar

Filed under wawasan ilmu

RAGA SUKMA JALAN JALAN DENGAN DIAM(NUR ALIF)

Assalamualaikum…..salam hormat saya kepada Ki Risang mukhti dan Mas Ahmadr tak lupa para kasepuhan khususnya..Terimakasih ..Karna berkat Ki Risang Dan blog ini banyak merubah Hidup saya, banyak hal positif yang saya dapat dari sini..BOLOBUMI yang saya hormati mohon maaf yang sebesar-besarnya karena artikel ini hanya sebatas share..sedikit pengalaman pribadi saya banyak hal yang saya alami saat mengamalkan NUR ALIF..(itu mungkin dirasakan oleh semua pengamal.)Tapi bagi saya yang memang belum penah belajar tentang ilmu ruhani sebelumnya,ini sungguh pengalaman yang luar biasa Baca lebih lanjut

86 Komentar

Filed under RUHANI, wawasan ilmu

BERSHOLAWAT ANTI SAKIT PINGGANG -STROKE.

ASSALAMU ALAIKUM WR WB

SEBELUM MEMBAHAS INTI DARI JUDUL DIATAS MARI MENGENAL ROSULULLOH SAW LEWAT QOSHIDAH BURDAH.
SYAIR BURDAH DIKARANG OLEH AL BUSHIRI,DALAM RIWAYAT DISEBUTKAN AL BUSHIRI MENDERITA SAKIT KELUMPUHAN Baca lebih lanjut

216 Komentar

Filed under Agama, RUHANI, wawasan ilmu

SILAT GHAIB,KAROMAHAN,NYAMBAT

Asalamualaikum,silat suatu gerak yg mampu dipakai beladiri sekaligus olah raga.tapi disamping itu ada yg namanya silat yg dapat dipakai tanpa orang bersangkutan belajar.bahkan dgn tehknik ini dpt juga dipakai untuk belajar silat. Baca lebih lanjut

94 Komentar

Filed under wawasan ilmu

KEMASAN REIKI YANG MENIPU

Asalamualaikum,saya hanya mau berbagi cerita sebelum ketemu blog songgobumi.awalnya saya terinspirasi update status gus ahmad di fb yg suka bisa dibilang kritis dengan warna warni ke ganjilan.dari itu saya akan membuat artikel yg mau saya kirimkan ke songgobumi tentang apa apa hal,ganjalan dihati tentang reiki yg saya kuasai tapi bingung dimulai dari mana karena memang saya bukan ahli buat artikel,setelah saya baca baca kesana Baca lebih lanjut

56 Komentar

Filed under Artikel, wawasan ilmu

SELEBRITI DIANTARA PENGHUNI LANGIT

SELEBRITI DIANTARA PENGHUNI LANGIT
Oleh : pak Agus Balung
Dalam suatu kesempatan Rasulullah SAW pernah
mengeluarkan suatu ungkapan
dari mulut beliau yang sangat mulia, ungkapan
tersebut adalah “majhulun fil
ardh masyhurun fissama”—yang maknanya adalah :
tidak populer di bumi, tapi
sangat masyhur diantara penghuni langit.
Potongan sabda tersebut diungkapkan Rasulullah
SAW ketika beliau meminta
menantunya, Ali bin Abi Thalib, mengecek
keberadaan seorang pemuda yang
bernama Uwais al-Qarny karena namanya sangat
harum di kalangan ”penghuni
langit”. Apa gerangan keistimewaan Uwais sehingga
Rasul menyuruhnya mencari
pemuda ini? Mencari pemuda ini bukan perkara
gampang. Susah betul karena
Uwais al-Qarny bukanlah public figure. Bukan
pemuda ngetop yang namanya
dikenal di seantero jagat.
Dia bukan orator, ahli orasi, yang setiap
ungkapannya selalu memukau
pendengar dan mengundang tepukan dan decak
kagum. Dia bukan penderma hebat
yang namanya tercantum di media massa apapun,
baik elektronik maupun cetak
sebagai penyumbang terbanyak. Dia bukan seorang
pejabat yang pandai
memainkan perasaan dan sandiwara air muka untuk
merebut simpati rakyat
jelata. Uwais bukanlah seorang bintang yang
kehadirannya ditunggu jutaan
penggemarnya. Pokoknya Uwais bukan siapa-siapa,
dia hanya seorang pemuda
biasa. Satu kelebihan Uwais yang membuat seluruh
penghuni langit
mencintainya dan menyebabkan Rasul
memerintahkan Ali untuk mencari dan
minta doa darinya adalah kecintaan Uwais kepada
ibunya.
Dia konon mengorbankan masa remajanya untuk
mencurahkan kasih dan sayang
kepada ibunya. Ia mengorbankan begitu banyak
kesempatan yang mestinya dia
kecap lantaran begitu baktinya kepada bunda yang
telah mengandungnya. Dalam
kesempatan ini saya tidak akan menceritakan kisah
Uwais sebagai cerita
utuh, melainkan ungkapan Rasul yang
melatarbelakangi kisah ini yang akan
diungkap. Majhulun fil ardh, masyhurun fissama
adalah potongan sabda atau
ungkapan Rasulullah yang menggambarkan bahwa
ada sebagian orang yang tidak
disukai di bumi, tapi disukai Allah dan para malaikat-
Nya.
Ungkapan teramat bagus ini juga mengisyaratkan
kebalikannya. Bahwa teramat
banyak figur manusia yang begitu terkenal di bumi,
tapi tidak disukai
penghuni langit. Tentu saja frase ”penghuni langit”
bukan justifikasi
keberadaan Allah sehingga menjadikan-Nya hanya
ada di langit, jelas bukan.
Ungkapan ini hanya untuk menunjukkan ukuran
manusia kebanyakan, bukan
memakai standar ketuhanan. Sebagaimana sebagian
besar manusia yang
memuliakan harta dan kedudukan serta menilai hina
kemiskinan dan ketiadaan
kekuasaan.
Bagi kita, yang terpenting adalah ungkapan
“majhulun fil ardh, masyhurun
fissama” itu harusnya menyadarkan kita tentang apa
yang telah kita lakukan
agar para malaikat senantiasa mendoakan kita.
Ungkapan tersebut seharusnya
memaksa kita berpikir bahwa tidak penting hanya
terkenal menurut derajat
kemanusiaan, sementara kita mengabaikan standar
ketuhanan. Punya mobil
banyak memang akan membuat kita
membusungkan dada. Punya uang banyak memang
akan membuat kita bisa berbuat banyak.
Menyandang nama tenar juga akan
membawa kebahagiaan tersendiri.
Dan memiliki kekuasaan dan kewenangan akan bisa
membuat kita mudah
melakukan sesuatu. Tapi pernahkah berpikir bahwa
penghuni langit justru
muak apabila semua yang kita miliki hanya untuk
diri semata, seakan tiada
hak orang lain di dalamnya. Ungkapan Rasul di atas
layak untuk
diperhatikan. Rasul tidak menyuruh untuk menjadi
orang yang terkenal di
bumi dan di langit. Karena memang tidak mudah.
Setidaknya Rasul
mengingatkan bahwa penting juga menjadi
kebanggaan langit dengan memberikan
kebahagiaan bagi sesama di bumi.
Pelajaran lainnya menjadi penting juga menjaga
senyuman penghuni langit
dengan tidak membuat penghuni bumi menderita.
Adalah harapan kita semua
tentang adanya kehadiran masyarakat yang
menghargai Allah dan menghormati
sesama. Begitu juga harapan lainnya, sebelum negeri
impian yang
sesungguhnya terengkuh, negeri hati, negeri alam
pikiran, mental, dan
asal-muasal perilaku sudah lebih dulu bergerak
menuju hati impian. Di mana
merengkuh kedamaian, ketenangan, dan
kebahagiaan di hati menjadi sekian
impiannya. Negeri hati, hati impian, bisa didapat
dengan membawa hati kita
masing-masing menuju perbaikan yang dikehendaki
Allah.
Pada saatnya nanti hati bisa menggerakkan seluruh
potensi tubuh, akal, dan
pikiran untuk mempersembahkan yang terbaik untuk
Allah dan sesama, dan
tentu saja akan berpulang kebaikannya kepada diri
sendiri. Mudah-mudahan
tulisan sederhana ini menjadi pengingat kita bahwa
sudah saatnya kita
membuat roh kita sendiri tersenyum atas perilaku
kita.
Jika saja ruh kita sudah bisa tersenyum, tentu Sang
Pemilik Roh akan ikut
tersenyum dan menumpahkan segenap rahmat-Nya
kepada kita semua. Jika saja
roh kita sudah bisa bernafas lega, tentulah
”kemarahan Tuhan”, kemarahan
alam, akan segera berakhir. Amin. Akhirnya kepada
Allah jualah kita
berharap.
Wallahu a’lam

32 Komentar

Filed under Agama, wawasan ilmu

DEWA DEWI

wahyusantoso@gmail.com

Asalamualaikum,ini hanya cerita atau telaah wawasan.Bangsa Dewa adalah dewa dan dewi India, yang
memiliki peradaban, tempat tinggal dan pusat
pemerintahan di Kahyangan. Mengenai siapa sajakah
nama-nama dan tokoh-tokohnya dapat disimak dari
kebudayaan dan kepercayaan bangsa India atau
kisah pewayangan. Walaupun beberapa tokoh dalam
pewayangan tidak sungguh-sungguh ada, dan ada
beberapa jalan ceritanya yang dibelokkan sehingga
tidak sesuai dengan cerita aslinya, tetapi cukup untuk
menjadi dasar pengetahuan mengenai bangsa dewa
dan perilakunya.
Di seluruh dunia ada kepercayaan dan pemujaan
kepada dewa dan dewi, bukan hanya di Indonesia
atau Cina atau India, tapi juga di Eropa, Asia, Arab,
Afrika, Amerika (Indian), Eskimo, Australia (Aborigin),
Jepang, dsb, tetapi tidak semua sosok dewanya
benar-benar ada. Kebanyakan adalah hasil ciptaan
pikiran manusia sendiri (pemujaan pada mitos dan
legenda) dan di dalam persaingannya masing-masing
bangsa menciptakan sendiri dewa-dewa yang lebih
“hebat” daripada dewa-dewa bangsa lain.
Sosok dewa-dewi yang benar-benar ada adalah dewa
dan dewi India, dan pemujaan pada kedewaan
mereka bukan hanya berdasarkan hasil pikiran
manusia saja (animisme / dinamisme), tetapi
berdasarkan kemampuan spiritual bangsa India yang
bisa mendeteksi dan mengenal mahluk halus tingkat
tinggi seperti dewa dan buto.
Pada jaman dulu, di negara India dan sekitarnya,
yang hingga saat ini masih tetap merupakan wilayah
dengan budaya kebatinan dan spiritual nomor 1
tertinggi di dunia, kebanyakan tokoh manusia dan
orang-orang sakti dunia persilatan, selain menguasai
ilmu-ilmu kesaktian, juga menguasai keilmuan
kebatinan dan spiritual tingkat tinggi, sehingga
mereka juga mengenal mahluk halus berdimensi
tinggi seperti dewa dan buto, dan mengerti juga
tentang wahyu-wahyu yang diturunkan oleh dewa.
Dan berkelahi / bertarung dengan mahluk halus
berkesaktian dan berdimensi tinggi seperti buto
adalah sesuatu yang biasa.
Sosok-sosok dewa yang benar-benar ada hanya
diketahui oleh orang-orang dan masyarakat yang
berbudaya kebatinan dan spiritual tinggi.
Di tempat-tempat yang budaya kebatinan dan
spiritualnya tidak tinggi, biasanya dewa-dewa mereka
adalah dewa-dewa ciptaan pemikiran mereka sendiri
untuk maksud dipuja (berhala). Termasuk raja-raja
mereka juga disebut keturunan dewa, supaya dipuja
dan dihormati oleh rakyatnya.
Para dewa berpusat di kahyangan di pegunungan
Himalaya, sebagai pusat pemerintahan Dewa, tetapi
sehari-harinya mereka tersebar ke banyak tempat,
bukan hanya di India, Indonesia dan Cina saja, tapi ke
seluruh dunia. Dan wahyu-wahyu yang mereka
turunkan adalah juga kepada semua orang di dunia.
Ada banyak sekali bangsa dewa, tetapi yang dikenal
oleh manusia biasanya hanya dewa-dewa utama
saja, sedangkan selain dewa-dewa utama ada juga
dewa-dewa setingkat senopati dan prajurit.
Bangsa Dewa memiliki bentuk tubuh bermacam-
macam. Kebanyakan memiliki bentuk tubuh dan
ukuran yang sama dengan manusia India, tetapi ada
juga yang bertubuh seperti binatang, misalnya
Hanoman dan Sun Go Kong yang bertubuh seperti
kera dengan tinggi +
2 m dan Ganesha yang bertubuh
manusia tetapi berkepala dan berwajah seperti gajah.
Dalam kehidupan para dewa, ada yang menjadi
pemuka / tokoh pemimpin, ada yang menjadi
senopati perang, ada yang menjadi prajurit. Batara
Indra adalah Dewa berwatak keras yang diserahi
tugas untuk urusan keamanan kahyangan dan
menjadi panglima perang bangsa dewa.
Pemerintahan dewa, disusun oleh para tokoh /
pemuka bangsa dewa dan mereka bertindak sangat
terkoordinasi. Sekalipun bangsa dewa memiliki
pemerintahan kerajaan kahyangan, memiliki
pemimpin, dan memiliki prajurit, tetapi tidak ada yang
menjadi raja. Yang ada adalah kepemimpinan yang
diakui oleh semua dewa dan masing-masing dewa
memiliki tugas dan peran yang saling terkoordinasi.
Para Dewa mengemban tugas dari Sang Penguasa
Alam untuk menuntun dan mengayomi kehidupan
manusia. Karena itu sebagian besar tujuan dari
manajemen para dewa adalah untuk mengatur
kehidupan manusia, supaya semuanya sesuai dengan
kehidupan yang dikehendaki oleh para dewa, yaitu
tertib, beradab dan berbudi pekerti. Sehingga bila
diketahui ada / akan ada seorang manusia atau
mahluk halus yang berpotensi menjadi perusak
DEWA
kehidupan maupun moral manusia, mereka akan
melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk
mencegah / mengatasinya. Sesudahnya, bila ada
manusia atau mahluk halus yang dianggap berjasa
bagi dewa, atau dikasihi dewa, maka akan diangkat
kepada derajat yang tinggi (menurut pandangan para
dewa), yaitu dijadikan dewa atau diberi kemuliaan
setingkat dewa dan diberi tempat tinggal di
kahyangan.
Dalam menjalankan tugasnya di bumi yang terkait
dengan bangsa manusia, para dewa tersebar ke
banyak tempat. Mereka mengatur kehidupan manusia
secara langsung ataupun tidak langsung. Hubungan
mereka terutama adalah dengan para pemimpin
manusia (raja atau presiden) di seluruh dunia, dan
tokoh-tokoh spiritual tertentu yang mereka berkenan,
dan peran mereka tersebut masih terus berlangsung
hingga masa sekarang, tetapi tidak semua orang
dapat melihat atau berhubungan dengan dewa,
karena tidak memiliki tingkat spiritual yang tinggi,
yang menjadi dasar untuk mengenal dewa.
Selain yang asli sebagai dewa / dewi, ada beberapa
dewa dan dewi yang asal-usulnya berasal dari bangsa
manusia, karena dianggap berjasa kepada dewa, atau
dikasihi oleh dewa. Ada juga yang asalnya dari
bangsa manusia atau bidadari yang diperistri oleh
dewa. Mereka mendapatkan penghormatan khusus
dari para dewa, diakui / diangkat derajatnya menjadi
dewa / dewi, diubah secara fisik menjadi dewa dan
dewi, diberi kekuatan dan kesaktian setingkat dewa,
dan diberi tempat tinggal bersama dewa di
kahyangan.
Bidadari adalah sebangsa mahluk halus yang
wujudnya mirip manusia perempuan, berpakaian
seperti perempuan ningrat jawa jaman dulu, yaitu
memakai kain / kemben dan berselendang seperti
penari jawa, hidup sebagai rakyat dan menjadi
pelayan para dewa. Dalam waktu-waktu tertentu,
biasanya pada malam bulan purnama, mereka
diijinkan untuk turun ke bumi, untuk pergi ke tempat-
tempat yang mereka ingin datangi.
Secara energinya, bangsa Dewa termasuk mahluk
gaib yang berenergi positif terhadap manusia.
Dari sisi kekuatan dan kesaktiannya, bangsa Dewa
memiliki kemampuan untuk melipat-gandakan
kekuatannya sampai menjadi 3 kali lipat keadaan
normalnya (triwikrama). Dan kekuatan kesaktian
maksimal rata-rata dewa bisa mencapai 300 kali lipat
kekuatan-kesaktian Ibu Ratu Kidul.
Semua bangsa Dewa memiliki kemampuan
triwikrama
, yaitu suatu kemampuan untuk
memaksimalkan kekuatannya hingga mencapai 3 kali
lipat kondisi normalnya. Keadaan ini biasanya terjadi
dalam kondisi bertarung atau kondisi yang
mengharuskannya mengeluarkan segenap
kekuatannya. Yang sering kita dengar tentang
triwikrama adalah triwikrama Dewa Wisnu.
Triwikrama Dewa Wisnu terkenal dalam pewayangan
karena pada saat bertriwikrama, tubuhnya berubah
menjadi raksasa tinggi besar dan menakutkan.
Sedangkan dewa-dewa lain yang sedang
bertriwikrama, bentuk tubuhnya tidak berubah, hanya
kekuatannya saja yang bertambah.
Bangsa Dewa termasuk mahluk gaib yang berdimensi
tinggi. Sulit untuk dilihat dengan mata, termasuk oleh
orang- orang yang mampu melihat gaib (kecuali
mereka yang menguasai dimensi spiritual yang tinggi
yang ditandai dengan lingkaran halo di belakang
kepalanya). Bahkan para mahluk halus sendiripun
jarang ada yang bisa melihat Dewa. Biasanya para
dewa-lah yang menunjukkan dirinya kepada manusia,
barulah manusia dapat melihat mereka. Selain sulit
dilihat, energi fisik mereka pun sangat halus dan sulit
untuk dideteksi, sehingga jarang ada yang dapat
mengetahui keberadaan mereka, termasuk para
mahluk halus sekalipun, walaupun ada dewa berada
di dekatnya.
Bangsa Dewa adalah mahluk yang berintelijensi tinggi
seperti manusia. Mereka mempunyai peradaban dan
pemerintahan dewa. Pada dasarnya mereka
mempunyai tempat tinggal tetap di Kahyangan, yang
secara duniawi letaknya ada di lereng Gunung
Himalaya, tetapi banyak Dewa yang tinggal di antara
manusia, karena mempunyai maksud dan tujuan
tersendiri. Tetapi secara berkala mereka bertemu atau
kembali berkumpul di kahyangan untuk urusan
pemerintahan Dewa (Penulis pernah bertemu dengan
para dewa yang sedang bersidang, pada suatu malam
purnama sekitar tahun 2008, di suatu lokasi
penggalian situs Majapahit yang baru ditemukan di
daerah Pare, Jombang-Kediri, Jawa Timur).
Misalnya, Dewa Semar (Dewa Ismaya) dan Dewa
Narada yang tinggal dan ‘berkelana’ di pulau Jawa.
Sering berdiam atau mengunjungi Candi Dieng dan
situs-situs Majapahit. Dewa Semar dan Dewa Narada
memiliki ikatan batin dengan tempat-tempat tersebut,
karena sejak jaman dulu mereka menjadi pengayom
orang Jawa, terutama tokoh-tokoh pemimpinnya.
Setelah jaman Majapahit berakhir-pun Dewa Semar
dan Dewa Narada masih menjadi pengayom orang-
orang tertentu di Jawa, secara tidak kelihatan mata.
Begitu juga dengan Dewi Kuan Im, Dewa Sun Go
Kong dan Dewa kekayaan Tionghoa (lupa namanya),
yang lebih sering berada di daratan Cina, karena
mempunyai misi tertentu disana.
Dewi Kuan Im dan bidadari,
oleh Nikoagus Setiawan.
Dewi Kuan Im adalah dewa perempuan yang
biasanya berada di daratan Cina, cantik dengan sorot
wajah lembut dan teduh. Sama seperti Batara Guru,
Dewi Kuan Im juga memiliki pancaran kekuatan
spiritual berupa lingkaran halo berwarna kuning di
belakang kepalanya.
Dewi Kuan Im sering menampakkan diri kepada
manusia dan sering menolong yang sedang
kesusahan. Kadang dalam penampakannya beliau
duduk di atas suatu singgasana berbentuk seperti
awan atau daun teratai dan membawa sebuah buku
kitab berisi rahasia kehidupan, yang akan diajarkan
atau diturunkan dalam bentuk wahyu atau wangsit
kepada manusia yang menjalankan suatu laku
tirakat / bertapa mencari pengetahuan spiritual
tentang kehidupan. Dewi Kuan Im adalah salah satu
dewa yang telah memberi Budha Gautama wahyu
keilmuan dan spiritual, dan beliau mengetahui itu. Dan
karenanya beliau sangat menghormati sang Dewi.
Dewa kekayaan Tionghoa (lupa namanya) bertubuh
seperti orang tua Cina, gendut dan berkepala botak.
Dewa Hanoman dan Dewa Sun Go Kong memiliki
bentuk tubuh seperti kera besar dengan tinggi + 2 m.
Mereka mendedikasikan diri untuk membela
kebenaran dan keadilan dan pantang mundur
sekalipun berhadapan dengan mahluk yang lebih sakti
sekalipun. Tetapi mereka memiliki perbedaan.
Hanoman bertubuh asli seperti kera besar putih kekar
dan perwatakannya seperti orang tua. Sun Go Kong
bertubuh seperti manusia tetapi berbulu dan berekor
seperti kera dan perwatakannya seperti anak-anak
yang suka bermain dan bercanda.
Dalam sejarah
hidupnya, Dewa Hanoman pernah berguru kepada
seseorang di Jawa Timur, yaitu kepada Resi
Mayangkara. Karena ketekunan lakunya,
kesaktiannya meningkat menjadi 2 kali lipat daripada
sebelumnya yang sama dengan kesaktian rata-rata
dewa utama. Resi Mayangkara telah menjadikan
Hanoman sebagai dewa yang paling sakti, bahkan
melebihi kesaktian Dewa Wisnu dan Dewa Semar.
Kemudian setelah itu para dewa yang lain datang
berbondong-bondong ingin juga belajar kepada sang
resi. Tetapi mereka tidak dapat menemukan
keberadaan sang resi, walaupun dicari-cari hingga ke
pelosok negeri. Resi Mayangkara telah lebih dulu
moksa, masuk ke alam gaib bersama dengan
raganya. Dan di alam gaib pun beliau menggunakan
suatu ilmu halimunan, sehingga tidak ada mahluk
halus, termasuk bangsa dewa, yang dapat
melihatnya.
Resi Mayangkara memang tidak mau sembarang
menerima murid, tetapi kepada Dewa Hanoman
beliau berkenan dan menaruh harapan. Perwatakan
dewa Hanoman yang seperti prajurit ksatria
menjadikan Resi Mayangkara percaya bahwa
Hanoman akan mengamalkan ilmunya hanya untuk
kebajikan.
Sampai sekarang situs tempat pertapaan Resi
Mayangkara di dekat Pare, Jawa Timur, masih sering
didatangi oleh para peziarah yang berharap sesuatu
kepadanya. Tetapi beliau sendiri sekarang sudah tidak
lagi tinggal di sana, yang ada adalah dhanyang-
dhanyang setempat yang menjaga kesakralan
pertapaannya.
Situs tempat pertapaan Dewa Hanoman menimba
ilmu tidak jauh letaknya dari situs tempat pertapaan
Resi Mayangkara di dekat Pare, Jawa Timur, dan
masih sering didatangi oleh para peziarah yang
berharap sesuatu kepadanya. Tetapi sama seperti Resi
Mayangkara, beliau sekarang sudah tidak lagi tinggal
di sana, yang ada adalah dhanyang-dhanyang
setempat yang menjaga kesakralan pertapaannya.
Dewa Semar dan Dewa Narada memiliki bentuk
tubuh yang hampir sama, yaitu seperti orang tua
bertubuh gemuk dan gendut, dan tubuh agak
membungkuk. Wajah mereka putih seperti memakai
bedak putih dengan tinggi badan kira-kira 2 m (seperti
rata-rata tinggi badan orang Eropa). Perilaku dan sikap
berpikirnya sangat bijaksana, cocok menjadi orang-
orang tua pengayom.
Seharusnya Dewa Semar yang menjadi pemimpin di
Kahyangan. Sosok bijaksana dan mengayomi
ditambah kesaktiannya yang lebih tinggi dibandingkan
dewa-dewa lain (tetapi tidak lebih tinggi dari Dewa
Wisnu), menjadikannya sosok pemimpin yang
diterima oleh semua dewa. Tetapi Dewa Semar lebih
suka tinggal di bumi bersama manusia, karena beliau
memiliki misi tersendiri. Kepemimpinan Kahyangan
diserahkan kepada Batara Guru. Jadi secara de yure
kepemimpinan ada di tangan Batara Guru, tetapi
secara de facto Batara Semar yang dijadikan
pemimpin. Bahkan Batara Guru pun
mengkonsultasikan dahulu semua keputusan yang
sifatnya penting kepadanya, misalnya tentang wahyu
keprabon dan wahyu-wahyu besar lain yang akan
diturunkan kepada seorang manusia.
Tambahan :
Ulasan di bawah ini terinspirasi pertanyaan dari
seorang pembaca dari penglihatannya tentang adanya
sosok gaib seorang perempuan cantik yang menghuni
dasar sungai Gangga, yang berpakaian kain sari India,
memakai kerudung ala wanita India, warna pakaian
dan kerudungnya merah.
Makara Sungai Gangga,
oleh Nikoagus Setiawan.
Sepengetahuan Penulis disana benar ada sosok itu,
tetapi itu bukan dewi, itu adalah pemimpin dari para
dhanyang yang menjaga Sungai Gangga, yang
menyampaikan laporan tentang permohonan orang-
orang yang datang ke Sungai Gangga itu ke
kahyangan.
Dewi Gangga sendiri tinggal di istana kecil di bagian
hulu Sungai Gangga di pegunungan. Di sungai itu juga
ada sosok naga / makara sungai Gangga yang biasa
menjadi tunggangan Dewi Gangga. Aslinya panjang
naga itu sekitar 1 km.
Sungai Gangga adalah sungai di India yang dianggap
suci dan sakral dan menjadi tempat ritual keagamaan
dan ritual pribadi oleh masyarakat setempat.
Dewi Gangga bertugas menjaga kesucian dan
kesakralan sungai Gangga.
Dewa Ganesha juga sering turun mengunjungi orang-
orang yang datang ke Sungai Gangga.nuwun

