JANGAN SAKITI ISTRI…?

Nurhamzah@gmail.com

Asalamualaikum,melancarkan rejeki ini
saya dapat tanpa sengaja.
Beberapa tahun yang lalu,
tepatnya sekitar tahun 1994-an
saat saya berangkat kuliah, saya
bertemu dengan orang yang
memberikan wejangan ini. Hari
itu saya terburu-buru berangkat
ke tempat kuliah, maklum hari
itu saya agak terlambat padahal
hari itu mata kuliah favorit saya.
Saat hujan turun tiba-tiba, saya
baru sadar kalau lupa
membawa mantel, akhirnya
berteduhlah saya di sudut
sebuah warung. Di tempat itu
saya berkenalan dengan
seorang yang sangat baik, dia
seorang menantu kyai pemilik
pondok pesantren. Obrolan
kami tambah seru saat
menginjak materi rejeki bagi
manusia.
Kisah
Pekerjaan dia adalah pekerjaan
serabutan. Dia tidak memiliki
pekerjaan tetap, tetapi dia
bersyukur bisa mencukupi
kebutuhan keluarganya dengan
baik. Sandang, pangan, dan
perhiasan untuk istrinya selalu
tercukupi tanpa kekurangan.
“Itulah misteri rejeki mas”, Kata
orang itu pada saya. Saat saya
tanya apa rahasianya rejeki dia
selalu berlimpah, jawaban dia
terletak pada selalu bersyukur,
dan terpenting jangan pernah
sedikitpun menyakiti atau
membuat kecewa istri. “Itu
wejangan yang selalu diberikan
oleh mertua saya, dan saya
membuktikan sendiri sampai
sekarang”, kata orang itu
dengan wajah serius.
Dengan selalu bersyukur,
bahkan saat terkena musibah
sekalipun, kenikmatan yang
akan kita terima akan ditambah
oleh Allah. “Itu janji Allah,
bukan main-main mas”, kata
orang itu. Janji Allah tentang
umatnya yang mau bersyukur
memang sering kita dengar
dalam berbagai kotbah atau
ceramah agama. Jika kita mau
menghitung berapa nikmat yang
diberikan
Allah pada kita, pasti
tidak akan pernah habis. Itulah
gambaran rasa syukur yang
harus kita ungkapkan, tapi
terkadang banyak manusia yang
lupa mensyukuri nikmat
tersebut.
Berikutnya jangan sakiti istri
anda. Inilah poin yang saya
pegang terus sampai sekarang.
Pekerjaan seorang istri adalah
pekerjaan terberat dalam
keluarga. Seorang istri harus
selalu melayani suami,
melahirkan dengan taruhan
nyawa. Membesarkan dengan
susah payah, terkadang rela
mengorbankan waktunya agar
anaknya bisa tumbuh sehat dan
berbagai pengorbanan yang tak
terhitung saat harus berusaha
memenuhi serta melayani
kebutuhan suami dan anak-
anaknya. Dengan melihat
beratnya tugas sang istri di atas,
tegakah anda menyakiti istri
anda?
Menurut orang yang saya kenal
tersebut, banyak tidaknya rejeki
yang dia terima terkadang
tergantung pada perlakuannya
pada sang istri. Saat dia keluar
rumah mencari sesuap nasi
dengan niat membahagiakan
istrinya (saat itu dia belum
punya anak), rejeki yang dia
terima hari itu pasti banyak.
Sebaliknya jika saat berangkat
mencari nafkah dia sebelumnya
menyakiti hati istrinya,
terkadang dia tidak mendapat
hasil apapun yang bisa dibawa
pulang.
Kisah di atas mungkin terkesan
dibuat-buat, tetapi saya baru
sadar dan merasakan sendiri
saat saya sudah berkeluarga.
Apa yang saya alami sama persis
dengan
yang dialami orang
yang saya kenal beberapa
tahun yang lalu tersebut. Istri
memang mempunyai peranan
sangat besar dalam
mendatangkan rejeki bagi kita.
Mungkin doa istri mempunyai
kekuatan yang dahsyat bagi
sebuah keluarga. Pesan saya,
jangan pernah sedikitpun
menyakiti hati istri anda jika
ingin rejeki kita berlimpah.
Semoga kisah ini berguna bagi
anda semua.
Sukses untuk anda….. Wasalam

Iklan

132 thoughts on “JANGAN SAKITI ISTRI…?”

  1. Amin… kang ahmadr
    insya Alloh selain sodakoh, do’a dan ikhtiar untk memperlancar rejeki adalah pido’a dari Ibu dan istri, dan sangat baik bila do’a ibu dan istri adalah sama…

    Suka

  2. puasa gak saur…maklum anak kost…di niatin semangat2 emang ngaruh tapi cuman 2-3 jam selebihnya lemessss…ya udah klobotan saja ala romo…hihihi

    Suka

  3. Ngomong2 mslh rejeki.. saya prihatin dg anak isteri kakak ipar saya, dia pngn hidup mewah, jaga gengsi tp tdk mengukur kemampuan diri sendiri. dia sering mengorbankan kepentingan anak isteri. dia punya utang puluhan juta kpd tetangga, bank, teman2 nya dll tp dia tdk sanggup membayar, dia kabur ke luar daerah. anak isteri nya yg tdk tau apa apa ttng hutang itu yg jd korban dikejar kejar penagih hutang dan disuruh melunasi. motor anak nya yg baru lunas nyicil sampai disita dept kolektor pdhl anak nya tdk tahu apa apa. ayah kok durhaka kpd anak isteri.

    Suka

  4. Sebuah cerita yang inspiratif. Biasanya dan memang seringkali, jika ibu rumah tangga dianggap sebagai profesi, maka jam kerja seorang istri adalah 24 jam. Profesi apa lagi yang punya jam kerja sebanyak itu. Pengabdian seorang istri memang harus dihargai.

    Suka

↓ ungkapan SILATURAHMI .~terima kasih atas kunjungannya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s