PUASA

Santrisirajudin,
santrisirajudin@gmail.com

Asalamualaikum.Kamus Besar Bahasa Indonesia, kataDalam
“marhaban” diartikan sebagai “kata seru untuk
menyambut atau menghormati tamu (yang berarti
selamat datang).” Ia sama dengan ahlan wa sahlan
yang juga dalam kamus tersebut diartikan “selamat
datang.”
Walaupun keduanya berarti “selamat datang” tetapi
penggunaannya berbeda. Para ulama tidak
menggunakan ahlan wa sahlan untuk menyambut
datangnya bulan Ramadhan, melainkan “marhaban ya
Ramadhan”.
Ahlan terambil dari kata ahl yang berarti “keluarga”,
sedangkan sahlan berasal dari kata sahl yang berarti
mudah. Juga berarti “dataran rendah” karena mudah
dilalui, tidak seperti “jalan mendaki”. Ahlan wa sahlan,
adalah ungkapan selamat datang, yang dicelahnya
terdapat kalimat tersirat yaitu, “(Anda berada di
tengah) keluarga dan (melangkahkan kaki di) dataran
rendah yang mudah.”
Marhaban terambil dari kata rahb yang berarti “luas”
atau “lapang”, sehingga marhaban menggambarkan
bahwa tamu disambut dan diterima dengan dada
lapang, penuh kegembiraan serta dipersiapkan
baginya ruang yang luas untuk melakukan apa saja
yang diinginkannya. Dari akar kata yang sama
dengan “marhaban”, terbentuk kata rahbat yang
antara lain berarti “ruangan luas untuk kendaraan,
untuk memperoleh perbaikan atau kebutuhan
pengendara guna melanjutkan perjalanan.” Marhaban
ya Ramadhan berarti “Selamat datang Ramadhan”
mengandung arti bahwa kita menyambutnya dengan
lapang dada, penuh kegembiraan; tidak dengan
menggerutu dan menganggap kehadirannya
“mengganggu ketenangan” atau suasana nyaman
kita.
Marhaban
ya Ramadhan, kita ucapkan untuk bulan
suci itu, karena kita mengharapkan agar jiwa raga
kita diasah dan diasuh guna melanjutkan perjalanan
menuju Allah SWT
Ada gunung yang tinggi yang harus ditelusuri guna
menemui-Nya, itulah nafsu. Di gunung itu ada lereng
yang curam, belukar yang lebat, bahkan banyak
perampok yang mengancam, serta iblis yang merayu,
agar perjalanan tidak melanjutkan. Bertambah tinggi
gunung didaki, bertambah hebat ancaman dan
rayuan, semakin curam dan ganas pula perjalanan.
Tetapi, bila tekad tetap membaja, sebentar lagi akan
tampak cahaya benderang, dan saat itu, akan tampak
dengan jelas rambu-rambu jalan, tampak tempat-
tempat indah untuk berteduh, serta telaga-telaga
jernih untuk melepaskan dahaga. Dan bila perjalanan
dilanjutkan akan ditemukan kendaraan Ar-Rahman
untuk mengantar sang musafir bertemu dengan
kekasihnya, Allah SWT Demikian kurang lebih
perjalanan itu dilukiskan dalam buku Madarij As-
Salikin.
Tentu kita perlu mempersiapkan bekal guna
menelusuri jalan itu. Tahukah Anda apakah bekal itu?
Benih-benih kebajikan yang harus kita tabur di lahan
jiwa kita. Tekad yang membaja untuk memerangi
nafsu, agar kita mampu menghidupkan malam
Ramadhan dengan shalat dan tadarus, serta siangnya
dengan ibadah kepada Allah melalui pengabdian
untuk agama, bangsa dan negara. Semoga kita
berhasil, dan untuk itu mari kita buka lembaran Al-
Quran mempelajari bagaimana tuntunannya.
PUASA MENURUT AL-QURAN
Al-Quran menggunakan kata shiyam sebanyak
delapan kali, kesemuanya dalam arti puasa menurut
pengertian hukum syariat. Kata ini juga terdapat
masing-masing sekali dalam bentuk perintah berpuasa
di
bulan Ramadhan, sekali dalam bentuk kata kerja
yang menyatakan bahwa “berpuasa adalah baik
untuk kamu”, dan sekali menunjuk kepada pelaku-
pelaku puasa pria dan wanita, yaitu ash-shaimin
wash-shaimat.
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa (shiyamu)sebagaimana diwajibkan atas
orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
(QS. Al-Baqarah [2] : ayat 183)
Kata-kata yang beraneka bentuk itu, kesemuanya