40 Komentar

Filed under cerita, wawasan ilmu

KHODAM

Assalammualaikum poro sedulur bolo bumi, menarik
sekali menyimak postingan
terakhir yang berjudul “Isi Khodam ke Batu Cincin” di
blog tercinta kita
ini. Sehubungan dengan itu perkanankan saya urun
rembug sedikit tentang “
perkhodaman” itu sendiri. Untuk itu berikut ini saya
sampaikan tulisan
saya tentang khodam yang pernah dimuat di blog saya As
Syifa’ n.a semoga
tulisa sederhana ini bermanfaat bagi sedulur Bolo
Bumi tercinta dan
menambah wawasan, amin.
Khodam, secara definitive adalah merupakan
manifestasi energi pintar yang
terlahir dari sebuah doa, mantra dan tatalaku ritual
spiritual tertentu
yang mengandung tingkatan konsentrasi yang tinggi
kepada sang pencipta alam
dibarengi doa doa atau cita – cita agar terkabulnya
suatu maksud dan tujuan.
Kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh orang
yang melakukan olah batin
seperti puasa, bertapa, semedi, membaca mantra
atau wirid amalan tertentu
sebetulnya adalah dari Khodam. Disadari ataupun
tidak, setiap olah batin
yang dilakukan manusia selalu menimbulkan energi-
energi yang memiliki
kesadaran/kecerdasan sendiri. Inilah peran dari
khodam. Mereka diciptakan
Tuhan sebagai perantara yang membawa kekuatan
supranatural bagi orang-orang
yang dikehendaki.Sebagian orang beranggapan
bahwa memiliki khodam (atau
ilmu spiritual yang ada khodamnya) adalah sebuah
kesyirikan atau dosa
besar. Bagi kami, pendapat ini adalah pendapat yang
“membabi buta” karena
pengertian khodam sangat luas. Sedangkan khodam
sendiri terdiri dari
berbagai jenis yang tidak mampu disamakan. Berikut
ini pembahasan panjang
mengenai khodam.
Istilah khodam berasal dari bahasa arab yang berarti
pembantu, penjaga atau
pengawal yang selalu mengikuti. Dalam bahasa arab
pembantu rumah tangga,
sopir, tukang kebun dan satpam juga bisa disebut
sebagai khodam. Namun
dalam konteks ilmu spiritual, istilah khodam
digunakan khusus untuk
menyebut makhluk gaib yang mengikuti pemilik ilmu
spiritual atau yang
mendiami suatu benda pusaka. Dalam konsep
spiritual jawa, khodam disebut
sebagai prewangan yang artinya adalah orang yang
membantu.
Khodam dalam konsep mistik islam dan jawa
diyakini sebagai jiwa suatu ilmu.
Khodam memberi energi pada pemilik ilmu
sehingga mampu melakukan hal-hal
diluar kewajaran. Tentu saja ada khodam yang
minta imbalan ada pula yang
“gratis” karena khodam ini datang karena kehendak
Allah, bukan dipaksakanoleh manusia. Yang
dimaksud dipaksakan
adalah khodam ini datang karena seseorang
melakukan ritual pemanggilan yang
ditujukan untuk meminta tolong kepada khodam dari
golongan jin.
Mengenai siapakah sebernarnya khodam, para
spiritualist berbeda pendapat.
Kelompok pertama mengatakan khodam adalah
jenis makhluk tertentu yang
khusus diciptakan Allah sebagai pembawa kekuatan
bagi para pemilik ilmu
dan benda pusaka. Kelompok ini tidak punya dalil
yang kuat untuk mendukung
pendapatnya, jadi pendapat ini boleh kita abaikan.
Kelompok kedua berpendapat bahwa khodam
hanyalah sebutan atau julukan bagi
Jin, Qorin dan Malaikat yang membantu manusia.
Seperti istilah setan yang
sebetulnya bukanlah jenis mahluk, melainkan hanya
julukan bagi jin atau
manusia yang suka berbuat kejahatan. Dalam kitab
Al-Quran pun diterangkan
bahwa Tuhan hanya menciptakan hambanya yang
berakal dalam tiga bentuk saja,
yaitu: malaikat, manusia, dan jin
Mengapa khodam mau membantu manusia, karena
khodam terdiri dari tiga
jenis makhluk yaitu Jin, Qorin dan Malaikat, maka
alasan mereka bersedia
membantu manusia juga berbeda-beda.
Kita persempit saja pembicaraan kita pada khodam
jin, perlu diketahui bahwa
kehidupan sosial jin, itu persis sama seperti manusia.
Mereka terdiri
dari bermacam-macam ras dan kelompok yang
sangat kompleks. Setiap jin punya
sifat dan kebutuhan yang berbeda-beda seperti pada
manusia. Begitu pula
dalam dalam membantu manusia, mereka punya
alasan yang berbeda-beda. Namun
secara garis besar, ada 5 alasan mengapa jin mau
membantu manusia.
– Ingin menyesatkan manusia. Kelompok jin ini
adalah tentara ilbis yang
ditugaskan untuk membantu para tukang sihir dan
penganut ilmu hitam.
Orang yang ingin memiliki khodam jenis ini harus
melakukan perbuatan atauritual yang
melanggar aturan Tuhan. Misalnya untuk
medapatkan ilmu sihir mereka harus
menyediakan sesaji, makan darah, membunuh,
melakukan dosa besar dan
sebagainya. Jin jenis ini sangat senang jika
manusia yang didampinginya
jauh dari agama.
Bukan hanya penganut ilmu hitam saja yang dibantu
oleh jin tentara iblis
ini. Para penganut thariqoh (orang yang menapaki
jalan spiritual menuju
Tuhan) dan orang soleh yang kurang waspada pun
disesatkan oleh jin golongan
ini. Awalnya jin mengaku sebagai guru spiritual yang
sudah meninggal atau
malaikat yang akan membimbingnya dan membantu
segala usahanya. Seketika
seorang ahli thariqoh pun memiliki banyak
“kesaktian”. Namun perlahan-lahan
jin cerdas ini memperdaya ahli thariqoh hingga dia
melanggar aturan agama.
– ..Ingin mendapat keuntungan dari manusia.
Khodam Jin jenis ini selalu
meminta imbalan dalam bentuk sesaji,
persembahan, korban, bahkan adayang
mengadakan perjanjian, jika sudah sampai waktu
yang ditentukan pemilik
ilmu bersedia menjadi budak/pengikut di alam jin.
Orang yang menjadi
budak jin, meniggalkan jasadnya, kemudian
jiwanya dibawa ke alam jin.
Sehingga dia tampak mati bagi orang awam,
padahal dia sebetulnya belum
mati. Nanti ketika sudah sampai batas usianya,
malaikat maut baru
menjemputnya untuk dihadapkan kepada Tuhan.
Oleh karena itu jangan pernah
berniat untuk mendapatkan pesugihan atau “harta
gaib” yang datang
tiba-tiba dengan bantuan jin.
Keadaan ini sesuai dengan Al-Quran surah Al-Jin ayat
6, yang terjemahnya:
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di
antara manusia meminta
perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin,
maka jin-jin itu
menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.
– .Karena mencintai manusia. Kadang kami
menemui ada jin yang mengikuti
manusia dengan alasan cinta. Cinta yang kami
maksud adalah seperti cinta
pria kepada wanita. Umumnya jin yang seperti ini
selalu berusaha membantu
manusia yang dicintainya, sekaligus mengganggu.
Bentuk bantuannya mampu
berupa kemampuan mengobati, perlindungan dari
kejahatan, kemampuan
mengetahui rahasia orang dan sebagainya.
Sedangkan gangguannya biasanya
berupa: merasa diikuti seseorang, sulit mencintai,
hubungan cinta selalu
gagal, kesurupan/kerasukan dan sering mimpi
bersetubuh. Bahkan kadang ada
jin yang datang dalam wujud manusia untuk
menyetubuhi manusia dalam
keadaan sadar.
– .Persahabatan. Bagi sebagian orang yang
memiliki ilmu spiritual
tertentu, bersahabat dengan jin bukanlah hal
mustahil. Idealnya hubungan
persahabatan adalah saling membantu dan
berbagi. Namun kenyataannya
hubungan persahabatan dengan jin mampu
menguntungkan atau merugikan Anda,
bahkan kadang juga menyesatkan Anda. hal ini
sama jika kita bersahabat
dengan sesama manusia. Jika sahabat kita adalah
orang baik, maka kitapun
terbawa menjadi baik. Tapi jika kita berteman
dengan penjahat, maka kitapun
mampu dirugikan atau malah bergabung menjadi
penjahat. Semua itu
tergantung sifat dan kepribadian Anda. Hubungan
persahabatan inilah yang
menjadi dasar. Wallahu a’lam bisshowab
Nah, semoga anda, saya, kita semua dapat
mengambil hikmah dari apa
sudah disampaikan diatas. Amin. Nuwun.

Pak Agus Balung

116 Komentar

Filed under wawasan ilmu

ISI KHODAM KE BATU CINCIN


asmaratingkat1@ymail.com

Asalamualaikum.
biasanya dilakukan dengan cara-cara khusus yang
hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang
menguasai keilmuannya, seperti yang dilakukan oleh
para empu keris, orang-orang pinter dan praktisi ilmu
gaib.
Sebuah benda gaib asma’an dan isian, kekuatan
benda gaib itu menyatu dengan sugesti pemakainya.
Semakin kuat dan sering seseorang menuangkan
sugesti dalam jimat isian itu, kekuatan gaibnya akan
semakin kuat. Bila seseorang tidak
memperhatikannya, apalagi hanya dibawa-bawa di
dalam dompet saja, maka lama-kelamaan kekuatan
gaibnya akan melemah. Sama juga dengan ilmu gaib
dan ilmu khodam, jika jarang dibaca amalannya
kekuatan gaibnya akan memudar. Semua benda gaib
yang kita miliki, dalam bentuknya keris dan pusaka,
batu cincin / akik, mustika, dsb, juga akan hidup dan
kuat kegaibannya bila kita sering menuangkan doa
dan sugesti ke dalamnya. Jika amalan gaibnya tidak
dibacakan, minimal sesajinya tetap diberikan, untuk
mengsugesti supaya khodam gaibnya tetap bekerja.
Dalam penyimpanannya, sebaiknya semua benda
gaib tidak dibungkus dengan plastik atau dimasukkan
ke dalam benda-benda yang terbuat dari plastik,
karena bahan plastik itu akan membatasi /
menghambat pancaran gaib dari benda gaibnya.
Selain yang berisi energi kekuatan doa, semua benda
gaib isian / asma’an bisa saja berisi suatu sosok
mahluk halus sebagai sumber kekuatan kegaibannya.
Khodam jimat batu akik, jimat rajahan, khodam jimat
isian / asma’an dan khodam keris kamardikan,
khodamnya bisa dari jenis apa saja, bisa dari jenis
bangsa jin, kuntilanak, gondoruwo, atau pun jenis
mahluk halus lainnya termasuk sukma manusia
(arwah / pocong), dan bisa dari golongan hitam atau
pun putih/suci.
Bisa terjadi demikian, karena biasanya dalam
pembuatannya si manusia pembuatnya hanya
mengamalkan saja suatu amalan gaib, sehingga
sosok gaib yang datang dan mengisi benda-benda
gaib itu bisa dari jenis apa saja. Seringkali fokus
perhatian manusia yang membuat jenis-jenis jimat
tersebut hanyalah pada fungsi dan keampuhan
tuahnya, sosok gaibnya sendiri seringkali tidak
dianggap penting apa dan siapa. Lagipula tidak semua
praktisi ilmu gaib mampu melihat gaib, karena
kemampuan ilmunya hanya berasal dari kekuatan
sugesti pada amalan gaib. Dan yang mampu melihat
gaib pun belum tentu tahu kesejatian dari apa yang
dilihatnya.
Termasuk juga benda-benda gaib dan jimat rajahan
yang kita buat sendiri, bisa saja kemudian berisi
sesosok mahluk halus di dalamnya ataupun khodam malaikat yg notabene pembuatnya berilmu unggul. Karena itu jika
kita memiliki benda-benda gaib tersebut sebaiknya
berwaspada, terutama pada perwatakan mahluk
halusnya dan pengaruh negatif dari keberadaannya dan tingkah laku kita
(misalnya mencari tahu dengan cara yang sama
seperti menayuh keris). Jika jelas bahwa perwatakan
sosok gaib benda itu tidak baik dan ada memberikan
pengaruh negatif, maka sebaiknya kita segera
melakukan Pembersihan Gaib.
Dalam halaman ini membahas tentang
panduan untuk mengisikan khodam gaib ke dalam
sebuah benda, menjadikan sebuah benda menjadi
bertuah, sama seperti jimat yang dibuat oleh orang
pinter. Caranya dibuat sesederhana mungkin,
sehingga orang awam pun bisa melakukannya.
Khodamnya bisa dari jenis apa saja, tetapi yang
diutamakan adalah dari jenis bangsa jin golongan
putih.
tehnik pengisian macam2 Metode,pengisian khodam ini dilakukan salah satunya dengan
sugesti kekuatan rasa dan kebatinan, bukan dengan
cara dan amalan ilmu gaib dan ilmu khodam atau
cara-cara lain. Karena itu jika anda ingin
mencoba melakukannya, kondisikan pikiran dan batin
anda pada cara-cara olah rasa dan kebatinan, bukan
cara-cara ilmu gaib dan ilmu khodam atau
perdukunan, karena hasilnya akan berbeda. Dengan
Selain benda-benda gaib yang sosok khodamnya asli
dari alam, ada juga benda-benda gaib yang isi
gaibnya bersifat isian atau sengaja didatangkan,
seperti yang berbentuk pusaka, jimat rajahan, jimat
batu akik dan jimat-jimat kecil lainnya. Dalam
mengisikan khodam gaib ke dalam benda-benda itu
metode ini anda akan dapat dengan mudah
melakukannya, apalagi bila anda memiliki kekuatan
sukma dan batin yang tinggi.
Tetapi dalam melakukan pengisian khodam itu
tanamkan dalam pikiran anda bahwa anda
melakukannya karena tersugesti oleh tulisan ini,
karena hasilnya akan berbeda antara anda
melakukannya karena keinginan anda sendiri dengan
anda melakukannya karena tersugesti oleh tulisan ini.
Sebelum melakukan pengisian khodam, sebaiknya
anda menguasai dahulu kemampuan-kemampuan
olah rasa dan menayuh gaib (baca :
Olah Rasa dan
Kebatinan dan Ilmu Tayuh / Menayuh Keris) untuk
menentukan tempat-tempat yang berpenghuni sosok-
sosok gaib yang berkarakter baik, merasakan
keberadaan mereka, merasakan apakah khodamnya
telah mengisi bendanya, dan menentukan apakah
khodamnya dari jenis yang baik atau tidak baik.
Dengan memodifikasi sedikit, cara ini bisa juga
digunakan untuk mencari khodam pendamping atau
khodam ilmu yang kekuatannya tinggi, tergantung
kemampuan sugesti anda. Untuk mencari khodam
pendamping tidak diperlukan sebuah benda untuk diisi
gaib, karena nantinya khodam itu mengikut kita
dengan cara mendampingi kita, tidak tinggal di dalam
benda gaib.

Cara pengisiannya sebagai berikut :
Untuk tujuan mengisikan khodam gaib, siapkanlah
benda-benda yang diniatkan untuk menjadi
berkhodam (yang masih kosong, tidak berpenghuni
gaib), bisa batu akik, jimat rajahan, atau pun benda-
benda lain yang anda niatkan untuk dijadikan benda
berkhodam. Siapkan juga sesajinya berupa minyak
jafaron, dan minyak misik putih / hitam, atau minyak
melati. Untuk khodam yang berfungsi untuk
kesaktian, kekuatan atau penjagaan gaib, lebih bagus
kalau sesajinya minyak misik hitam, tetapi lebih baik
digunakan minyak misik putih supaya tidak terlalu
mengotori.
Secara umum, dengan cara pengisian ini anda bisa
mencari sosok-sosok gaib yang sesuai dengan tuah
yang anda inginkan dan benda-bendanya diusahakan
yang pantas dan sesuai dengan fungsi tuah yang
diharapkan.
Misalnya untuk tuah pengasihan, kerejekian, dan
ketentraman keluarga, digunakan batu giok hijau,
batu jamrud, dsb. Untuk kewibawaan dan karisma
kesepuhan bisa digunakan batu pirus.
Untuk yang bertuah kesaktian, kekuatan,
kewibawaan atau penjagaan gaib, bisa digunakan
batu yang berwarna hitam atau merah (tentang
contoh-contoh batu akik bisa dibaca di : Batu Akik).
Jika digunakan jimat rajahan, gunakanlah jimat
rajahan yang sesuai dengan tuahnya (dan yang
kosong tidak berpenghuni gaib), yang berbahan dasar
kulit akan lebih baik.
Jimat rajahan yang isinya tentang pengasihan dan
kerejekian, gunakanlah untuk mencari khodam yang
bertuah pengasihan dan kerejekian.
Jimat rajahan yang isinya tentang kesaktian,
kekuatan, kewibawaan atau penjagaan gaib,
gunakanlah untuk mencari khodam yang bertuah
untuk kesaktian, kekuatan, kewibawaan atau
penjagaan gaib.
Pengisian khodam ini lebih baik dilakukan di
pegunungan, karena secara umum mahluk-mahluk
gaib di pegunungan jauh lebih sakti dan lebih murni
perwatakannya daripada yang di dataran rendah,
terutama untuk khodam yang berfungsi untuk
kesaktian, kekuatan atau penjagaan gaib, yang
memerlukan sosok gaib yang sakti, tetapi ritual ini
bisa juga dilakukan di rumah atau di tempat-tempat
lain dengan cara memfokuskan sugesti kepada sosok-
sosok gaib di daerah pegunungan atau tempat lain
yang anda pandang baik.
Pergilah ke pegunungan atau ke tempat-tempat lain
yang anda rasakan berpenghuni mahluk gaib yang
sifatnya baik dan tempatnya cukup sepi, tidak berisik
dan tidak banyak orang. Ritual ini bisa juga dilakukan
di rumah anda, dengan bersugesti pada sosok-sosok
gaib di suatu tempat lain yang ingin didatangkan.
Sebaiknya jangan ke pemakaman atau ke tempat-
tempat angker, supaya jangan ada sosok gaib
berkarakter jelek yang kemudian mengikut anda atau
masuk mengisi benda gaib anda.
Sebelum mengisikan khodam gaib itu sebaiknya anda
berdoa dahulu, luangkanlah waktu sejenak untuk
mengkondisikan hati dan batin anda pada kedekatan
dengan Tuhan. Tuangkanlah isi hati anda, doa-doa
tulus sepenuh hati
dan sepenuh rasa tentang
permohonan-permohonan, keinginan-keinginan, dsb,
ke dalam bendanya, untuk memberikan aura positif
kepada benda itu, misalnya doa-doa supaya dilindungi
dan dijauhkan dari kejahatan dan roh-roh jahat,
kemudahan rejeki, karir, ketentraman keluarga, dsb.
Jika anda sudah siap, basahilah telapak tangan kiri
anda dengan minyak jafaron, dan
– Basahilah telapak tangan kanan anda dan bendanya
dengan minyak misik, jika dimaksudkan untuk
mengisi
khodam kekuatan, kewibawaan dan penjagaan gaib,
atau fungsi lain yang umum, atau
– Basahilah telapak tangan kanan anda dan bendanya
dengan minyak melati, jika dimaksudkan untuk
mengisi
khodam pengasihan, kerejekian dan ketentraman
keluarga, atau fungsi lain yang sejenis.
Dalam cara di atas, untuk mengisi khodam
pengasihan, kerejekian dan ketentraman keluarga,
atau fungsi lain yang sejenis, yang terbaik adalah
membasahi tangan kanan anda dan bendanya
dengan minyak misik putih, karena khodam yang
datang kemudian biasanya kekuatan gaibnya lebih
tinggi daripada yang diberi sesaji minyak melati
(untuk sesajinya kemudian juga menggunakan
minyak misik putih).
Dengan cara digenggam, kemudian angkatlah benda
itu tinggi-tinggi dan anda berkata keras (dalam hati)
dengan
sepenuh rasa ditujukan kepada semua
mahluk gaib yang berada di tempat itu.
Contohnya :
– Untuk kekuatan, kewibawaan dan penjagaan gaib :
” Saya mau khodam jin golongan putih yang kuat
yang tuahnya untuk kekuatan, kewibawaan dan
penjagaan gaib, yang tidak panas dan tidak
memberatkan kerejekian, untuk tinggal di batu ini ! “.
– Untuk pengasihan, kerejekian dan ketentraman
keluarga :
” Saya mau khodam jin golongan putih yang tuahnya
kuat dan bagus untuk pengasihan, kerejekian dan
ketentraman keluarga, untuk tinggal di batu ini ! “.
Itu adalah cara mudah untuk mengisikan khodam ke
dalam batu cincin atau benda-benda gaib lain. Kalau
berhasil ada sosok gaib yang masuk ke dalam batu
itu, maka batu itu akan terasa lebih berat atau ada
rasa kesetrum di tangan anda pada saat pertamanya
si mahluk gaib masuk ke dalam batu itu. Kemudian
genggamlah batu itu dengan tangan kiri yang masih
basah oleh minyak jafaron, supaya jika sosok gaib
yang masuk ke batu itu bersifat negatif, maka dia
akan segera pergi setelah terkena minyak jafaron.
Lakukanlah menayuh gaib untuk memastikan bahwa
benda-benda anda sudah berisi khodam gaib yang
sesuai dengan keinginan anda dan berkarakter baik.
Jika ternyata batu itu masih kosong, tidak
berpenghuni gaib, proses di atas diulangi lagi.
Selanjutnya, untuk pertama kali penggunaannya,
setelah batu itu dioleskan minyak misik (atau minyak
melati untuk yang bertuah pengasihan, kerejekian
dan ketentraman keluarga), bacakanlah suatu amalan
gaib kepada batu itu (amalannya dapat dicari di
internet). Pada masa selanjutnya, untuk pemeliharaan
kegaibannya, minimal sebulan sekali, pemberian
minyak dan pembacaan amalan gaibnya diulangi. Jika
amalan gaibnya tidak dibacakan, minimal sesajinya
tetap diberikan, untuk mengsugesti supaya khodam
gaibnya tetap bekerja.
Amalan apapun selama anda bisa mengsugestikan
khodamnya, maka kegaibannya akan bekerja. Atau
jika anda tidak menggunakan amalan gaib khusus,
jika anda ingin mengsugestikan sendiri, ucapkanlah
(dalam hati) kepada batu itu dengan nada tegas
tentang apa yang anda inginkan (contoh sugesti di
bawah ini dapat anda rubah atau ditambah-
kurangkan sesuai kebutuhan anda dan dalam
mengsugestikannya dilakukan beberapa kali untuk
penguatan sugesti, lebih bagus lagi kalau diwirid) sbb :
” Berikanlah kekuatan, kewibawaan dan penjagaan
gaib kepada saya,
tubuh saya kuat, berkarisma dan berwibawa,
dan ……………..
Berikan aura yang tidak panas dan tidak
memberatkan kerejekian.
Jauhkan dan lindungi saya dari kejahatan, gangguan
dan serangan gaib.
Jadilah bertuah setiap saat, kapan pun dan dimana
pun saya berada “.
atau untuk yang bertuah pengasihan, kerejekian dan
ketentraman keluarga sbb :
” Berikanlah pengasihan kepada saya,
Semua orang sayang dan kasih kepada saya,
Berikan aura yang baik untuk kerejekian dan
ketentraman keluarga.
Jauhkan dan lindungi saya dari kejahatan dan hati
yang iri dan dengki,
dan tundukkan hati orang-orang yang berniat jahat
dan mencelakai saya.
Jadilah bertuah setiap saat, kapan pun dan dimana
pun saya berada “.
Untuk mengisikan khodam ke dalam benda gaib itu
bisa juga dilakukan secara jarak jauh, misalnya
melakukan pengisiannya di rumah tetapi mengambil /
mendatangkan khodamnya dari pegunungan.
Semuanya tergantung pada kekuatan sugesti dan
konsentrasi anda untuk fokus pada lokasi dan sosok
gaibnya berada (melatih fokus bersugesti bisa
dilakukan misalnya dengan cara seperti dalam tulisan
Meditasi dan Terapi).
Bagi anda yang sudah bisa melihat gaib dan mampu
berkomunikasi dengan gaib, sebaiknya anda
melakukannya dengan fokus kepada sosok-sosok
gaib tertentu yang anda kenal baik dan memintanya
untuk menjadi khodam anda.
Cara mengisi khodam benda gaib ini diuraikan dengan
cara dan bahasa yang sederhana, dan tidak dilakukan
dengan menggunakan amalan gaib apapun, sehingga
mungkin anda tidak menyadari bahwa cara mengisi
khodam batu ini adalah cara tingkat tinggi. Karena itu
dalam melakukan pengisian khodam itu tanamkan di
dalam hati dan pikiran anda bahwa anda
melakukannya karena tersugesti oleh tulisan ini,
karena hasilnya akan berbeda antara anda
melakukannya karena keinginan anda sendiri dengan
melakukannya karena tersugesti oleh tulisan ini.
Seseorang tidak memerlukan banyak amalan gaib
dan melakukan ritual gaib yang bermacam-macam
dan melelahkan hanya untuk mengisikan khodam
gaib ke dalam sebuah benda jimat dan tidak harus
bergantung kepada orang-orang pinter dan praktisi
ilmu gaib / khodam. Dengan sugesti kekuatan rasa
dan kebatinan, anda dapat dengan mudah
melakukannya, apalagi bila anda memiliki kekuatan
sukma dan batin yang tinggi.
Keberhasilan dalam melakukan pengisian khodam ini
menunjukkan kepada kita bahwa manusia juga bisa
membuat kegaiban pada benda-benda tertentu, tidak
harus melakukannya dengan japa mantra dan
amalan-amalan ilmu gaib dan ilmu khodam, dan
bukan monopolinya orang-orang pinter. Tetapi yang
menentukan apakah kegaiban benda-benda itu akan
bermanfaat untuk diri kita sendiri adalah sugesti atau
doa-doa tulus sepenuh hati dari kita sendiri yang
mengarahkan kegaibannya supaya terbentuk menjadi
seperti apa yang kita inginkan.
Selanjutnya, untuk pemeliharaannya, minimal sebulan
sekali, anda bisa memberinya sesaji minyak melati
jika fungsinya adalah untuk pengasihan, kerejekian,
dsb, atau minyak misik saja untuk semua macam
fungsi (jenis sesajinya sebaiknya dicari tahu dengan
cara menayuh gaib). Sambil memberi sesaji itu,
sebaiknya juga, sambil bendanya digenggam,
dibacakan suatu amalan gaib sesuai fungsinya
masing-masing (amalan gaib bisa dicari di buku,kitab bahkan internet),
atau cukup digunakan contoh amalan sugesti di atas.
Jika anda orang jawa, sebaiknya menggunakan
amalan gaib yang berbahasa jawa, karena sugestinya
akan lebih kuat. Jika amalan gaibnya tidak dibacakan,
minimal sesajinya tetap diberikan, untuk mengsugesti
supaya khodam gaibnya tetap bekerja ,ini hanyalah sekedar wawasan saja. nuwun.

144 Komentar

by | 28 Oktober 2012 · 08:21

HAJI MABRUR ATAU HAJI MABUR

wahyusantoso@ymail.com


Assalamualiakum.,
Mabrur, itulah harapan setiap calon jema’ah haji yang hendak berangkat ke tanah suci. Mudah terucap tapi sulit didapat. Harapan itu pula yang selalu tersemat di dada para calon jama’ah tiap kali mereka memohon doa kepada yang ditinggal saat akan berangkat ke sana.

Tapi siapa sangka, dari 600.000 jiwa yang berangkat ke tanah suci hanya 6 orang yang meraih haji mabrur. Begitulah riwayat yang tertera dalam buku Ihya Ulumuddin karya Imam al-Ghazali. Bahkan siapa sangka pula, ada yang meraih haji mabrur padahal yang bersangkutan sama sekali tidak kesana, gagal berangkat lantaran menyerahkan ongkos hajinya untuk memberi makan orang miskin. Sebagaimana kisah Abdullah Ibn al-Mubarak dalam riwayat yang lain.

Cerita atau kisah itu entah kapan kejadiannya. Tapi terlepas benar tidaknya kisah tersebut, Rasul Saw pernah menyatakan bahwa tekad dan niat dapat menjadi sebab diraihnya kebaikan yang sempurna, meskipun perbuatan itu sendiri belum dilakukan: “Maka siapa saja yang bertekad untuk melakukan kebaikan sementara ia belum sempat untuk mewujudkannya Allah Swt telah menuliskannya sebagai sebuah kebajikan yang sempurna (sama seperti telah melaksanakannya)”.