terambil dari akar kata yang sama yakni sha-wa-ma
yang dari segi bahasa maknanya berkisar pada
“menahan” dan “berhenti” atau “tidak bergerak”.
Manusia yang berupaya menahan diri dari satu
aktivitas –apa pun aktivitas itu– dinamai shaim
(berpuasa). Pengertian kebahasaan ini, dipersempit
maknanya oleh hukum syariat, sehingga shiyam
hanya digunakan untuk “menahan diri dari makan,
minum, dan upaya mengeluarkan sperma dari
terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari”.
Kaum sufi, merujuk ke hakikat dan tujuan puasa,
menambahkan kegiatan yang harus dibatasi selama
melakukan puasa. Ini mencakup pembatasan atas
seluruh anggota tubuh bahkan hati dan pikiran dari
melakukan segala macam dosa.
Betapa pun, shiyam
atau shaum –bagi manusia– pada
hakikatnya adalah menahan atau mengendalikan diri.
Karena itu pula puasa dipersamakan dengan sikap
sabar, baik dari segi pengertian bahasa (keduanya
berarti menahan diri) maupun esensi kesabaran dan
puasa.
Hadis qudsi yang menyatakan antara lain bahwa,
“Puasa untuk-Ku, dan Aku yang memberinya
ganjaran” dipersamakan oleh banyak ulama dengan
firman-Nya dalam surat Az-Zumar (39): 10.
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah
yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. (QS. Az-
Zumar (39): 10)
Orang sabar yang dimaksud di sini adalah orang yang
berpuasa.
Ada beberapa macam puasa dalam pengertian
syariat/hukum sebagaimana disinggung di atas.
1. Puasa wajib sebutan Ramadhan.
2.
Puasa kaffarat, akibat pelanggaran, atau
semacamnya.
3. Puasa sunnah.
Tulisan ini akan membatasi uraian pada hal-hal yang
berkisar pada puasa bulan Ramadhan.
PUASA RAMADHAN
Uraian Al-Quran tentang puasa Ramadhan, ditemukan
dalam surat Al-Baqarah (2): 183, 184, 185, dan 187. Ini
berarti bahwa puasa Ramadhan baru diwajibkan
setelah Nabi saw tiba di Madinah, karena ulama Al-
Quran sepakat bahwa surat Al-Baqarah turun di
Madinah. Para sejarawan menyatakan bahwa
kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan
ditetapkan Allah pada 10 Sya’ban tahun kedua Hijrah.
Apakah kewajiban itu langsung ditetapkan oleh Al-
Quran selama sebutan penuh, ataukah bertahap?
Kalau melihat sikap Al-Quran yang seringkali
melakukan penahapan dalam perintah- perintahnya,
maka agaknya kewajiban berpuasa pun dapat
dikatakan demikian. Ayat 184 yang menyatakan
ayyaman ma’dudat (beberapa hari tertentu) dipahami
oleh sementara ulama sebagai tiga hari dalam
sebutan yang merupakan tahap awal dari kewajiban
berpuasa. Hari-hari tersebut kemudian diperpanjang
dengan turunnya ayat 185.
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana diwajibkan atas umat-umat
sebelum kamu agar kamu bertakwa, (QS. Al-Baqarah
(2): 183)
(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka
barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau
dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah
baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan
itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-
orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak
berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan
seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan
hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih
baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika
kamu mengetahui.(QS. Al-Baqarah (2): 184)
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan
Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan
(permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia
dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan
pembeda
(antara yang hak dan yang bathil). Karena
itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri
tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia
berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau
dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah
baginya berpuasa), sebanyak hari yang
ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah
menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak
menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah
kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah
kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang
diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.(QS. Al-
Baqarah (2): 185)
Pemahaman semacam ini menjadikan ayat-ayat
puasa Ramadhan terputus-putus tidak menjadi satu
kesatuan. Merujuk kepada ketiga ayat puasa
Ramadhan sebagai satu kesatuan, Quraish Shihab
lebih cenderung mendukung pendapat ulama yang
menyatakan bahwa Al-Quran mewajibkannya tanpa
penahapan. Memang, tidak mustahil bahwa Nabi dan
sahabatnya telah melakukan puasa sunnah
sebelumnya. Namun itu bukan kewajiban dari Al-
Quran, apalagi tidak ditemukan satu ayat pun yang
berbicara tentang puasa sunnah tertentu.
Uraian Al-Quran tentang kewajiban puasa di bulan
Ramadhan, dimulai dengan satu pendahuluan yang
mendorong umat islam untuk melaksanakannya
dengan baik, tanpa sedikit kekesalan pun.
Perhatikan surat Al-Baqarah (2): 183. ia dimulai dengan
panggilan
mesra, “Hai orang-orang yang beriman,
diwajibkan kepada kamu berpuasa.” Di sini tidak
dijelaskan siapa yang mewajibkan, belum juga
dijelaskan berapa kewajiban puasa itu, tetapi terlebih
dahulu dikemukakan bahwa, “sebagaimana
diwajibkan terhadap umat-umat sebelum kamu.” Jika
demikian, maka wajar pula jika umat Islam
melaksanakannya, apalagi tujuan puasa tersebut
adalah untuk kepentingan yang berpuasa sendiri
yakni “agar kamu bertakwa (terhindar dari siksa).”
Kemudian Al-Quran dalam surat Al-Baqarah (2): 184,
185 menjelaskan bahwa kewajiban itu bukannya
sepanjang tahun, tetapi hanya “beberapa hari
tertentu,” itu pun hanya diwajibkan bagi yang berada
di kampung halaman tempat tinggalnya, dan dalam
keadaan sehat, sehingga “barangsiapa sakit atau
dalam perjalanan,” maka dia (boleh) tidak berpuasa
dan menghitung berapa hari ia tidak berpuasa untuk
digantikannya pada hari-hari yang lain. “Sedang yang
merasa sangat berat berpuasa, maka (sebagai
gantinya) dia harus membayar fidyah, yaitu memberi
makan seorang miskin.” Penjelasan di atas ditutup
dengan pernyataan bahwa “berpuasa adalah baik.”
Setelah itu disusul dengan penjelasan tentang
keistimewaan bulan Ramadhan, dan dari sini datang
perintah-Nya untuk berpuasa pada bulan tersebut,
tetapi kembali diingatkan bahwa orang yang sakit
dan dalam perjalanan (boleh) tidak berpuasa dengan
memberikan penegasan mengenai peraturan
berpuasa sebagaimana disebut sebelumnya. Ayat
tentang kewajiban puasa Ramadhan ditutup dengan
“Allah menghendaki kemudahdn untuk kamu bukan
kesulitan,” lalu diakhiri dengan perintah bertakbir dan
bersyukur. Ayat 186 tidak berbicara tentang puasa,
tetapi tentang doa. Penempatan uraian tentang doa
atau penyisipannya dalam uraian Al-Quran tentang
puasa tentu mempunyai rahasia tersendiri. Agaknya ia
mengisyaratkan
bahwa berdoa di bulan Ramadhan
merupakan ibadah yang sangat dianjurkan, dan
karena itu ayat tersebut menegaskan bahwa “Allah
dekat kepada hamba-hamba-Nya dan menerima doa
siapa yang berdoa.”
Selanjutnya ayat 187 antara lain menyangkut izin
melakukan hubungan seks di malam Ramadhan, di
samping penjelasan tentang lamanya puasa yang
harus dikerjakan, yakni dari terbitnya fajar sampai
terbenamnya matahari.
Banyak informasi dan tuntunan yang dapat ditarik dari
ayat-ayat
di atas berkaitan dengan hukum maupun
tujuan puasa.Wasalam