Dalam Kitab Lisan al-Arab, mabrur dapat berarti baik, suci, dan bersih dan juga berarti maqbul atau diterima. Dalam pengertian pertama, haji mabrur adalah haji yang dilaksanakan dengan baik, tidak melakukan hal-hal yang dilarang seperti berkata kotor, berbuat fasik atau mengganggu orang lain, tak terkecuali menyuap orang untuk memudahkannya melakukan sesuatu seperti mencium hajar al-aswad. Termasuk dalam pengertian pertama ini adalah menggunakan harta yang halal untuk ongkos dan biaya perjalanan ibadah.

Dalam arti yang kedua, mabrur berarti maqbul atau diterima.Haji mabrur berarti telah melakukan tata cara ibadah atau manasik haji sesuai dengan petunjuk Allah Swt dan Sunnah Rasulullah SAW, memperhatikan berbagai syarat dan rukunnya serta hal-hal yang wajib diperhatikan dalam berhaji.

Dari kedua pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud haji mabrur adalah haji yang diterima dan diridhoi oleh Allah SWT karena ibadah hajinya telah dilakukan dengan baik dan benar serta dengan bekal yang halal, suci dan bersih.

Tetapi sulit untuk menyebut setiap orang yang kembali dari melaksanakan ibadah haji telah meraih haji mabrur. Sebab predikat haji mabrur seperti halnya pahala, hanya Allah SWT yang tahu. Tak ada sertifikat tertulis yang dapat ditunjukkan sebagai bukti keberhasilan meraih “haji mabrur” seperti secarik kertas ijazah pada lembaga-lembaga pendidikan.

Begitupun mabrur bukan tidak dapat diukur. Informasi dari sumber-sumber agama Islam telah menyebut beberapa indikator kemabruran ibadah haji. Dalam sebuah hadisnya yang terkenal, yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Thabrani Rasulullah Saw bersabada:
“dari Jabir RA, dari Nabi Muhammad Saw berkata, “haji yang mabrur tiada balasannya kecuali surga”. Lalu beliau ditanya, “apa tanda kemabrurannya ya Rasul?” Rasul bersabda, “memberi makan orang yang kelaparan, dan tutur kata yang santun”. (HR. Ahmad dan Thabraniy, dan lainnya).

Imam Nawawi dalam kitabnya “al-Idhah fi Manasik al-hajj wal Umrah” menegaskan:
Haji yang mabrur adalah yang mengantarkan pelakunya kepada perubahan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya (terutama peningkatan ibadah)

Indikator pertama kemabruran ibadah haji yang dilakukan adalah tumbuhnya kepedulian sosial yang tinggi, yang dalam hadis di atas terungkap dalam kalimat “memberi makan orang yang kelaparan”. Frasa “memberi makan orang yang kelaparan” ini dapat dipahami dalam artian yang luas dalam bentuk memberikan berbagai bantuan sosial. Bisa berarti memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak yang putus sekolah; rajin bersedekah kepada para fakir miskin; suka bergotong royong untuk kemaslahatan bersama. Orang-orang yang kembali dari tanah suci dan meraih haji yang mabrur akan menjadi pribadi-pribadi dermawan. Lebih mendahulukan kepentingan umum ketimbang kepentingan dirinya sendiri. Bahkan pada tingkatnya yang paling sempurna adalah rela memberikan bantuan kepada orang lain, padahal dirinya juga membutuhkan sesuatu yang diberikan itu.

Indikator yang kedua adalah tutur kata yang santun. Tutur kata yang baik menjadi syarat terjalinnya hubungan yang harmonis di tengah masyarakat. Sebab seringkali perselisihan dipicu oleh kata-kata yang tak patut terucap dan menyakiti orang lain. Karena itu, mereka yang meraih haji mabrur tampak pada tutur katanya yang santun. Berusaha menjaga perasaan orang lain.Tidak ingin menang sendiri dalam tiap pembicaraan. Atau dalam ungkapan yang lebih tegas dapat dinyatakan bahwa para peraih haji mabrur adalah pribadi-peribadi yang berakhlak mulia.

Indikator ketiga adalah adanya peningkatan gairah beribadah sekembalinya dari tanah suci. Mereka yang meraih haji mabrur akan semakin rajin ke masjid untuk sholat berjama’ah ataupun menghadiri berbagai kegiatan keagamaan. Sebab selama mereka di tanah suci telah melatih dirinya untuk terus menurus sholat berjama’ah di masjid. Bahkan datang lebih awal dari jadwal waktu sholat berjama’ah. Sampai-sampai rela berlari-larian dan berdesak-desakan untuk meraih tempat yang utama di dalam masjid seperti di Raudhah.

Sayangnya, sejauh yang teramati dari para jama’ah yang sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci, tak sedikit dari mereka yang bersikap tidak sepatutnya dalam pelaksanaan ibadah haji. Memonopoli tempat sholat di Raudhah dan keengganan memberikan tempat kepada jama’ah lain yang antri berdiri, yang juga ingin merasakan sholat dan munajat di tempat itu. Ataupun berdesak-desakan dan saling sikut hingga melukai orang lain sewaktu akan mencium hajar al-aswad. Seolah mereka gagal menangkap pesan intrinsik dalam rangkaian ritual ibadah haji, untuk tidak bertengkar, berkata-kata yang tak layak, dan untuk tidak menyakiti orang lain sebagaimana yang tercermin dalam larangan-larangan saat mereka berihram.

Pun sekembalinya ke tanah air, masih banyak masjid yang sepi dari sholat berjama’ah, khususnya di waktu shubuh. Padahal, sewaktu di tanah suci para jama’ah seolah-olah menjadi orang yang paling merugi manakala tertinggal sholat berjama’ah, khusunya saat melewatkan berjama’ah sebanyak 40 waktu di Masjid Nabawi. Bahkan mereka sanggup datang lebih awal dan berdiri dengan sabar menunggu pintu Masjid Nabawi terbuka pukul 03.00 pagi.
Cukup besarnya ketimpangan sosial di tengah-tengah masyarakat juga jadi indikasi lain betapa haji yang mereka lakukan tak cukup berpengaruh pada perubahan sikap mereka dalam merespon pendiritaan kaum dhu’afa (fakir dan miskin). Semestinya, ratusan ribu jama’ah Indonesia yang kembali dari tanah suci menjadi suatu kekuatan perubahan sosial yang cukup signifikan. Seperti halnya dulu, para jama’ah haji berhasil menjadi kekuatan perubahan sosial yang penting dalam mendorong lahirnya perjuangan kemerdekaan di tanah air ini.

Selama ini, pelajaran manasik haji yang diberikan memang terlalu menitikberatkan pada tata cara penyelenggaraan ritual haji.Padahal perkara ubudiyah ini pada prakteknya di lapangan akan mudah. Mengingat semua orang di tanah suci akan melakukan pola-pola ibadah yang sama. Thawaf tujuh kali mengitari ka’bah, berlari-lari kecil dari bukit shafa menuju marwa, wukuf di Arafah, melontar jumrah di Mina, serta menggunting rambut atau tahallul, kesemuanya adalah rangkaian ibadah yang akan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jama’ah dari segala penjuru dunia yang ada di tempat itu. Tak akan ada kekeliruan selama jama’ah mau mengikuti arahan yang ada. Adapun doa-doa dan bacaan tiap rangkaian ibadah haji bukanlah suatu kemutlakan yang tak dapat diganti dengan sebait doa atau zikir yang lain.

Ternyata meraih haji mabrur itu tidak hanya tergantung dalam rangkaian ritual ibadahnya. Tetapi yang jauh lebih penting adalah penghayatan dari pelaksanaan ibadah itu sendiri yang dapat melahirkan perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari sekembalinya dari tanah suci. Kemabruran diukur bukan saja sejauh mana kita makin saleh secara individual tetapi yang terpenting saleh secara sosial. Mungkin kita perlu mempertimbangkan sindiran Ibn Athaillah al-Sakandary, seorang ulama sufi yang cukup populer dengan karyanya al-Hikam, agar jangan sampai kita terjebak dalam ibadah yang dilandasi hawa nafsu. Seperti apa itu? Ternyata keinginan kita berkali-kali ke tanah suci, sementara masih ada tetangga yang berada dalam kesulitan ekonomi adalah pertanda ibadah yang masih dilandasi hawa nafsu. Wallahu a’lam bi al-Shawaab.

173 Komentar

Filed under Agama, wawasan ilmu

KETIKA BULAN BERPUTAR

KETIKA BULAN BERPUTAR 12 KALI DALAM
SETAHUN
Assalammualaikum Ki Risang, mas Ahmadr,
dengan segala kerendahan hati saya
kirimkan artikel singkat ini semoga bermanfaat
dan menambah wawasan sedulur
Bolo Bumi semua, amin.
Kalender-kalender besar seperti kalender Masehi,
Cina dan Hijriyah semuanya
sepakat, bahwa satu tahun berisi 12 bulan.
Meskipun, dulunya kalender
Masehi pernah hanya berisi 10 bulan, di zaman
Romawi. Tetapi karena
‘kekacauan’ sistem penanggalannya, kalender ini
pun lantas menggenapkan
jumlah bulannya menjadi dua belas seperti
sekarang ini.
Kalender Masehi dikenal sebagai kalender yang
berbasis pada gerakan semu
matahari. Yang kemudian diketahui sebagai
gerak planet bumi berkeliling
matahari sebagai pusat tatasurya. Satu putaran
Bumi mengelilingi matahari
itu adalah 365,25 hari, yang kemudian disebut
sebagai satu tahun. Namun
dalam prakteknya, satu tahun hanya berisi 365
hari. Sisanya yang 0,25 hari
dikumpulkan setiap empat tahun sekali menjadi
tanggal 29 Februari. Dikenal
sebagai tahun kabisat.
Jumlah bulan dalam kalender Masehi adalah 12
bulan. Masing-masingnya berisi
28-29 hari pada bulan Februari, dan 30-31 hari
pada bulan-bulan lainnya.
Awalnya, jumlah hari dalam sebulan kalender
Masehi adalah 29,5 hari sesuai
perputaran bulan mengelilingi bumi. Tetapi
sejarah mencatat, sejumlah
penguasa di zaman masing-masing menambahi
jumlah harinya seiring dengan
kepentingannya, sehingga menjadi tidak sesuai
dengan durasi perputaran
Bulan terhadap Bumi. Karena itulah, kalender
Masehi disebut sebagai
kalender Matahari alias solar.
Ini berbeda dengan Kalender Cina yang
sebulannya masih menggunakan 29,5
hari, meskipun setahunnya tetap berpatokan
pada angka 365,25 hari. Karena
sebulannya lebih pendek dari kalender Masehi,
maka setiap tahunnya ada
selisih sebelas hari antara Kalender Cina dan
kalender Masehi. Yang
kemudian dirupakan sebagai ‘bulan ke-13’
sebanyak tujuh kali dalam kurun
waktu 19 tahun. Sehingga, jumlah rata-rata hari
dalam setahun tetap mengacu
pada periode matahari. Karena itulah, kalender
Cina dikenal sebagai
kalender Bulan-Matahari alias Lunisolar.
Kalender Hijriyah tidak menggunakan matahari
sebagai patokannya, melainkan
sepenuhnya mengacu kepada perputaran Bulan.
Karena itu disebut sebagai
kalender Bulan alias Lunar, atau kalender
Qomariyah. Jumlah hari dalam
setahun yang 354 hari, maupun durasi bulanan
yang 29,5 hari sepenuhnya
disandarkan pada perputaran bulan itu. Sehingga
tidak seperti kalender Cina
yang berusaha menyesuaikan bilangan hari
dalam setahun dengan menyisipkan
‘bulan ke-13’, kalender Hijriyah memilih
membiarkan saja perbedaan sebelas
hari itu. Sehingga penanggalan Hijriyah terus
menerus maju sebelas hari
setiap tahunnya. Itulah kenapa, kok awal
Ramadan dan Lebaran selalu
bertambah maju dari tahun ke tahun.
Yang menarik, semua kalender itu menetapkan
setahun berisi 12 bulan, yang
mana ini sangat bersesuaian dengan informasi di
dalam al Qur’an. Bahwa
sejak saat penciptaan langit dan Bumi, Allah telah
mendesain keterkaitan
antara bilangan tahun dengan bilangan bulan.
”Sesungguhnya bilangan bulan
pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam
ketetapan Allah di waktu Dia
menciptakan langit dan bumi…’’ [QS : At Taubah:
36]
Dalam fakta astronominya, ternyata terjadi
sinkronisasi antara gerak semu
matahari dengan gerak Bulan. Yakni, satu kali
perputaran matahari
mengelilingi Bumi setara dengan 12 kali Bulan
mengelilingi Bumi. Itulah
sebabnya, kenapa semua kalender akhirnya
menetapkan setahun berisi 12
bulan. Manusia telah memperoleh patokan yang
bersifat universal tentang
pergerakan waktu yang bisa digunakan untuk
menandai berbagai peristiwa yang
terjadi. Dan lagi-lagi Al Qur’an memberikan
petunjuknya tentang hal ini.
Bahwa, Bulan dan Matahari diciptakan Allah,
salah satunya, memang untuk
menjadi patokan pergerakan waktu alam
semesta.
‘’Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan
malam untuk beristirahat, dan
(menjadikan) matahari serta bulan sebagai
(pedoman) penghitungan (waktu).
Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi
Maha Mengetahui.’’ [QS. Al
An’aam: 9].
Namun demikian, harus dipahami bahwa
pergerakan‘waktu’ bukanlah disebabkan
oleh perputaran benda-benda langit itu.
Katakanlah, seandainya saja Bulan
dan Matahari kita itu lepas dari orbitnya dan
lenyap dari pandangan makhluk
Bumi, ‘waktu’ bukan berarti ikut lenyap. Ia tetap
saja berjalan menggiring
usia kita menjadi lebih tua. Substansi waktu
bukan terletak pada Bulan dan
Matahari. Keduanya hanya berfungsi sebagai
penanda alias patokan belaka.
Sehingga kalau Anda berkelana di ruang angkasa
nun jauh disana, dimana Anda
sudah tidak bisa berpatokan pada pergerakan
Matahari dan Bulan, Anda masih
akan bisa menandai perubahan waktu dengan
menggunakan jam digital Anda……
Wallahu a’lam bishshawab.
Semoga tulisan ini menambah wawasan dan
pengetahuan kita semua para Bolo
Bumi, amin. Kurang lebihnya mohon maaf.
Nuwun.
Disarikan dari : Tafakur dan Tafakur
Pak Agus Balung

77 Komentar

Filed under Artikel, wawasan ilmu

MASUK ISLAM KARENA AYAM

wahyu@gmail.com.

Asalamualaikum,salam hormat ke kyai risang dan gus ahmadr,maaf walau cerita ini lama,tapi karena saya suka akan hikmahnya saya beranikan kirim ke blog ini.Sesungguhnya penciptaan makhluk –termasuk di
dalamnya manusia –selalu sesuai dengan kapasitas
tugas dan kewajibannya.
Terus terang saja, itu untuk pertama kalinya saya
tersentak; antara terharu, tersenyum, dan
termenung. Keterpakuan yang membuat kalimat-
kalimat beliau terasa terus mengiang-ngiang di
telinga saya.
“Saya mendapatkan hidayah dan masuk Islam,”
katanya, “lewat mimpi.”
Waktu itu, saya tak begitu respek. Entahlah, saya
selalu berpendapat dangkal pada orang-orang
yang masuk Islam lewat mimpi; katanya,bertemu
Rasulullah, orang berjubah putih, dan pengalaman-
pengalaman supranatural lainnya. Tentu saja –
menurut saya– hal ini tidak realistis. Saya pikir, saat
seseorang menentukan langkahnya, haruslah
berproses dalam pemikiran yang ilmiah.
Tetangga saya masuk Islam gara-gara (katanya)
mimpi bertemu Sunan Kalijaga. Hanya sebatas itu
saja. Bertemu saja. Boro-boro kalau sempat
berkenalan atau bertukar alamat, berjabat tangan,
apalagi mengobrol. Cuma bertemu sebentar.
Katanya, Sunan Kalijaga mengenakan jubah warna
hijau kesukaan beliau dan sedang berjalan entah ke
mana. Paginya, dia masuk Islam.
Alangkah mudahnya berganti akidah. Kalau dipikir,
apa hubung antara bertemu Sunan Kalijaga dengan
memeluk agama Islam? Toh, zaman dulu banyak
orang yang bertemu Sunan Kalijaga malah secara
langsung.
Beruntung saat itu dia mimpi bertemu Sunan
Kalijaga. Bagaimana kalau dia bertemu Hitler atau
Syeikh Siti Jenar? Atau bagaimana kalau dia
bertemu dengan Dewa Wisnu? Kalau besok dia
mimpi ketemu Dewi Kwan Im, jangan-jangan
terus memeluk Konghucu, atau lebih parah,
menjadi pengikut Sun Go Kong.
Kalau seseorang memutuskan memeluk Islam
setelah pergulatan pikiran, pertimbangan masak,
mencari kebenaran dan seterusnya yang akhirnya
membawanya pada pemahaman yang
proporsional sekaligus mantap, maka wajar dan
biasanya keislamannya tidak perlu disangsikan.
Insya Allah.
Saya tidak mengatakan bahwa agama terbebas
dari hal-hal irrasional semacam di atas. Takdir dan
rezeki adalah sesuatu yang tak bisa diterjemahkan
secara langsung. Ruh, malaikat, jin adalah mata
pelajaran ‘tak terlihat’ dalam kerangka kegaiban
yang menjadi komponen kelengkapan iman. Tapi
juga bukan dalam arti agama adalah sesuatu yang
mutlak irrasional. Semuanya mesti ada dimensi-
dimensinya.
Kembali pada materi ceramah Ustadz tadi. Singkat
cerita, setiba beliau pada kalimat yang menyatakan
proses masuk Islamnya, saya langsung melengos
merasa tak begitu tertarik. Seperti saya katakan
tadi, apa hubungan antara mimpi bertemu Sunan
Kalijaga dengan masuk Islam?
Ooo… tapi tidak. Dalam ceramah yang saya ikuti
dengan ogah-ogahan itu, ternyata akhirnya saya
harus terpaku pada pengembaraan pemikiran yang
menembus sisi-sisi ruhiyah saya. Dengarlah,
mimpi apa yang begitu dahsyat telah mengubah
kemudi seorang F.X. Rusharyanto ini.
“Saya mimpi bertemu ayam,” katanya.
Ayam? Benar-benar ayam? Kok, bukan Sunan
siapa, atau kalau berani lebih heboh, ketemu
Rasulullah. Ayam sehebat apa yang bisa membuat
beliau masuk Islam?
“Benar-benar ayam,” lanjutnya. “Jangan dulu
tertawa dengan mimpi saya yang aneh. Benar,
ayam. Saya tidak bermimpi bertemu dengan
Rasulullah, orang berjubah putih, atau gadis yang
berjilbab.”
Lantas, apa istimewanya ayam ini? Masih
mendingan kalau mimpinya ketemu gadis
memakai kerudung seperti yang suka dipajang
pada bandrol jilbab.
“Ayam ini bisa ngomong.”
Ooo… bisa ngomong. Kayak film kartun, dong?
Terus, apa kaitannya dengan Islam?
“Ayam itu berkata pada saya, ‘bacalah ayat-ayat
Tuhan yang ada pada lututmu.’”
Entahlah, mungkin karena agaknya seperti
dongeng, maka saya menjadi tertarik.
“Lutut?” lanjut sang Ustadz. “Tidak ada ayat apa
pun dalam lutut saya,’ begitu bantah saya pada si
ayam. Lantas, ayam itu melanjutkan kalimatnya,
‘Tidakkah kauperhatikan perbedaan antara lutut
ayam dan lutut manusia? Perhatikanlah wahai
manusia dan bacalah. Tempurung lutut kalian
diciptakan Tuhan dan diletakkan di depan, berbeda
dengan lutut ayam yang diletakkan di belakang. Itu
disebabkan kalian tidak diperintah Tuhan untuk
mengeram. Ayam diperintahkan untuk mengeram
sehingga tubuhnya disempurnakan untuk
melaksanakan tugas itu.’ Cukup lama saya
memikirkan kalimat ayam itu sebelum kemudian
saya bertanya, ‘Lantas, apa yang diperintahkan
pada manusia yang memiliki lutut di depan?’”
Nah, ini yang membuat saya mulai tertarik.
Kenapa? Lantas apa jawaban si ayam?
“Ayam itu,” lanjut beliau, “mengatakan, ‘kepada
manusia, Tuhan memerintahkan untuk rukuk dan
sujud. Itulah kenapa lutut kalian diletakkan di
depan. Bentuk kesempurnaan penciptaan di mana
susunan yang demikian adalah untuk
melaksanakan perintah rukuk dan sujud.”
Subhanallah… betapa saya selama ini tak pernah
membaca ayat yang begini indah. Lantas, berapa
banyak lagi ayat yang belum dan tidak terbaca oleh
pikiran saya yang lemah ini?
Sungguh, ilmu dan ayat Allah tak akan selesai
ditulis kendati laut diubah menjadi tinta dan
digunakan untuk menulisnya, bahkan jika
didatangkan satu laut lagi sebagai tinta, dan satu
laut lagi sebagai tinta, dan….
Allah… pandang-Mu sajalah pandang yang tak
terhalang. Allah… ilmu-Mu saja ilmu yang tak
berujung. Setiap yang didapati pada manusia,
hanyalah seper sekian debu-Mu. Ampunilah
kesombongan dan kelemahan kami. Amin.

190 Komentar

Filed under cerita, wawasan ilmu

MISTERI HARTA NUSANTARA

ASSALAMU ALAIKUN WR.WB
Tentang harta nusantara memang dalam kesimpang siuran,bahkan tak sedikit yang menjadi korban penipuan sampai ludes gara gara mengejar, mau mencairkan harta nusantara.

Kami tuliskan pengalaman tak sengaja saya sedikit memahami tentang harta nusantara:

BERTEMU GURU ILMU BATHIN.
Kami awali dari pertemuan kami dengan seorang yang waktu itu kami anggap guru kami.Walaupun beliau tidak mau dianggap guru,karena kami sekitar tiga tahun NYANTRIK kepada beliau maka kami anggap beliau guru kami.Kami saling bertemu ketika kami di jakarta.Saya dalam rangka tugas kerja,GURU saya dalam rangka mencari saudara seperguruanya atas perintah gurunya.Konon aroma saudaranya itu berada dijakarta,maka beliau mencarinya sambil nyambi jadi tukang las dijakarta.Akhirnya beliau bertemu jg dengan yang dicarinya, ternyata saudara tersebut berasal dari tasik malaya.

RIWAYAT SINGKAT GURU.
Yang kami anggap senagai guru diatas berasal dari desa widodaren ngawi jawa timur.
Suatu saat kami bertanya kpd beliau bagamana asal mulanya beliau mampu menguasai BAHASA RUH(mampu berkomunikasi dengan aneka bahasa manusia secara lesan).
Beliau menceritakan:waktu SMA dia punya hoby nembak burung alias berburu.Pada suatu hari ada burung jalak agak jinak namun ketika ditembak selalu tdk tepat sasaran dan pelan pelan menjauhi.Tanpa sadar guru kami dari widodaren mengejar burung tersebut sampai gunung lawu.Disitulah beliau berguru pada sosok manusia yang hidupnya ribuan tahun.Guru kami dianggap oleh keluarga dan masyarakat sudah meninggal entah kemana.Beliau menjalani gemblengan selama dua tahun digunung lawu.
Setelah dua tahun beliau pulang ke keluarganya.

DIAJAK MENEMUI MANUSIA BERUSIA RIBUAN TAHUN.
Karena kami berdua sudah saling akrap maka guru menjanjikan kpd saya untuk menemui orang yang telah menggemblengnya digunung lawu.Manusia tersebut konon di dua alam(dunia dan gaib).
Bulan suro tahun 1998 kami berangkat naik ke gunung lawu lewat jalur utara(ngawi).persyaratanya waktu itu hanya tdk boleh bicara dari berangkat sampai bertemu dengan manusia berusia ribuan tahun tersebut.
Akhirnya kami dapat bertemu dengan yang dicari dialam nyata bkn alam gaib.Dalam benak kami hanya penuh tanda tanya,BENARKAH BELIAU BERUSIA RIBUAN TAHUN?
Akhirnya kami beranikan diri mengajukan beberapa pertanyaan:
-Darimana beliau berasal sebelum berada digung lawu?
-dimanakah tersimpan harta nusantara?

Jawabnya:
-beliau berasal dari polenesia.rombongan beliaulah yang pertama datang dipulau jawa.dan ada empat orang yang belum meninggal.

-tentang harta nusantara adalah harta yang dibawa rombongan beliau yang tersimpan ditempat tertentu(bukan harta bung karno atau raja raja tanah jawa).
tiba tiba belia memberikan kertas bergambar peta,dalam peta tsb berisi denah letak penyimpanan harta nusantara,yaitu di gua istana alas purwo banyuwangi,dikepulauan kecil tanjung emas semarang dan riau.sayang peta tsb sekarang sudah hilang.

MELACAK KE ALAS PURWO.
Rasa penasaran semakin kuat.tujuan kami bukan untuk mencari harta nusantara namun untuk pembuktian benarkah apa yang beliau sampaikan?.
Kami enam orang berangkat kealas purwo.Tiga orang diantara kami adalah pecinta alam sudah sering jelajah alam.
Setelah minta ijin petgas perhutani kami disarankan minta ijin pada juru kunci wanita tua yg hidup dihutan jauh dari pemukiman(sekitar 20km ke pemukiman penduduk)
Setelah kami menemuinya,kami diberi tahu pantangan berkunjung kealas purwo yaitu jangan makan buah lbh dari satu walau selapar apapun,kecuali buah tsb bekal dari rumah.
Menuju goa istana bukan medan yang mudah,melewati rawa sedalam lutut.binatang hutan berseliweran,justru yang banyak kami temui burung merak.
Sampai digoa istana jam tiga sore namun suasana dalam hutan gelap gulita.
Jam sembilan pagi kami berniat masuk goa.

Sebelumnya kami menemukan 30 buku disampulnya bertulisan SECREET OF SCIENTIES MILLINIUM 3,4,5.SAMPAI SEKARANG MISTERI BUKU TSB BELUM TERPECAHKAN.walaupun yang berbahasa kanji pernah diteliti dijepang.

Lalu ada piring batu diatasnya ada apel merah yang masih segar satu biji,dan apel tsb saya makan.
Masuk kedalam lagi kami kira batu hitam yang menutup tengah 2 goa.Setelah disorot senter ternyata ular sanca yang diam melingkar setinggi dua meter lebih.
Mental kami berenam tak berani untuk masuk lebih dalam di goa istana.

Tulisan tersebut bila kami teruskan berkaitan dengan tahu takwa kediri,misteri ilmu pengetahuan dicina.Bahkan mungkin nenek moyang orang jawa akan terungkap.karena ada petunjuk denah yang kami terima waktu bertemu manusia berumur ribuan tahun digunung lawu.salah satunya agar menemui seseorang dipegunungan seribu untuk membuka ilmu pengetahuan masa depan.

138 Komentar

Filed under ILMU METAFISIKA, wawasan ilmu

BANYAK BERDOA ATAU BANYAK BERDZIKIR ?

Assalamualaikum,puasa ramadhan tinggal sedikit lagi selesai,sedih rasanya jika puasa ramadhan berlalu,langsung saja..
Suatu ketika seorang teman bertanya : ‘’Apakah di
dalam Al Qur’an ada
perintah untuk berdoa sebanyak-banyaknya?’’
Jawabnya : ‘’tidak ada”. Yang
ada ialah perintah untuk BERDZIKIR sebanyak-
banyaknya.’’ Rupanya, teman
tadi sedang galau tentang banyaknya orang yang
sangat suka berdoa, tetapi
kurang berusaha. Sehingga, terasa kurang
menghargai karunia Allah yang
telah diberikan kepada kita untuk bekerja keras
dalam menggapai tujuan.
Memang ada sih, perintah Allah untuk kita berdoa,
tetapi tidak sebanyak
perintah Allah agar kita banyak banyak berdzikir.
Kita memang tidak menemukan perintah untuk
berdoa sebanyak-banyaknya.
Bahkan para nabi dan rasul beserta para pengikutnya
yang sedang berjuang
menegakkan agama Allah pun ketika sedang
menghadapi masalah tidak
diperintahkan untuk berdoa, melainkan disuruh
banyak-banyak berdzikir.‘’Hai
orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi
pasukan (musuh), maka
berteguh hatilah kamu dan berdzikirlah menyebut
(nama) Allah
sebanyak-banyaknya agar kamu memperoleh
kemenangan.’’ [QS. Al Anfaal (8):
45
Dan perintah itu diulang-ulang di dalam berbagai
ayat untuk kepentingan
yang lebih umum. Bahwa, dalam kondisi apa pun
Allah memerintahkan kepada
kita untuk memperbanyak dzikir. ‘’Hai orang-orang
yang beriman,
berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir
yang
sebanyak-banyaknya.’’ [QS. Al Ahzab: 41].
Kenapakah kita disuruh banyak berdzikir
dibandingkan minta tolong? Agaknya
kita sudah bisa menebak alasan yang ada di
baliknya. Bahwa, orang yang
terlalu sering meminta tolong justru akan
memperlemah daya juangnya
sendiri. Sebaliknya, orang yang banyak berdzikir
mengingat Allah akan
menguatkan.
Berdzikir memiliki makna selalu merasa dekat
dengan Allah secara lahiriah
maupun batiniah. Menyebut dengan lisan maupun
mengingat dengan hati. Ada
perasaan selalu bersama dengan-Nya kapan saja
dan dimana saja, sehingga
memunculkan rasa tenteram dan percaya diri untuk
memperoleh pertolongan dan
perlindungan dari-Nya. ‘’(yaitu) orang-orang yang
beriman dan hati mereka
menjadi tenteram dengan berdzikir kepada Allah,
Ketahuilah, hanya dengan
mengingat Allah-lah hati manusia menjadi
tenteram.’’ [QS. Ar Ra’d: 28].
Di dalam dzikir itu, sebenarnya sudah terkandung
doa meminta pertolongan
dan perlindungan kepada-Nya. Tetapi tidak semata-
mata diungkapkan sebagai
permintaan tolong yang berkepanjangan. Yang
seringkali, justru melemahkan
motivasi untuk berjuang dan bekerja keras mencapai
tujuan. Allah sudah
memberikan segala anugerah berupa kecerdasan,
ilmu pengetahuan, kekuatan,
kekuasaan, rezeki, dan sebagainya yang harus kita
gunakan secara maksimal.
Dalam kerja keras dan perjuangan itulah Allah bakal
menilai kita apakah
kita pantas memperoleh karunia yang lebih besar
lagi.
Karena itu tidak heran, Allah menginformasikan
kepada kita bahwa ganjaran
surga pun bakal diberikan kepada orang-orang yang
telah berusaha dan
bekerja keras. Bukan kepada orang-orang yang
gemar berdoa sambil
bemalas-malasan. ‘’Apakah kamu mengira akan
masuk surga, padahal belum
terbukti bagi Allah orang-orang yang berjuang di
antaramu, dan belum
terbukti orang-orang yang sabar.’’ [QS. Ali Imran: 142].
Dengan kata lain, lha wong belum berjuang dan
berusaha keras untuk
mencapainya, kok sudah berangan-angan dapat
surga. Demikian pula, belum
terbukti bisa menaklukkan masalah dengan penuh
kesabaran, kok sudah
berharap kesuksesan. Bukan begitu. Hanya orang-
orang yang pantas dapat
kesuksesanlah yang bakal diberi kesuksesan oleh
Allah. Dan hanya
orang-orang yang pantas memperoleh kegagalanlah
yang akan diberi kegagalan
oleh-Nya..dan semua itu adalah ujian.

Dalam ayat berikut ini, Allah juga memberikan
informasi semacam itu. Kita
dipersilakan untuk memilih menjadi orang yang mau
maju atau mau mundur.
Semua bergantung kepada kita sendiri. Setiap diri
bertanggungjawab
sepenuhnya atas keputusan yang diambilnya. Liman
syaa-a minkum an
yataqaddama au yata-akhkhar. Kullu nafsin bimaa
kasabat rahiinah – Bagi
siapa saja diantara kalian yang mau maju atau mau
mundur (silakan). Setiap
diri bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya..!
[QS. Al Mudatstsir:
37-38]
Maka dalam konteks dzikir dan doa ini, kita diajari
untuk melakukannya
secara proporsional. Dzikir dianjurkan dilakukan
sebanyak-banyaknya agar
jiwa kita selalu ‘nyambung’ dengan Allah. Maka,
ketika jiwa sudah
tersambung kepada-Nya, doa tidak perlu banyak-
banyak, sudah sangat
mustajab. Karena jiwanya telah terisi penuh oleh
eksistensi Allah.
Sebaliknya, tidak sedikit orang yang berdoa tetapi
jiwanya tidak tersambung
kepada Allah. Dzikirnya buruk, karena tidak sepenuh
hati, sehingga jiwanya
pun jauh dari Allah. Bagaimana mungkin doa yang
demikian bisa terkabul. Lha
wong doa itu hanya meluncur dari lisannya, tanpa
melibatkan hatinya.
Sementara itu, Allah mengajari agar kita tidak lalai
saat berdzikir
kepada-Nya dengan merendahkan suara maupun
berbisik-bisik mesra di dalam
jiwa.
‘’Dan berdzikirlah menyebut (nama) Tuhanmu di
dalam jiwamu, dengan
merendahkan diri dan rasa takut serta dengan tidak
mengeraskan suara, di
waktu pagi dan petang hari. Dan janganlah kamu
termasuk orang-orang yang
lalai.’’ [QS. Al A’raaf: 205].
Subhanallah, para sedulur bolo bumi, untuk itu
marilah kita merenung,
bertanya pada diri kita masing masing sudahkah hati
kita ini tersambung
pada Allah pada saat kita berdzikir dan berdoa pada
Allah.. Semoga dan
insya Allah demikian adanya, amin.
Kurang lebihnya, mohon maaf………….kebenaran
mutlak hanya milik Allah, bila
ada kesalahan, emang itulah kekurangan hamba
Allah yang bernama manusia,
dan itu kedhoifan saya.
Nuwun

Pak Agus Balung

53 Komentar

Filed under Agama, RUHANI, wawasan ilmu

MAKANAN YG DISARANKAN

Assalamualaikum,Di bawah ini adalah beberapa makanan yang dianjurkan selama penyembuhan untuk si sakit yg diakibatkan jin,setan,makhluk halus dan dianjurkan untuk makan hanya setelah mendapatkan konfirmasi yang tepat dari penyembuh atau dokter yang merawat . 1. Delima (Untuk kekuatan dan membersihkan tubuh dari jin): Jus buah delima kaya akan Kalium, asam folat, Vitamin dan Antioksidan dan manfaatnya berkaitan dengan setan / jin yang disebutkan dalam hadits berikut dimana Nabi [SA] telah disebutkan bahwa ” Delima membersihkan dari setan dan dari anasir jahat selama 40 hari “. Oleh karena itu, sangat direkomendasikan bahwa selama dirawat korban harus minum jus dari satu buah delima sekitar 30 sampai 45 menit sebelum sarapan setiap hari selama 7 sampai 12 hari atau sampai dibutuhkan . 2. Kurma (Untuk kekuatan dan perlindungan terhadap Sihir): Kurma sangat kaya akan protein dan vitamin dan dari Al-Qur’an kita mengetahui bahwa makanan untuk Maryam selama kehamilannya adalah kurma dan dari hadits nabi menyuruh Ayshiya [RA] makan kurma ketika dia menderita pusing. Oleh karena itu disarankan bahwa pasien lemah secara fisik harus memiliki makanan kurma untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya. Berdasarkan hadits berikut yang dianjurkan bahwa yg sakit makan 7 kurma[paling tidak] atau lebih [baik lagi dari Kota Madinah] sekali setiap pagi dan setiap malam sebagai obat dan perlindungan terhadap Sihir, ‘Amir b. Saad b. Abu Waqqas (semoga damai menyertainya) mengatakan: Dia yang makan tujuh kurma ‘Ajwa’ [Kota Madinah] pagi dan racun sihir tidak akan merugikan dia di hari itu [Muslim]. Ada riwayat lain yang juga menyebutkan tujuh kurma [tidak perlu harus dari Medinah],jika kurma dari Madinah tidak tersedia. 3. Zaitun/Olive Oil [Untuk pengobatan dan pembersihan tubuh dari penyakit] l: Dalam Quran, Allah sendiri mengatakan “Saya bersumpah dengan ara dan zaitun” [95:1] ini sendiri sudah cukup untuk membuktikan pentingnya Zaitun.karena zaitun berasal dr pohon berkah, Selanjutnya hadits berikut menunjukkan manfaat dari Minyak zaitun- Abu Hurairah [RA] meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad mengatakan, “Makanlah minyak zaitun dan gunakan terus, karena tidak ada obat untuk penyakit tujuh di dalamnya, salah satu mereka adalah Kusta “[Abu Naim].. Orang sakit karenanya harus mengambil satu teguk perhari minyak zaitun dan oleskan beberapa minyak yg dibacakan ditubuhnya. 4. Melon (Untuk kekuatan dan berkah): Melon adalah lemak atau kolesterol bebas sumber yang kaya vitamin A, B6, C, serat, potasium, dan antioksidan likopen. Nabi telah merekomendasikan melon untuk wanita selama kehamilan dan hadis berikut menunjukkan bahwa tidak hanya memiliki manfaat fisik tetapi juga beberapa manfaat spiritual-(1) Nabi [SAW] berkata “Tidak ada wanita yang sedang hamil dan makan semangka akan gagal untuk menghasilkan keturunan yang baik di wajah dan baik dalam perilaku “. (2) Nabi [SAW] mengatakan “Setiap kali makan buah melon, karena itu adalah buah dari surga dan berisi 1000 dan 1000 berkat kemurahan. Pengkonsumsi membantu menyembuhkan setiap penyakit. “. Karena itu, disarankan untuk pasien lemah untuk makan melon dengan maksud “Penguatan dirinya, menerima berkah dan belas kasihan dari Allah.” Catatan: Selain itu berdasarkan pengalaman dari beberapa penerapy kita dapat mengatakan bahwa selama masa pengobatan yg sakit harus menghindari, makan daging, ayam, ikan, telur, dll [karena beberapa makanan itu adalah makanan yg unsurnya disukai para jin] dan korban sebaiknya hidup dengan pola makan vegetarian.Wassalam