Iklan

49 thoughts on “PUASA”

  1. wangalaikum salam,,,absen pagi
    slim kang risang,kang zakky?
    Kata yg mampu menciptakan kedamaian adlh maaf dan wktu yg pling mulia tuk mengucapkannya adlah ramadhan,
    Ssya pribadi mengucapkan marhaban ya ramadhan,,

    Suka

  2. asalamualaikum..wr-wb.

    Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, dan saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada poro BoloBumi semuanya apabila ada kata-kata yang tidak berkenan di setiap komentar yang saya tulis.

    absen pagi,
    salam hormat buat
    @ romo kyai risang,ki banyugeni, ki Gus nunub,ki kamajaya,kigiri,ki jbk,km arief,ki zakky,ki war,ki sidomulyo,ki go kong,ki sabrang,ki maning,ki daffa,ki @joe,ki bejo ndalek,mba jagad Arasy, km mbohol, mbah denwiek, kang langlang-buwana, mbah gempleng, kang supernova, ki lilo, ki tapak sakti, ki sabrang, gus Daffa,mbah ochim, ki Belma, ki kinyan, ki sammy,ki jagar@ksa, Singo dirono, Mas Cetho, wali9puluh, Orgib, laskar jawi, mbah jambrong jpr, ki enda, ki gelung hitam, majubie, sanggu, yudha kelana, ki glondorz, km ridwan, km azis, km rahman ar, cah kinyan, suto, donjuan2000, semprul siji-pitu, kang sajjani, km watualas, km adhi k, cah kudus, gunawan, abu yahya, joko sabar, lanang jaya, itokz, tomcat, kangABR, kangglundung peringist,kang diwantoro, kang lembah manah, m@n, kancane mbah sastro, arie andrepati, wira, singadimeja, aji setiawan, wadag semu, sosropati, joko sabar, ridwan mertani, H.Eko S, abah ano 18, bolodewe,sha’i, Bambang permadi, Astokinaryojopo, Anto makassar, star, yusuf, bangkit, anto makassar, pak agus balung, val young wicaksono, anugerah, JAVAS, ucup, kraton dan BB lover lainnya mohon maaf kalo tidak di sebutkan. selamat beraktivitas semua

    Suka

  3. Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, dan saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada poro BoloBumi semuanya apabila ada kata-kata yang tidak berkenan di setiap komentar yang saya tulis.

    absen pagi,
    salam hormat buat
    @ romo kyai risang,ki banyugeni, ki Gus nunub,ki kamajaya,kigiri,ki jbk,km arief,ki zakky,ki war,ki sidomulyo,ki go kong,ki sabrang,ki maning,ki daffa,ki @joe,ki bejo ndalek,mba jagad Arasy, km mbohol, mbah denwiek, kang langlang-buwana, mbah gempleng, kang supernova, ki lilo, ki tapak sakti, ki sabrang, gus Daffa,mbah ochim, ki Belma, ki kinyan, ki sammy,ki jagar@ksa, Singo dirono, Mas Cetho, wali9puluh, Orgib, laskar jawi, mbah jambrong jpr, ki enda, ki gelung hitam, majubie, sanggu, yudha kelana, ki glondorz, km ridwan, km azis, km rahman ar, cah kinyan, suto, donjuan2000, semprul siji-pitu, kang sajjani, km watualas, km adhi k, cah kudus, gunawan, abu yahya, joko sabar, lanang jaya, itokz, tomcat, kangABR, kangglundung peringist,kang diwantoro, kang lembah manah, m@n, kancane mbah sastro, arie andrepati, wira, singadimeja, aji setiawan, wadag semu, sosropati, joko sabar, ridwan mertani, H.Eko S, abah ano 18, bolodewe,sha’i, Bambang permadi, Astokinaryojopo, Anto makassar,Alghifari , yusuf, bangkit, anto makassar, pak agus balung, val young wicaksono, anugerah, JAVAS, ucup, kraton dan BB lover lainnya mohon maaf kalo tidak di sebutkan. selamat beraktivitas semua

    Numpang copypase kang mas Alghifari.

    Suka

  4. wa alaikum salam wr wb
    marhaban ya ramadhan…
    Lahir bathiiin…
    Akang santri
    akang alghifari
    akang the stars
    pak D
    kang banyu
    kang zakky
    kangmas guru Risang
    kangmas Tukimin
    kangmas Rudy
    kang Glondorz
    kang ibanez
    kang wira
    kang cilintrix
    kangmas nunub
    kang Sun go kong
    kangmas Yudha K
    kang Jbk
    mbah Lj
    kang antok j
    kang m@ning
    kang kraton
    kang bangkit
    kang anugrah
    Mbak/Teh Jagad.arasy
    Teh Tika
    mbah boemi
    kang javas
    pak Agus balung

    Suka

  5. kang jaga raksa
    kang watualas/oki
    kangmas togog
    pak pur
    kangmas wong ireng/iwak badher
    shaun the sheep
    mbah Bolodewe
    kangmas War
    kangmas menoreh
    akang mbah dll
    maaf yg tdk kesebut
    pokoke pribadi ini mohon di maafkan pasti ada khilaf dlm bertutur kata juga bahasa…
    Wilujeng dongkap Ya Ramadhan…

    Suka

  6. Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
    Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
    Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
    Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT

    atas nama pribadi dan keluarga..
    Mohon maaf atas segala kekhilafan..
    Mohon maaf atas segala kelancangan..
    Mohon maaf atas segala tutur kata dan bahasa..
    Mohon maaf lahir dan bathin..

    Suka

  7. Wa’alaikum salaam wrwb, salim semuanya… Amin utk do’a-do’a sdulur semuanya… @kmas Banyu, ada ssuatu di inboxnya, hehehe…

    Suka

  8. Ass.. Lama tak absen MARHABAN YA RAMADHAN..
    Sudah banyak tutur kata yg terucap, sudah pasti banyak tutur kata yg tersilap, semga keluarga besar songgobumi semuanya bisa memaafkan lahir dan batin atas segala kesalahan kesilapan saya yg di sengaja maupun yg ga di sengaja… Salam rahayu buat semuanya………..

    Suka

  9. absen siang,,,
    bagun dri istirahat,slim sedoyoo sedulur bolobumi,selamat beraktifitas?
    Sekli lgi saya pribadi mengucapakn marhaban ya ramadhan,mohn mf lhir batin.
    Mhn maaf bila ada kata yg tdk berkenan dlm tulisan diblog & sikap saya.
    Semga dimaafkan semua keslhan kita semua dibulan ramadhan ini,,Amiinnn

    Suka

  10. Mungkin hari-hari yang lewat telah menyisakan
    sebersit kenangan yang tak terlupa…..,ada salah, ada
    khilaf, ada dosa yang mengikuti perjalanan hari – hari
    itu.
    agar
    tak ada sesal, tak ada dendam, tak ada
    penyesalan ….
    mari kita sama-sama sucikan hati,diri,dan jiwa kita.
    Marhaban Yaa Ramadhan………………
    tak terasa satu tahun telah terlewat kan kini ia
    mengunjungi kita lagi Ramadhan Yamarhaban Bulan
    Penuh Berkah, Bulan Penuh Rahmad, Bulan Penuh
    Ampunan ……. Sungguh mualia Bulan Suci Rahmadhan
    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa …

    Suka

  11. marhaban yaa ramadhan

    salam salim sedulur sbm smuanya..

    mohon maaf lahir bathin sy ucapkan bila ada salah serta khilaf…

    Suka

  12. Assalamu,alaikum…..salaaaaam saliiiiim semua sedulur mbah2 sepuh2…nderek silaturahmi teng mriki…..lama ga hadir… Smoga smuanya sllu dlm keadaan baik sehat dn barokah….

    Suka

  13. Salaaaaam saliiim mbah arief mbah zakki..alhamdulillah kondisi sdh mulai menuju baik..wlpun masih lemes dn badn juga mata masih kuning mbah… Saya kangen aj sm sedulur2 sbm smua.. 🙂

    Suka

  14. Assalamualaikum,
    hadir menjelang malam…

    bersih2, bersih2, bersihkan jasmani dan ruhani untuk menyambut bulan Romadhon,
    Dimulai dengan saling maaf memaafkan.

    Mohon maaf lahir dan batin…
    Semangat menyambut bulan suci Romadhon

    Suka

  15. Asslmkm… Marhaban ya sahru romadhon mf lahir batin buat semua saodara bolo bumi… Numpang nanya no ki risang yg bisa di hubungi berapa y… Aku tlp ke no exis ko’ dah g aktf. Trima kasih salam hangat persaudaraan.

    Suka

  16. CERMIN

    Siapa itu disana
    itukah aku
    aku memandang aku
    kehitaman rupaku
    punca segala dosa
    kerana bakti pada noda
    tapi aku mahu begini
    merendahkan martabatku
    engkau melihat aku
    sama seperti melihat dirimu.

    Siapa itu disitu
    itukah engkau
    cahaya yang berkilau
    menyinari seri wajahmu
    punca segala makrifat
    kerana bakti pada hakikat
    tapi engkau mahu begitu
    mengatasi batas fanaqmu
    engkau melihat aku
    sama seperti melihat dirimu.