@banyugeni

63 Komentar

Filed under wawasan ilmu

ABU ARWAH

Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani
Sufi Master Dunia, Michigan USA
Bismillah hirRohmanir Rohim
Dari Nur Muhammad Allah menciptakan sebuah lampu
jamrut hijau dari Cahaya, dan dilekatkan pada pohon
itu melalui seuntai rantai cahaya. Kemudian Dia
menempatkan ruh Muhammad s.a.w. di dalam lampu
itu dan memerintahkannya untuk memuja Dia dengan
Nama Paling Indah (Asma al-Husna).
Itu dilakukannya, dan dia mulai membaca setiap satu
dari Nama itu selama 1,000 tahun. Ketika dia sampai
kepada Nama ar-Rahman (Maha Kasih), pandangan
ar-Rahman jatuh kepadanya dan ruh itu mulai
berkeringat karena kerendahan hatinya. Tetesan
keringat jatuh dari padanya, sebanyak yang jatuh itu
menjadi nabi dan rasul, setiap tetes keringat
beraroma mawar berubah menjadi ruh seorang Nabi.
Mereka semua berkumpul di sekitar lampu di pohon
itu, dan Azza wa Jala berkata kepada Nabi
Muhammad s.a.w., “Lihatlah ini sejumlah besar nabi
yang Aku ciptakan dari tetesan keringatmu yang
menyerupai mutiara.” Mematuhi perintah ini, dia
memandangi mereka itu, dan ketika cahaya mata itu
menyentuh menyinari objek itu, maka ruh para nabi
itu sekonyong konyong tenggelam dalam Nur
Muhammad s.a.w., dan mereka berteriak, “Ya Allah,
siapa yang menyelimuti kami dengan cahaya?”
Allah menjawab mereka, “Ini adalah Cahaya dari
Muhammad Kekasih Ku, dan kalau kamu akan
beriman kepadanya dan menegaskan risalah
kenabiannya, Aku akan menghadiahkan kepada
kamu kehormatan berupa kenabian.” Dengan itu
semua ruh para nabi itu menyatakan iman mereka
kepada kenabiannya, dan Allah berkata, “Aku
menjadi saksi terhadap pengakuanmu ini,” dan
mereka semua setuju.
Sebagaimana disebutkan di dalam al Quran yang Suci:
Dan ketika Allah bersepakat dengan para nabi itu :
Bahwa Aku telah memberi kamu Kitab dan Kebijakan;
kemudian akan datang kepadamu seorang Rasul yang
menegaskan kembali apa-apa yang telah apa
padamu–kamu akan beriman kepadanya dan kamu
akan membantunya; apa kamu setuju? Dia
berkata,”Dan apakah kamu menerima beban Ku
kepadamu dengan syarat seperti itu. Mereka berkata,
‘Benar kami setuju.’ Allah berkata, Bersaksilah
demikian, dan Aku akan bersama kamu diantara para
saksi.’ (Ali Imran, 3:75-76)
Kemudian ruh yang murni dan suci itu kembali
melanjutkan bacaan Asma ul Husna lagi. Ketika dia
sampai kepada Nama al-Qahhar, kepalanya mulai
berkeringat sekali lagi karena intensitas dari al Qahhar
itu, dan dari butiran keringat itu Allah menciptakan ruh
para malaikat yang diberkati. Dari keringat pada
mukanya, Allah menciptakan Singgasana dan Hadhirat
Ilahiah, Kitab Induk dan Pena, matahari, rembulan dan
bintang -bintang.
Dari keringat di dadanya Dia menciptakan para ulama,
para syuhada dan para mutaqin. Dari keringat pada
punggungnya dibuat lah Bayt-al-Ma’mur( rumah
surgawi)
Kabatullah (Kaba), dan Bayt-al-Muqaddas (Haram
Jerusalem) dan Rauda-i-Mutahhara (kuburan Nabi Suci
s.a.w.di Madinah), begitu juga semua mesjid di dunia
ini. Dari keringat pada alisnya dibuat semua ruh kaum
beriman, dan dari keringat punggung bagian
bawahnya (tulang ekor) dibuatlah semua ruh kaum
tak-beriman, pemuja api dan pemuja patung.
Dari keringat di kaki nya dibuatlah semua tanah dari
timur ke barat, dan semua apa-apa yang berada
didalamnya.
Dari setiap tetes keringatlah ruh seorang beriman atau
tak-beriman dibuat. Itulah sebabnya Nabi Suci
s.a.w.disebut juga sebagai “Abu Arwah”, Ayah para
Ruh. Semua ruh ini berkumpul mengelilingi ruh
Muhammad s.a.w., berputar mengelilinginya dengan
pepujian dan pengagungannya selama 1,000 tahun;
kemudian Allah memerintahkan para ruh itu untuk
memandang ruh Muhammad sallallahu alayhi
wasalam. Para ruh mematuhi.
Wa min Allah at Tawfiq
wasalam.

pembacasetia@gmail.com

150 Komentar

Filed under Artikel, wawasan ilmu

PENGALAMAN MENGGUNAKAN ILMU NUR ALIF


Angger cemani

jabrik.dimas@ymail.com

Asalamualaikum,
Salim Sungkem saya kepada Ki Risang dan km
ahmadr dan Para Sesepuh dan seluruh warga
Songgobumi.
Baiklah saya akan memulai cerita tentang
pengalaman saya selama mengamalkan Ilmu Nur Alif.
Pada waktu itu saya kedatangan seorang teman dan
dia cerita kalau budhe nya sedang sakit. Menurutnya
budhe nya itu sakit kista, setelah mendengar
ceritanya saya kemudian datang ke tempat
budhenya . Sampai disana saya deteksi ternyata
budhenya terkena Virus XN. Untuk memudahkan
proses pengobatan budhenya teman saya tersebut
saya suruh melakukan Dzikir Sungsang sambil
berbaring. Kemudian saya coba terapi dengan cara
memindahkan penyakitnya ke telor, selama proses
pemindahan penyakit perut si sakit terasa seperti di
remas-remas..sampai proses pengobatan selesai.
Sesampainya di rumah si sakit saya suruh untuk
merendam kakinya dengan air garam, dan selama
proses terapi memakan waktu sekitar 2 bulan dan
sekarang penyakit budhenya teman saya sudah
sembuh.
Pengalaman selanjutnya saat itu saya menjalani
rutinitas sehari-hari, suatu hari saya ditelp oleh kakak
saya, dan disuruh siap-siap mau dijemput dan diajak
ke rumah sakit untuk mengobati boss nya kakak
saya. Setelah sampai disana saya bingung karena
saya harus berfikir gimana caranya mengobati orang
yang sakit tanpa harus ketahuan oleh dokter atau
suster di rumah sakit. Ketika saya mau menerapi saya
lihat si sakit ternyata tidak sadarkan diri seperti orang
yang hilang ingatan, dan tidak kenal sama siapapun.
Bahkan sama orang tuanya sekalipun dia tidak ingat
sama sekali. Tangan kanan si sakit selalu bergerak-
gerak, tapi anggota tubuh yang lainnya diam. Setelah
saya deteksi saya melihat sepintas sukmanya seperti
tak ada, terlihat kayak di penjara di sebuah goa oleh
seseorang. Kemudian keluarga si sakit saya suruh
menyediakan telor dan bunga setaman. Setelah
permintaan saya dibelikan saya mulai melakukan
proses pengobatan telor saya tempelkan di telapak
kaki si sakit lalu saya coba pindah penyakitnya ke
telor. Tetapi selama proses tersebut tidak terjadi
keanehan apa-apa tapi telornya malah isinya jadi
koplak. Dan sukma si sakit juga saya coba
kembalikan ke wadag nya kembali. Setelah itu saya
pulang dan ke esokan harinya si sakit dipindah
keruangan biasa karena orangnya sudah sadar dan
sudah bisa mengenali siapa saja termasuk keluarga
dan orang tuanya.
Demikianlah sekelumit cerita pengalaman saya
menggunakan ilmu nur alif, dan semoga bisa menjadi
spirit dan motivasi buat rekan-rekan di songgobumi
semua saja. Mohon maaf bila ada kata-kata saya yg
mungkin kurang berkenan dihati dan saya juga tidak
ada maksud buat menyombongkan diri tetapi sekedar
sharing kepada bolobumi semuanya.
Wassalamu alaikum Wr. Wb.

79 Komentar

Filed under PENYEMBUHAN, wawasan ilmu

KESAKSIAN NYATA PENGAMAL ILMU NUR ALIF

Yudha Kelana

donjuan483@gmail.com

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Sebelumnya saya ucapkan beribu terima kasih kepada Ki Risang yang telah membantu membangkitkan dan membimbing saya dalam mempelajari dan mengamalkan Ilmu Nur Alif. Juga tak lupa salam hormat kepada Ki Risang,Admin,Kang Giri,Kang Warih, dan semua sesepuh serta keluarga besar Bolobumi semuanya saja.

Selama ini saya sebenarnya sudah memiliki ilmu pengobatan, tetapi sayangnya ilmu tersebut hanya bisa dipakai buat orang lain saja sedangkan buat mengobati diri sendiri sepertinya kurang berfungsi. Setelah mengenal Ilmu Nur alif saya berusaha untuk membangkitkan sendiri Ilmu Nur Alif secara mandiri selama 2 minggu, setelah sering kontak dengan Ki Risang saya juga minta di aktifkan secara jarak dekat. Jadi kloplah…..setelah keilmuan Nur Alif bangkit…saya berusaha mempraktekan kepada siapa aja yang membutuhkan pertolongan saya.

Suatu hari ada seorang bapak dari Jakarta, yang mengalami sakit darah tinggi datang kepada saya…kemudian saya berusaha tanya semua keluhan dan gejala-gejalanya katanya kepalanya Gliyeng/pusing, jalannya sempoyongan, dll setelah itu saya coba mengobati saya salurkan energi Nur Alif lewat kepala…alhamdulillah 10 menit kemudian sakitnya sembuh……

Ketika saya bangun tidur di pagi hari entah kenapa tiba-tiba kepala saya jadi Gliyeng/pusing, pandangan mata melihat bumi kayak bergoyang-goyang, kaki dibuat jalan sempoyongan…wah mungkin ini kecapaian kali ya?….maklum saja saya tidak pernah minum obat atau jamu pegel linu..he..he… Saya lalu tiduran sambil menyalurkan energi Nur Alif lewat kepala saya buat menormalkan darah saya. Alhamdulillah 5 menit setelah penyaluran energi kepala saya sudah tidak pusing dan gliyeng lagi….

Juga ketika ada seorang cewek dari Bekasi sakit pundak kanan nya, lehernya berat gitu rasanya…setelah cross cek masalahnya…ternyata dulunya cewek tersebut memakai susuk dan ketika mendeteksi saya melihat disamping cewek tersebut terlihat mahluk gaib cewek bentuknya mirip mbak kuntilanak berada disamping kirinya….setelah itu saya berusaha mengeluarkan mahluk gaib tersebut dengan cara memindah nya ke dalam telor ayam kampung. Wah syukur alhamdulillah 10 menit kemudian sakit pegel-pegel di leher dan pundaknya tadi hilang…….dan cewek tersebut akhirnya sembuh.

Ada seorang ibu dari tangerang yang sekian tahun sakit kepala, leher kaku dan perut nya sering kembung, sakit maag, juga gampang capek/lelah. Setelah melalui proses pendeteksian ternyata ibu ini terkena penyakit Virus XN…lalu saya coba terapi lewat media telor setelah berhasil dipindah penyakitnya alhamdulillah sakitnya banyak berkurang. Setelah diterapi selama sebulan akhirnya sekarang ibu tersebut sembuh dari virus xn.

Juga ada seorang ibu dari Bekasi yang mengeluh sakit sudah 21 tahun..tangan kirinya sakit, pundak kirinya juga…perut dan kepala nya sering pusing..perutnya sakit kadang sering nafas nya sesak nafas….padahal sudah ke dokter, di cek up, dll juga pernah 2x diruqyah tapi tak sembuh-sembuh juga…. setelah sy lakukan cross cek masalahnya….ternyata dulu pernah di isi ilmu pengasihan ditangan kirinya oleh orang pintar/dukun, dan juga terkena virus xn. Saya coba obati lewat media telor, begitu dipindah ke telor semua keluhan-keluhan sakitnya selama alhamdulillah sekali terapi sakitnya sembuh…

Suatu hari ada teman saya di Yogya yang telp katanya anaknya sakit panas, demam, gak sembuh-sembuh udah ke dokter juga …akhirnya saya suruh sediakan air taruh dimeja dan anaknya saya obati jarak jauh. Selang 15 menit kemudian teman saya telp katanya anaknya sudah sembuh…

Dan masih banyak lagi pengalaman-pengalaman mengobati yang lain yang tak dapat saya sebutkan satu persatu. Dan juga saya mohon maaf yg sebesar-besarnya kepada semua bolobumi ataupun siapa saja melihat dan membaca pengalaman saya ini jika ada kata-kata saya yang mungkin kurang berkenan di hati anda semuanya….karena saya tidak ada niatan buat pamer ataupun ujub…hanya sekedar sharing, berbagi pengalaman dengan bolobumi semuanya saja.

OK… salam Sukses selalu buat anda semuanya,…. Good luck!!!!!