    Selamat menyambut datangnya Bulan Suci Romadhon….
    mohon maaf atas segala kekhilafan, kesalahan baik yg disengaja
    ataupun tdk disengaja…

    semoga diri kita kembali menjadi fitri…seputih salju… amiin

    Suka

  17. absen mlm,,,,
    wah ketinggaln jauh ni gara2 sinyal gak mendukung,,,,salim semua sedulur bolobumi?
    Seblm beraktiftas ngopi

    Suka

  18. Assalammualaikum……poro sepuh, poro Bolo Bumi, mas guru Kirisang, mas guru Nunub……mas Alighfari…..mas The Stars…..mas a joe………dan yang lain lainya…………..selamat menunaikan ibadah puasa……sepertinya awal romadhon jatuh pada hari sabtu……padahal di pos pantau hilal Cakung, ada yang melihat hilal, dan sudah disumpah…….
    Ah……nderek umaroh kemawon lah……biar aman….

    Suka

  19. He3x,dulu saat lebaran di cakung juga ada 1 yg bilang sudah melihat padahal disumpah lagi juga,tapi setelah di cross cek ke teman2 lainnya yg disitu situ semua bilang gak lihat.

    Suka

  20. Sugeng dalu….kangmas Kraton……kalo saya sih manut fatwa umaroh aja…..Sabtu…..walaupun ada yang hisab dan diperkuat dg tim pantau hilal Cakung yg sudah melihat hilal……saya manut hasil sidang itsbat. Walaupun menurut riwayat, telah datang seorang penggembala yang datang menghadap rasul, melapor, bahwa dia telah melihat hilal, seorang diri, ditanaya oleh nabi, apa betul begitu…..dia jawab “benar”, lalu disumpah…..maka diambillah kesaksian gembala itu sbagai awal Ramadhan/syawal…….Allah maha tau………………
    Sumonggo tergantung ‘krenteg’e ati mas Kraton yang mana……masing masing ada landasan dalilnya, kq….insya Allah……….kalau salah mohon dikoreksi, sedulur……

    Suka

  21. Puasa Jumat atau yang Sabtu, nyumangga’aken…….masing masing punya dalil sendiri, yang kadang masing2 pihak mengklaim lebih benar satu dari yang lain…………Tapi yang jelas…….masalah yang paling penting, adalah … mereka yg tidak puasa, padahal mereka mengaku beriman pada Allah dan Rasulnya…………….sumonggo, mas kraton, puasa Jumat atau Sabtu…..monggo, Allah maha tau…..

    Suka

  22. Jumat atau sabtu … ga masalah yg penting “Rahsa” nya

    Kalo kata Iklan…

    “”Sudah Makan Dulu Sana,… Ada Mie Sedaap Ayam Spesial Tuh”..
    ———————————————————————————
    ABSEN TENGAH MALAM JAM 1..

    ASSALAMUALAIKUM,….ALL BOLO BUMI

    MARHABAN YA ROMADHON….

    Suka

  23. Assalamualaikum Wr.Wb

    Ayo bangun ,wudhu yg sempurna biar tali setan lepas semua…………

    Salam salim Mas Anto,Mas Kraton,,,,,,,,,,,,terus sarapan mie sedap ayam spesial……..Kok..kok…kok..kok..kok

    Suka

  24. Wa alaikum salam….mas Kraton….met pagi kangmas kangmas yang lain…….dan selamat berpuasa…bagi yang berpuasa Jumat ini………………..semoga amal ibadah penjenengan semua diterima Allah SWT…..amin…

    Suka

  25. Aminnn,,,
    Absen pagi,,pulng kerja?Slim ustad risang,kang agus,kang zakky,dll.maaf yg blm disebut,,,awali hri pertma dg niat dihati,,

    Suka

  26. Assalamualaikum, hadir pagi walau dengan napas internet yang megap2…
    Salam salim buat semua sedulur SBM yang sudah hadir duluan… semangat beraktifitas…

    internet telk lgi kacau ya? ampuuunnnn cuma browsingan di ping nyampe 3000ms

    Suka

  27. saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada poro BoloBumi semuanya apabila ada kata tidak berkenan. Selamat menjalankan ibadah Puasa. Wassalam.

    Suka

↓ ungkapan SILATURAHMI .~terima kasih atas kunjungannya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s