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

186 Komentar

Filed under ILMU METAFISIKA, PENYEMBUHAN, wawasan ilmu

INGAT DIALOG IBLIS DGN ROSULULLAH


Yudha Kelana
Assalaamu a’laikum wr.wb !
Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat
bertemu Iblis supaya dia berjumpa dengan Rasulullah
saw untuk memberitahu segala rahasianya; baik itu
yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya
ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad
saw dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada
umat manusia.
Maka Malaikat itu pun bertemu Iblis dan berkata, “Hai
Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar
menyuruh engkau menghadap ke hadirat Rasullullah
saw. Hendaklah engkau buka segala rahasia engkau
dan apa-apa yang ditanya oleh Rasulullah hendaklah
engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau
engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya
akan diputuskan segala suku-suku anggota badanmu,
uratmu serta disiksa dengan azab yang amat keras”
Demi mendengar saja kata Malaikat yang dahsyat itu,
Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia
menghadap Rasulullah saw dengan menyamar
sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan
berjanggut putih 10 helai; panjangnya seperti ekor
lembu. Iblis pun memberi salam, hingga 3 kali tidak
juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sembah Iblis
(alaihi laknat),”Ya Rasulullah! Mengapa tuan hamba
tidak menjawab salam hamba? Bukankah salam itu
sangat mulia di sisi Allah?”
Maka jawab Nabi dengah marah “Hai Aduwullah
seteru Allah! Kepada aku engkau menunjukan
baikmu? Jangan engkau coba hendak menipu aku
sebagimana engkau tipu Nabi Adam a.s sehingga
keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil
dengan sebab hasutan engkau, Nabi Ayub engkau
tiup dengan asap racun ketika dia sedang sujud
sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama,
kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi
Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau
menyamar sebagai isterinya dan begitu juga
beberapa Anbiya dan pendita yang telah menanggung
sengsara akibat hasutan engkau. Hai Iblis! Sebenarnya
salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma
salam engkau saja aku tidak hendak menjawabnya
karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik
engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang
menyamar diri.
Apa kehendak engkau datang berjumpa aku?”
Sembah Iblis,”Ya Nabi Allah! Janganlah tuan hamba
marah. Karena tuan adalah Khatamul Anbiya maka
tuan dapat kenal akan hamba. Kedatangan hamba
adalah disuruh Allah untuk memberitahu segala tipu
daya hamba terhadap umat tuan dari zaman Nabi
Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa
yang tuan tanya hamba sedia menerangkan satu
persatu dengan sebenarnya, tiadalah hamba berani
sembunyikan.” Maka Iblis pun bersumpah menyebut
nama Allah dan berkata”Ya Rasulullah! Sekiranya
hamba berdusta barang sepatah pun nescaya hancur
leburlah badan hamba menjadi abu”
Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun
tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu
peluang aku untuk menyiasati segala perbuatannya
agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di
majlis ini dan menjadi perisai kepada sekalian
umatku.
Pertanyaan Nabi (1)
“Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuh engkau dan
bagaimana aku terhadap engkau?”
Jawab Iblis – “Ya Nabi Allah! Tuanlah musuh hamba
yang paling besar di antara segala musuh hamba di
muka bumi ini” Maka Nabi pun memandang muka
Iblis, dan Iblis pun mengeletar karena ketakutan.
Sambung Iblis,”Ya Khatamul Anbiya! Adapun hamba
dapat merubah diri hamba seperti sekalian manusia,
binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak
beda seperti aslinya, kecuali diri tuan saja yang tidak
dapat hamba tiru karena dicegah oleh Allah. Kiranya
hamba menyerupai diri tuan, maka terbakarlah diri
hamba menjadi abu. Hamba cabutkan iktikad anak
Adam supaya menjadi kafir karena tuan berusaha
memberi nasehat dan pengajaran supaya mereka
kuat untuk memeluk agama Islam; begitu jugalah
hamba berusaha menarik mereka kepada kafir,
murtad atau munafik. Hamba akan tarik sekalian
umat Islam dari jalan benar kepada jalan yang salah
supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di
dalamnya bersama hamba”
Pertanyaan Nabi ke 2
“Hai Iblis! Apa yg kau perbuat terhadap makhluk
Allah”
Jawab Iblis – “Adalah satu kemajuan bagi perempuan
yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki
yang bukan suaminya, sebagiannya hingga
mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Hamba goda
segala manusia supaya meninggalkan sembahyang,
terlena dengan makan minum, berbuat durhaka,
hamba lalaikan dengan harta benda dari emas, perak
dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya
hasilnya dibelanjakan kejalan haram. Demikian juga
ketika tamasya yang bercampur lelaki perempuan.
Disitu hamba lepaskan sebesar – besar godaan
supaya hilang maruah dan minum arak. Apabila
terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan
malunya. Lalu hamba ulurkan tali cinta dan terbukalah
beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan
hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila
terjadi kasih diantara mereka, terpaksalah mereka
mencari
uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu
hendak bertaubat atau amal ibadat, hamba akan
halangi mereka supaya mereka menangguhkannya.
bertambah keras hamba goda supaya menambahkan
maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda
hatinya, datanglah rasa riak, takbur, ber-megah2an,
sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada
lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan
mengumpat. Demikianlah hamba goda mereka setiap
saat.”
Pertanyaan Nabi ke 3
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah dan ber-
lelah2 melakukan pekerjaan yang tidak
mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat
yang besar serta siksa yang besar di neraka yang
paling bawah? Hai kutuk Allah! Siapa yang
menjadikan engkau? Siapa yang melanjutkan usia
engkau? Siapa yang menerangkan mata engkau?
Siapa yang memberi pendengaran
engkau? Siapa yang memberi kekuatan anggota
badan engkau?”
Jawab Iblis – “Semua itu adalah anugerah dari Tuhan
Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takbur
menceburkan hamba menjadi sebesar-besar jahat.
Tuan lebih tahu bahwa hamba telah beribu-ribu tahun
menjadi ketua kepada sekalian Malaikat dan pangkat
hamba telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit
yg tinggi. Kemudian hamba tinggal didunia ini
beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa lama.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan
seorang Khalifah di dunia ini, maka hamba pun
membantah. Lalu Allah mencipta lelaki (Nabi Adam)
lalu dititahkan sekalian Malaikat memberi hormat
kepada lelaki itu, kecuali hamba yang ingkar. Oleh krn
itu Allah murka kpd hamba dan muka hamba yang
cantik molek dan bercahaya itu bertukar menjadi keji
dan bodoh. Hamba merasa sakit hati. Kemudian Allah
menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan
seorang permaisuri (SitiHawa) yg memerintah
sekalian bidadari. Hamba bertambah dengki dan
berdendam kepada mereka.
Akhirnya dapat juga hamba tipu melalui Siti Hawa
yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu
keduanya dihalau dari syurga ke dunia. Kedua mereka
berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan
Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat
beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak
lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil.
Itu pun hamba masih tidak puas hati dan berbagai
tipu daya hamba lakukan hingga Hari Kiamat.
Sebelum tuan lahir ke dunia, hamba serta bala tentera
hamba dengan mudah dapat naik ke langit untuk
mencuri segala rahasia serta tulisan yg menyuruh
manusia berbuat ibadat serta balasan
pahala dan syurga mereka. Kemudian hamba turun ke
dunia, dan memberitahu manusia yang lain dari apa
yang sebenarnya hamba dapat, dgn berbagai tipu
daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bidaah
dan karut-marut.
Tetapi apabila tuan lahir saja ke dunia ini, maka
hamba tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke
langit serta mencuri rahasia, karena banyak Malaikat
yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika
hamba berkeras juga hendak naik, maka Malaikat
akan melontar dengan anak panah dr api yang
menyala. Sudah banyak bala tentera hamba yang
terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar
menjadi abu. Maka besarlah kesusahan hamba dan
tentera hamba untuk menjalankan tugas hasutan.”
Pertanyaan Nabi ke 4
“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu thd
manusia?”
Jawab Iblis – “Pertama sekali hamba palingkan
iktikadnya imannya kepada kafir baik itu dari segi
perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika
tidak berhasil juga, hamba akan tarik dengan cara
mengurangkan pahala. Lama-kelamaan mereka akan
terjerumus mengikut kemauan jalan hamba”
Pertanyaan Nabi ke 5
“Hai Iblis! Jika umatku sembahyang karena Allah,
bagaimana halnya dgn engkau?”
Jawab Iblis – “Sebesar-besar kesusahan kepada
hamba. Gemetarlah badan hamba dan lemah tulang
sendi hamba. Maka hamba kerahkan berpuluh-puluh
iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap
anggota badannya. sebagian datang pada setiap
anggota badannya supaya malas sembahyang, was-
was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada
pekerjaan dunia yang
ditinggalkannya, senantiasa hendak cepat selesai
sholat, hilang khusyuknya – matanya senantiasa
melirik ke kiri kanan, telinganya
senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-
bunyi yang lain. Sebagian Iblis duduk di belakang
badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak
kuasa sujud lama-lama, capek atau duduk tahiyat dan
dalam hatinya senantiasa hendak cepat selesai
sembahyang, itu semua membawa pd kurang pahala.
Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu,
maka hamba sendiri akan menghukum mereka
dengan seberat-berat hukuman”
Pertanyaan Nabi ke 6
“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, apa yg
engkau rasakan?”
Jawab Iblis – “Jika mereka membaca Al-Quran karena
Allah, maka rasa terbakarlah tubuh hamba, putus-
putus segala urat hamba lalu hamba lari darinya.”
Pertanyaan Nabi ke 7
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah,
bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis – “Binasalah diri hamba, gugurlah daging
dan tulang hamba karena mereka telah mencukupkan
rukun Islamnya”
Pertanyaan Nabi ke 8
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana
halnya dgn engkau?”
Jawab Iblis – “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang
paling besar bahayanya kpd hamba. Apabila masuk
awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya
Arasy dan Kursi, bahkan sekalian Malaikat
menyambut dengan kesukaan. Bagi orang yang
berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa
yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat
besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia
berpuasa. Yang menghancurkan hati hamba ialah
segala isi langit dan bumi; yakni Malaikat, bulan,
bintang, burung dan
ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan
keampunan orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan
orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa
dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup
manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya,
serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang
bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam
syurga. Pada hari
umat tuan mulai berpuasa, dengan perintah Allah
datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya
menangkap hamba dan tentara hamba; jin, syaitan
dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi
panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi
yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang
lain telah menunggu kami.
Setelah habis umat tuan berpuasa barulah hamba
dilepaskan dengan peringatan agar tidak mengganggu
umat tuan. Umat tuan sendiri telah merasa tenang
berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur
seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut
dibanding bulan biasa.”
Pertanyaan Nabi ke 9
“Hai Iblis! Bagaimana sekalian sahabatku terhadap
engkau?”
Jawab Iblis – “Sekalian sahabat tuan hamba juga
adalah sebesar-besar seteru hamba. Tiada upaya
hamba melawannya dan tiada satu tipu daya yang
dapat masuk kepada mereka. Karena tuan sendiri
telah berkata yang “Sekalian sahabatku adalah
seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka,
maka kamu akan mendapat petunjuk.” Saidina Abu
Bakar al-Siddiq sebelum bersama tuan, hamba tidak
dapat mendekat kepadanya apalagi setelah
berdampingan dengan tuan. Beliau begitu percaya
atas kebenaran tuan hingga dia menjadi wazirul
a’zam. Bahkan tuan sendiritelah mengatakan jika
ditimbang sekalian isi dunia ini dengan amal
kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal
kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah
menjadi mertua tuan karena tuan kawin dengan
anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak
menghafaz Hadis tuan. Saidina Umar Al-Khattab pula
tidaklah berani hamba pandang akanwajahnya
karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat
Islam dengan saksama. Jika hamba pandang
wajahnya, maka gementarlah segala tulang sendi
hamba karena sangat takut. Ini karena imannya
sangat kuat apalagi tuan telah
mengatakan, “JIKALAU adanya Nabi sesudah aku
maka Umar boleh menggantikan aku” karena dia
adalah orang harapan tuan serta pandai membedakan
antara kafir dan Islam hingga digelari ‘Al-Faruq’.
Saidina Usman Al-Affan lagi hamba tidak bisa
mendekat, karena lidahnya senantiasa bergerak
membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar,
penghulu orang mati syahid dan menjadi menantu
tuan sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak
Malaikat datang melawat dan memberi hormat
kpdnya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya
hingga tuan mengatakan,”Barang siapa menulis
Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-
kertas dengan dakwat merah, niscaya mendapat
pahala seperti pahala Usman mati syahid” Saidina Ali
Abi Talib pun itu hamba sangat takut karena hebatnya
dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat
sopan, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin
memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata
mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau
adalah budak pertama memeluk agama Islam dan
tidak pernah menunduk kan kepalanya kepada setiap
berhala. Digelari ‘Ali Karamullahu Wajhahu’ –
dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau
Allah’ dan tuan sendiri berkata “Akulah negeri segala
ilmu dan Ali itu pintunya”. Tambahan pula dia menjadi
menantu tuan, lagilah hamba ngeri kepadanya.
Pertanyaan Nabi ke 10
“Bagaimana tipu daya engkau kpd umatku?”
Jawab Iblis – “Umat tuan itu ada tiga macam. Yang
pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan
segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasehat
kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah
serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibrail
a.s “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”.
Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang
sabar, syukur dan redha dengan kurnia Allah. Berbuat
amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umat
tuan seperti Fir’aun; terlampau tamak dengan harta
dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka hamba
pun sukacita lalu masuk kedalam badannya, hamba
putarkan hatinya ke lautan durhaka dan hamba hela
ke mana saja mengikuti kehendak hamba. Jadi dia
senantiasa bimbang pd dunia dan tidak hendak
menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak
hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak
beribadat. Lalu hamba godanya minta kaya dulu, dan
apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka
dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang
tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umat tuan
terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia
senantiasa bimbang akan hartanya dan sebagiannya
asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar
sesama Islam, benci dan menghina kepada yang
miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat,
tempat judi dan perempuan lacur”
Pertanyaan Nabi ke 11
“Siapa yang serupa dengan engkau?”
Jawab Iblis – “Orang yang meringankan syariat tuan
hamba dan membenci
orang belajar agama Islam”
Pertanyaan Nabi ke 12
” Siapa yang mencahayakan muka engkau?”
Jawab Iblis – “Orang yang berdosa, bersumpah
bohong, saksi palsu,
pemungkir janji”
Pertanyaan Nabi ke 13
“Apakah rahasia engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis – Jika seorang Islam pergi buang air besar
serta tidak
membaca doa pelindung syaitan, maka hamba gosok-
gosokkan najisnya
sendiri ke badannya tanpa dia sadari”
Pertanyaan Nabi ke 14
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana
halnya engkau?”
Jawab Iblis – “Jika umat tuan hendak bersetubuh
dengan isterinya serta
membaca doa pelindung syaitan, maka larilah hamba
dari mereka. Jika
tidak hamba akan bersetubuh dahulu dengan
isterinya, dan bercampurlah
benih hamba dengan benih isterinya. Jika menjadi
anak maka anak itu
akan gemar pada pekerjaan maksiat, malas
padaebaikan, durhaka. Ini semua
karena kealpaan ibu bapanya sendiri. Begitu juga jika
mereka makan
tanpa Bismillah, hamba yang dahulu makan
daripadanya. Walaupun mereka makan,
tiadalah rasa kenyang.”
Pertanyaan Nabi ke 15
“Dengan jalan apa bisa menolak tipu daya engkau?”
Jawab Iblis – “Jika dia berbuat dosa, maka dia
kembali bertaubat kpd
Allah, menangis kesal akan perbuatannya. Apabila
marah segeralah
mengambil air sembahyang, maka padamlah
marahnya.”
Pertanyaan Nabi ke 16
“Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?”
Jawab Iblis – “Lelaki dan perempuan yang tidak
mencukur atau mencabut
bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama
40 hari. Disitulah
hamba mengecilkan diri, bersarang, bergantung,
berbuai seperti pijat
pada bulu itu”
Pertanyaan Nabi ke 17
“Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?”
Jawab Iblis – “Orang yang tidur meniarap, orang yang
matanya melek di
waktu subuh tetapi menyambung tidur kembali. Lalu
hamba ulit dia
terlena hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu
zohor, asar, maghrib dan
isya, hamba beratkan hatinya untuk sholat”
Pertanyaan Nabi ke 18
“Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?”
Jawab Iblis – “Orang yg banyak menyebut nama
Allah, bersedekah dengan
tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak
tadarus Al-Quran dan
solat tengah malam”
Pertanyaan Nabi ke 19
“Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis – “Orang yang duduk di dalam masjid
serta beriktikaf di
dalamnya”
Pertanyaan Nabi ke 20
“Apa lagi yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis – “Orang yang taat kpd kedua ibu
bapanya, mendengar kata
mereka, membantu makan-pakaian mereka selama
mereka hidup, karena tuan
telah bersabda,’Syurga itu di bawah tapak kaki ibu’ ”
WaLLahu ‘Alam bishshowab..
Wasalaamu a’laikum wr.wb

54 Komentar

Filed under wawasan ilmu

ASAL USUL SHOLAWAT BADAR

Assalamualaikum,mungkin sudah jamak akan sholawat badar tapi byk juga yg tidak tahu asal usulnya.ini tek sholawatnya.

Tawassalnaa Bibismi llaah Wabil
Haadi Rasuulillaah
Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi
Ahlil Badri Yaa Allaah
Shalaatullaah Salaamul laah
‘Alaa Thaaha Rasuulillaah
Shalaatullaah Salaamulleah
‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah
llaahi Sallimil Ummah Minal
Aafaati Wanniqmah
Wamin Hammin Wamin
Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa
Allaah
Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a
Adziyyatin Wahrif
Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi
Ahlil Badri Yaa Allaah
llaahi Naffisil Kurbaa
Minal’Ashiina Wal’Athbaa
Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi
Ahlil Badri Yaa Allaah
Wakam Min Rahmatin Washalat
Wakam Min Dzillatin Fashalat
Wakam Min Ni’matin Washalat
Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah
Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri
Wakam Autaita D’Zal Faqri
Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi
Ahlil Badri Yaa Allaah
Laqad Dlaaqat’Alal Oalbi
Jamii’ul Ardli Ma’ Rahbi
Fa Anji Minal Balaas Sha’bi Bi
Ahlil Badri Yaa A,llaah
Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil
Khairi Was Sa’di
Fawassi’ Minhatal Aidii Bi Ahlil
Badri Yaa Allaah
Baca lebih lanjut

60 Komentar

Filed under RUHANI, wawasan ilmu

LONTARA ASSIKALAIBINENG

Episode pasutri.

Asalamualaikum wr,wb.
Ajaran Kitab PersetubuhanBugis ini diawali dengan pengetahuan tentang mandi, berwudlu, shalat sunah dan tafakur bersama sebagai prasyarat nikah batin, sebelum akhirnya menanjak ke tahapan lelaku badaniah, seperti bercumbu, penetrasi dan segala yang harus dilakukan setelah berhubungan intim. Dan karena, meski Assikalaibineng merupakankitab yang berisi tentang ilmu-ilmu seksologi, tapi pendekatan yang digunakan adalah sisi tata kramanya, maka dalam aktifitas badaniyah ini disarankan untuk dilakukan dengan cahaya yang tidak benderang dan dilakukan dalam satu sarung, atau kain tertutup, atau kelambu. Seperti juga dalamKamasutra, dalam Assikalaibineng ini pun mengenalistilah foreplay atau pemanasan sebelum penetrasi. Dalam Assikalaibineng untuk foreplay mengenal dua istilah yakni makkarawa (meraba) dan manyyonyo (mencium). Dua kegiatan yang dilakukan oleh tangan dan mulut dalam foreplay ini adalah dengan mengeksporasi zona-zona erotis yang terdapat dalam tubuh wanita, yakni pada 12 titik rangsangan yang diantaranya adalah meraba lengan sebagai titik rabaan pertama sebelum akhirnya meningkat pada titik rabaan berikutnya seperti pele lima (telapak tangan), sadang (dagu), edda’ (pangkal leher), dan cekkong (tengkuk) adalah sejumlah titik yang dalam buku ini direkomendasikan di-karawa dan dinyoyyo di tahap awal foreplay. Setelah bagian badan tubuh, mulailah masuk di sekitar muka. Titik rawan istri dibagian ini disebutkan; buwung (ubun-ubun), dacculing (daun telinga), lawa enning (perantara kening dia atas hidung), lalu inge (bagian depan hidung). Di titik inijuga disebutkan, tahapan di bagian badan sebelum penetrasi langsung adalah pangolo (buah dada) dan posi (pusar). Dalam foreplay berupa makkarawa dan manyonyyo ini, buku menyarankan tetap tenang dan mengatur irama naffaseng (nafas). Karena kitab persetubuhan ini sangat dipengaruhi oleh ajaran fiqhi al’jima atau ajaran berhubungan seks suami istri dalam syariat Islam, maka proses menahan nafas itu direkomendasikan dengan melafalkan zikir dan menyatukan ingatan kepada Allah Taala. Untuk orang-orang zaman sekarang mungkin akan sedikit janggal dengan ajaran berdzikir sambil bersenggama ini.Tapi jika membaca komentar daripenyusun buku ini bahwa adakalanya seorang suami ketikaberhubungan intim biasanya lebih berfokus untuk mencapai titik klimaks dan akhirnya memungkinkan untuk ejakulasi dini, maka ajaran berdzikir (tentusaja dalam hati) ketika dalam bersenggama menjadi terasa masuk akal, karena setudaknya dengan tidak melulu berfokus pada keadaan mencapai titik puncak menjadikan sebuah hubungan badan lebih panjang dan dengan sendirinya kepuasansang istri pun bisa dicapai. Lantasbagaimana cara untuk membangunkan seorang istri ketika sang suami sedang ingin menyalurkan libidonya sementara sang istri sudah pulas,mengingat adakalanya jadwal tidur antara suami dan istri terdapat perbedaan? Dalam kitab ini diajarkan bahwa bila suami sedang ingin berhubunganmaka sebaiknya suami memberi isyarat dengan cara mengangkat tangan kirinya dan kemudian menghembuskan nafas dari hidung. Jika nafas yang keluar dari lubang hidung kanan lebih kuat berhembus, maka pertandakejantanan yang bangkit. Namunjika hembusan dari lubang kiri lebih kuat, maka sebaiknya sang suami menunda lebih dulu (hal 141). “Dalam keyakinan kebatinan Bugis, nafas hidung yang lemah dan kuat berkaitan langsung dengan ilmu kelaki-lakian atau kejantanan seorang pria.” (thamzil thahir) Seperti yang dikemukakan di atas bahwa, lelaku dzikir dan mengatur hembusan nafas ketikaberhubungan intim sangatlah penting, karena dusamping agar tak terlalu fokus pada pencapaian orgasme diri sendiri, juga agar gerakan dalam berhubungan intim pun tidak menjadi sedemikian vulgar. Secara rinci dari proses pengaturan nafas dan dzikir ini sendiri dijelaskan dalam beberapa uraian yang begitu indah dan sangat amasuk akal, seperti misalnya saat kalamung (zakar) bergerak masuk urapa’na(vagina) disarankan membaca lafal (dalam hati) Subhanallah sebanyak 33 kali disertai tarikan nafas. “Narekko mupattamamai kalammu, iso’i nappasse’mu”. Sebaliknya, jika menarik zakar, maka hembuskanlah napasmu (narekko mureddui kalamummu,muassemmpungenggi nappase’mu), dan menyebutkan budduhung. Bahkan bisa dibayangkan karena babang urapa’na (pintu vagina) perempuan ada empat bagian, maka di bagian awal penetrasi, disarankan hanya memasukkan sampai bagian kepala kalamummu lalu menariknya sebanyak 33 dengan tarikan napas dan disertai zikir, hanya untuk menyentuh “timungeng bunga sibollo” (klitoris bagian kiri). Mungkin bagi generasi sekarang, lafalan zikir dalam hatisaat bersetubuh akan sangat lucu, namun pelafalan Subhanallah sebanyak 33 kali dan perlahan dan diikuti tarikan napas akan membuat daya tahansuami melebihi ekspektasi istri! (hal 80) “Mupanggoloni kalamummu, mubacasi iyae / ya qadiyal hajati mufattikh iftahkna. / Pada ppuncu’ni katauwwammupada’e tosa mpuccunna bunga’e (sibolloe) / tapauttmani’ katawwammu angkanna se’kkena, narekko melloko kennai babangne ri atau, lokkongi ajae ataummu mupallemmpui aje; abeona makkunraimmu, majeppu mukennai ritu atau’., na mubacaisi yae wikka tellu ppulo tellu / subhanallah.. /” Artinya, “Arahkan zakarmu, dan bacalah ini / Ya qadiyyal hajati mufattikh iftakhna / kemudian cium dadanya,. lalu naikkan panggulnya, ketika itu mekarlah kelaminnya layaknya mekarnya kelopak bunga, masukkan zakarmu hingga batas kepalanya,dan bacalah subhanallah 33 kali”. (hal 144). Dan seperti yang tercantum di awal tulisan, kitab ini pun menerangkan tentang waktu yang baik untuk berhubungan intim berikut manfaat-manfaatnya jika hal ini dikerjakan. Menurut kitab ini tak semua waktu bagus untuk berhubungan intim. Ada waktu-waktu khusus yang harus diperhatikan jika ingin memiliki anak yang diinginkan, dari mulai warna kulit anak, faktor kecerdasan anak yang kelak dilahirkan dan sebagainya tergantung dari pada jam atau waktu kapan Anda melakukan hubungan intim. Misalnya untuk mendapatkan anak dengan warna kulit tertentu, kitab ini menyebutkan bahwa jika ingin memiliki anak berkulit putih maka persetubuhan harus dilakukan sesudah Isya, untuk anak dengan warna kulit gelap, persetubuhan dilakukan pada tengah malam, dan untuk anak dengan warna kulit kemerah-merahan dilakukan persetubuhan antara waktu Isya dan atau pas tengah malam. Sedangkan untuk anak berkulit putih bercahaya, bersetubuhan dilakukan dengan memperkirakan berakhirnya masa terbit fajar di pagi hari. Atau lebih tepatnya dilakukan usai solat subuh. Untuk zaman sekarang, mungkin aturan ini akan terdengar lucu di telinga kita, karena disamping belum dapat dibuktikan secara ilmiah, aturan-aturan bersetubuh pada jam-jam tertentu ini menjadikan seks bukan lagi sebagai rekreasi yang dapat dilakukan kapan punkita membutuhkannya, tapi lebihkepada pro-kreasi atau kebutuhan membelah diri yang adakalanya mengesampingkan unsur dasar dari seks itu sendiri sebagai suatu aktivitas badani. Kemudian, pada bab berikutnya kitab ini membahas tentang tips atau tepatnya treatmen bagi para suami untuk menjaga kebugaran dan kelangsingan tubuh pasangannya. Untuk melangsingkan dan menghaluskan kulit istrinya, kitabini mengajarkan tentang pijitan setelah berhubungan, pun begituuntuk menghaluskan kulit istrinya, sang suami dapat memanfaatkan ‘air mani’ sisa yang biasanya meleler di bagian luar babang urapa’ (vagina) istri dan kalamummu (zakar) pihak suami dan sejumlah mantra bugis-Arab. Untuk tahapan berikutnya, sehabis berhubungan, kita bisa memanfaatkan air mani dari liang fajri yang telah bercampur dengan cairan perempuan. Kemudian letakkan di telapak tangan dan campurlah dengan sedikit air liur, dan sambil membaca dengan lafalan bugis, “waddu waddi, mani-manikang”. Air mani basuhan ini bisa dipijitkan ke 12 titik zona erotis istri agar tidak kendur dan tetap sensitif menerima rangsangan, atau juga dengan cara memiji-mijitnya disekitar tulang kering di ujung bawah jari kelingking, agartubuh sang istri senantiasa lansing dan tentu saja singset. *

26 Komentar

Filed under Artikel, RUHANI, wawasan ilmu

ANJING NAJIS,….why not..

Bagi kebanyakan orang -terutama muslim-, hewan yang satu ini dianggap sebagai hewan yang menakutkan, menjijikkan, kotor dan label-label “minus” lainnya. Dalam syariat (hukum) Islam sendiri, segala sesuatu yang basah (kullu ruthbin) dan berasal dari tubuh anjing -seperti air liur, kencing, kotoran, hidung dan lain sebagainya- dihukumi sebagai najis mugholladzoh (najis berat). Sehingga ketika seseorang terkena olehnya, ia diwajibkan untuk mencucinya dengan 7 kali basuhan dan salahsatunya menggunakan tanah. Selain itu, hukum memakannya adalah haram.

Tulisan ini tidak bermaksud membahas mengenai hukum-hukum yang berkaitan dengan anjing. Saya lebih tertarik untuk sedikit mengupas sisi baik yang terdapat pada hewan yang “kadung” dicap sebagai hewan berkasta rendah lagi najis ini, lalu kemudian mencoba meneladaninya.  

Lha, kok meneladani anjing? Yak!, seperti saya bilang di atas, di balik label-label negatif dari hewan ini, ada sifat-sifat baik yang justeru menurut al-Qulyubi dalam kitabnya an-Nawadir patut dijadikan sebagai teladan. Bahkan beliau menambahkan, sekiranya sifat-sifat baik yang melekat pada diri anjing dimiliki oleh manusia, niscaya ia akan sampai pada kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT. Lagi pula, kita dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari segala sesuatu yang baik. Jangankan anjing yang termasuk hewan besar :mrgreen: , Allah SWT juga memerintahkan kita mengambil pelajaran serta hikmah dari seekor nyamuk atau lalat yang juga “bernasib sama”, yaitu sama-sama dicap menjijikkan, kotor dan biang penyakit.

Nah, berikut ini sifat-sifat baik yang ada pada seekor anjing.

Pertama, anjing adalah hewan yang seringkali merasakan lapar. Hal ini mengingatkan kita pada keadaan orang-orang yang saleh. Orang-orang saleh adalah mereka yang senantiasa ruhaninya merasakan lapar akan ”harapan dan rindu” untuk diridlai dan dicintai oleh Allah SWT. Bagi orang-orang saleh, setiap perintah Allah SWT adalah pengenyang lapar ruhaninya, dan setiap detik usia adalah waktu untuk bersantap. 

Kedua, pada umumnya anjing tidak memiliki tempat tinggal yang mewah di dunia. Anjing tidak pernah meminta diberikan tempat tinggal yang mewah kepada tuannya. Di manapun ia ditempatkan, ia akan dengan senang hati menerimanya. Sama seperti halnya orang yang berpasrah diri (tawakkal) kepada Allah SWT. Insan yang bertawakkal adalah mereka yang menyerahkan segala urusan hidupnya kepada Allah SWT. Karenanya, di manapun, bagaimanapun dan seperti apapun keadaan dirinya, ia tidak pernah berkeluh kesah karena kuatnya keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan apa yang dibutuhkan olehnya, bukan apa yang diinginkan.

Ketiga, Anjing adalah hewan yang biasanya hanya tidur sebentar, seperti keberadaan orang yang punya kecintaan besar pada Allah (muhibbin). Seorang pecinta Tuhan, lebih banyak menggunakan waktunya untuk mendekatkan diri kepada-Nya, daripada “membuangnya” percuma dengan tidur yang berlebihan. Bahkan ketika tidurpun, ruhaninya tetap “siaga” dan “terjaga” untuk mengingat Allah.

Keempat, anjing tidak memiliki harta, sebagaimana kondisi orang-orang zuhud atau merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah SWT kepadanya.

Kelima, anjing tidak akan meninggalkan tuannya sendirian, kendati tuannya sendiri tidak menghiraukannya, seperti sifat orang-orang yang selalu ingin dekat pada Allah (muridin).

Keenam, anjing rela ditempatkan di mana saja, seperti sifatnya orang-orang tawadlu’.

Ketujuh, anjing rela untuk pergi dari tempat di mana ia diusir ke tempat lainnya, seperti sifatnya orang-orang yang ridla kepada kehendak Allah.

Kedelapan, jika seekor anjing dipukul lalu diberi sesuatu. Ia akan kembali dan mengambilnya tanpa merasa dendam, seperti sifat orang-orang yang khusyu’.

Masih banyak sebenarnya sifat-sifat baik yang terdapat pada seekor anjing yang bisa kita jadikan sebagai sebuah tauladan. Tinggal terserah kita saja, mau tidak belajar dari seekor anjing?

Wallaahulmuwaffiq ilaa aqwaamiththoriq.

83 Komentar

Filed under wawasan ilmu

HIKMAH AIR MATAKU ,AIR MATAMU sr.1

Asalamualaikum wr wb,
Para sesepuh dan semua
teman-teman Bolobumi yang
saya hormati ijinkalanlah sy yg
fakir ini berbagi informasi.
Menangislah, jika itu melegakan
perasaan, walau tangisan tak
mengubah suratan.Menangis bukan sekedar
pelampiasan perasaan.
Menangis merupakan reaksi Baca lebih lanjut

344 Komentar

Filed under Agama, Artikel, wawasan ilmu

WUDHU DAN SHOLAT(serial ruwatan)

Assalamu alaikum wr.Wb. melanjutkan tulisan kemarin tentang tahapan ruwatan yang sebenarnya sudah tiap hari kita lakukan namun justru karena kita lakukan tiap hari wudhu dan sholat kita anggap hal yang biasa saja.Maka pelan2 mari kita kembali menghayati/menikmati wudhu dan sholat.Dalam hadits disebutkan setan akan menjerit kesakitan dan menangis bila manusia membaca alfatehah dan manusia sujud.Tiap hari kita bc alfatehah dan sujud.Tapi setan masih nekat bercokol dalam diri kita.Setan yang saya maksud adalah SYAITHONUL JIN bukan setan dari diri kita sendiri.Entah percaya atau tidak hampir 60% umat islam sudah kemasukan SYAITHONUL JIN ini.Dari mana hasil survei tsb saya dapatkan?.Kebetulan saya aktif dibeberapa pengajian yang berbeda2 disaat acara tertentu kami diberi kesempatan waktu untuk berbicara.Saat yang kami bahas mistik walau dipengajian forum keagamaan.Awalnya teman2 terutama dr kajian rutin PKS mengatakan saya penyebar tahayul namun setelah kami berhasil membuktikan kepada para korban ada yg pandanganya kabur diusia muda dan penyakit2 yang tak kunjung sembuh terutama para korban mulai percaya bahwa dirinya telah dirasuki SYAITHONUL JIN.Awalnya mereka beranggapan sakit/problem biasa saja namun setelah mereka merasakan langsung saat melakukan pembersihan jiwa lewat ritual keagamaan yang memang harus diperbaiki dari sebelumnya mereka merasakan janggal,waktu sholat pundaknya panas.Bc alquran dg tadzabur mau muntah.Ada yang pernah ruqyah lebih dr 10x tidak ada reaksi tp kami suruh bc surat alburuuj dg tadzabur katanya kupingnya terasa diputus.Mungkinkah hal itu terjadi kalau dlm diri orang tsb tidak ada apa2nya?.Dan setiap pertemuan dikota2 yg berbeda2 kami ungkap tentang FENOMENA MISTIS dan MENDETEKSI ENERGI NEGATIF dan 80% dari peserta yang hadir mengatakan mas saya merasakan gejala dari yang mas ungkap.Kenapa hal itu terjadi? Karena kurangnya penghayatan kita dalam beragama.Kalau masalah wawasan ilmu agama kami yakin wawasan generasi sekarang lebih luas tp unt penghayatan amaliahnya yang perlu dimantapkan.Kami mencoba memulai dari dasar untuk membentengi sekaligus mengeluarkan kekuatan2 syaithonul jin dari jiwa kita melalui penghayatan amaliah keagamaan.WUDHU:inilah dasar pertama.Niatkan sebelum wudhu membersihkan kita sebagai jiwa.Nikmati proses wudhu tetesan dan usapan2 air waktu wudhu.
PERTAMA WAKTU MEM
BASUH TANGAN.Gesek2kan kedua telapak tangan untuk membuka kutub2 kekuatan kita dan niat membersihkan telapaknya jiwa.Bukankah para praktisi prana reiki kl menyalurkan energinya lewat telapak tangan tdk melalui cakra ajna/mahkota?karena ditelapak kita menyimpan radar dan banyak simpul2 pembuka.Pernahkan kita memperhatikan garis2 tangan kita sendiri?Tp jangan meramal.
BERKUMUR MULUT.niatkan membersihkan kotoran lahir dan batin yang teleh menempel maupun yg masuk lewat mulut.Ada hadist bila kita makan tdk bc basmalah maka setan masuk lwt mulut bersama makanan.Niatkan bersihkan waktu kita wudhu.
BERKUMUR HIDUNG.selain mulut lobang tubuh lainya yg sering buat jalan masuknya setan adalah hidung.Ada hadits sesungguhnya setan bergantungan dibulu hidung manusia..Ini berguna bg yang sering punya keluhan sakit kepala asal benar2 diniati dan dihayati.
MENGUSAP MUKA.Lakukanlah dg pelan2 penuh penghayatan dan niatkan membersihkan wajah lahir dan wajah jiwa.Begitupula saat MEMBASUH DAN MENGUSAP KEPALA DAN MEMBASUH DAN MENGUSAP KE 2 TANGAN.
MEMBASUH DAN MENGUSAP 2 TELINGA.usaplah sisi luar dan agak dalam bagian telinga.Lebih bagus kita bc ulang buku tentang wudhu.Inilah lubang yang prosentasenya paling sering dilewati setan.Buktikan tips ini bila ada teman/keluarga punya keluhan janggal dan anda punya sebuah amalan yg telah diistiqomahkan.Bacalah amalan tsb beberapa saat lalu tiupkan ke kuping mereka jarak dekat.Kl mereka kemasukan setan maka terasa tiupan anda bukan tiupan yg lumprah terasa panas atau clekit2.Lalu bedan dg meniup dibagian lain dg tehnik yg sama.Tentu reaksinya berbeda.Niatkan membersihkan kotoran lahir batin yg masuk lewat telinga.Atau bg anda yang punya keluhan aneh2 kl anda perhatikan sblm keluhan itu menjangkiti anda pasti terjadi hal yang aneh pd telinga entah panas atau kleler2 spt ada semut tp bila diteliti tdk ada apa2nya.LALU MEMBASUH dan MENGUSAP KAKI.Kita lakukan wudhu dengan niat yg kuat dan tidak tergesa2 menghayati tetesan2 dan usapan air dan jangan lupa berdoa setelah Wudhu…Lalu baru kita baru mengerjakan sholat.Bersambung….

592 Komentar

Filed under Agama, Artikel, RUHANI, wawasan ilmu

PENGALAMAN GUNAKAN ASR @asr,amr,rdr,akr,alr..dll

Laskar jawi,

Asalamualaikum wr wb,ini hanya sedikit kisah saat pertama kali saya tahu asma sunge rajeh(jawa:ilmu kali gede).saat aku dpt info selebaran akan ada bai’at yg diadakan sebuah ponpes di lembaran itu Baca lebih lanjut

399 Komentar

Filed under wawasan ilmu

SENDANG KUNING JADIKAN KAYA

Wahyu saputro

SENDANG KUNINGadalah tempat keramat yg berada diDESA
KERTAMUKTI,,KECAMATAN WELERI,,KENDAL (JAWA TENGAH)
Tempat ini menjadi perburuan para pencari Baca lebih lanjut

281 Komentar

Filed under wawasan ilmu

PENGALAMAN PAKAI ASMA’ 3 QUL

andi darma
darmaandi93@yahoo.co.id

assalamualaikum wr wb. Salam asah asih asuh kagem ki risang yg terh0rmat dan ki ahmad rock. Di artikel yg q buat ini, q akan critakan pengalaman q, setelah Baca lebih lanjut

63 Komentar

Filed under wawasan ilmu

GOA MAHARANI NAN EKSOTIS

Oleh : Wong Mbohol
Goa ini letaknya sangat strategis dan menarik karena terletak di dekat pantai kurang lebih 500 m dan berada di tepi jalan Gresik-Tuban tepatnya di kecamatan Paciran Lamongan. Salah satu keajaiban alam berupa gua istanamaharani yang menyimpan Baca lebih lanjut

95 Komentar

Filed under wawasan ilmu

OYOT NIMANG

TERSANDUNG OYOT NIMANG
Oleh : Wong Mbohol
OYOT NIMANG | Suatu akar
gaib yang bisa menghilangkan
ingatan atau kesadaran
seseorang, yang tanpa sengaja
menginjak atau melompatinya.
Orang yang kena pengaruh Oyot
Nimang berjalannya akan terus
berputar-putar di tempat yang
sama, tapi ia merasa berjalan ke
tempat Baca lebih lanjut

282 Komentar

Filed under wawasan ilmu