SHOLAWAT DA’IM

ﺑِﺴْــــــــــــــــــــــﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ
” Sesungguhnya Allah dan Malaikat-MalaikatNya
bersholwat atas Nabi,wahai orang2 yg beriman
bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkan salam
penghormatan kepadanya ” (QS. Al-Ahzab 56)

Assalamu’alaikum wr wb..
Sholawat da’im atau sholawat sirr adalah sholawat yg
di ucapkan Allah swt kepada baginda Rosulullah
muhammad saw sbgai bentuk kecintaan allah terhadap
rosulullah, begitu pula para malaikat mengucapkan
sholawat terhadap rosulullah sbgai bentuk
penghormatan,tp beda lg bentuk sholawatnya.
Menyambung amanah dari bliau yg mengijzahkn
sholawat daim trsbt kpd saya, di blog tercinta songgo
bumi ini perkenanken saya yg ingusan ini berbagi
sholawat daim,yg mana fadilah dn barokahnya
insyaallah sangt banyak..
Awali dahulu dengan sholat hajat 2 rokaat (sholat
hajatnya nabi yusuf)
Rokaat pertama : al fatihah 5x, al kafirun 5x
Rokaat kedua : al fatihah 5x , al ikhlas 5x
atau dengn ini jg bisa :
Sholat hajat khusus 11 salam.. /tiap 2 rokaat salam
( sholat hajt khusus nya rosulullah )
ﺑِﺴْــــــــــــــــــــــﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ
ALLAHUMMA SHOLLI ALA RUHI MUHAMMAD BiL
ARWAHI WA ALA ALIHI JASADI MUHAMMAD BIL ARSYAD
Dawamkan tiap tengah malem ato tiap selesai sholat
fardhu sebanyaknya atau seikhlasnya…
Untuk tawasulnya gunakan tawasul yg biasa sedulur
pakai aj dn tambahkan…
Khusus : Sunan gunung jati, kyai Basyir gunung lawu,
mbah mangli, Gus mik…
Wassalamu’alaikum wr wb
Salim sembah sungkem tumunduk tunggal

Masnunub ^_^

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

ISI KHODAM KE BATU CINCIN

Asalamualaikum.

Cara 1.

1. Ambil batu yg kiranya kuat yg penting natural alam.semakin kuat mosh batu semakin kuat menjadi tempat kekuatan besar.

2. Datang ke makam aulia waliallah.kenapa ke makam wali insyaallah lebih baik daripada ke makam tokoh sakti yg berilmu hitam.karena kebiasaan tokoh tersebut akan akan kebawa daya batu.minta ijin juru kunci masukkan batu nya di pusara makam tersebut bagian jika di kira kira bagian puser.pendam selama 7 hari. Lalu setiap malam doa kepada allah agar daya khowas wali tersebut nyimpan ke batu tersebut.

3. Ambil setelah 7 hari lalu asapi dgn gaharu dan bacakan dua nur buat .

4. Jika ingintahu berhasil atau tidak tes sengat tangan dgn lebah. Jka lebah terkesan tidak mau.insyaallah berhasil.

Cara 2.

1. Pastikan batu yg akan di isi adalah batu asli natural alam.bukan masakan buatan orang.

2. Pilih warna batu yg sesuai dg warna aura energi yg ingin di isi.
Contoh :
– batu warna merah hitam coklat perak untuk wibawa.kanuragan.
– batu warna hijau untuk
pengasihan.mahabbah.
– batu warna kuning untuk kerejekian.
Tapi sebenarmya warna batu tidaklah penting. Semakin batu nya tinggi kekerasan nya maka muat khodam kelas berat.misal batu yg tinggi kekerasanya yaitu badar besi.badar perak.badar merah.giok.dll.

3. Sebelum di isi dg khodam,batu tsb bacakan do’a yg sesuai dg aura energi yg di inginkan. Contoh : untuk mengisi
khodam kanuragan ke batu berwarna sesuai kesenangan ,bacakan asma’ ya
jabbar ya Qohar,ayat 5, do’a ibnu alwan, dsb. Fungsi do’a ini untuk
“memancing” jenis khodam yg pas dan cocok dgn keinginan.
Aura do’a akan melekat di batu,apalagi dg aura warna batu yg pas
dan sesuai,maka jenis khodam yg datang adalah makhluk energi yg warna gelombang nya sama.walau bukan patokan

4. Kemudian batu olesi dg minyak wangi bibit non alkohol,seperti minyak
Jakfaron.cendana, misik hitam atau putih,kesturi,dlsb. Lalu bungkus dg daun sirih temu ros.

5. Batu yg telah dibungkus daun sirih tsb kemudian taruh di sebuah tempat
angker yg di huni bnyak makhluk halusnya. Berikan kembang telon,yaitu : bunga mawar,bunga
kenanga,dan bunga gading (cempaka kuncup) di dekat bungkusan batu.tidak di beri kembang juga tidak apa.

6. Menaruhnya tengah malam, jika tidak berani maka boleh membawa
teman. Selanjutnya di dekat batu dan kembang,bakari asap harum seperti dupa atau hio. Setelah di nyalakan maka boleh ditinggal pulang.

7. Esok paginya, ambilah batu tsb. Sebelum membuka batu dari daun sirih maka bacakan dulu al fatehah 3
kali. Dijamin,batu anda telah terisi khodam sesuai jenis keinginan anda !
Bisa langsung di buktikan!

Cara 3

1. Ambil siapkan batu natural yg kekerasanya bagus seperti badar perak badar besi yg sejenis itu.

2. Bawa ke gunung .karena di gunung banyak sekali kekuatan halusan yg kuat dan lebuh bersifat baik murni.beda dgn halusan di dataran sedang atau rendah.

3. Sediakan minyak jakfaron dan misik .jika misik pakailah misik putih .
Tangan kiri basuh minyak jakfaron tangan kanan kanan minyak misik.

4. Genggam batu di tangan kanan dan niatkan dengan doa dan rapalan sesuai niyat.ingat niyat nya jgn karena agar batu nya berkhasiat tapi niyatkan minta ke allah agar batu nya punya energi khodam sesuai niyat kita .

5. Setelah sekian lama doa dan rapal juga sugesti taruh batu di tangan kiri yg ada mintak jakfaron. Sekian lama dgn doa alfatekah.

6. Soal niyat terserah kalian rangkai kata kata yg bagus .sebelum melakukan nya dan kalau bisa doakan dulu minyak tadi sebelum di gunakan.

7. kunci

Cara 4

1. Sediaakan ambil batu natural

2. Tarik makhluk yg sudah sebelum nya kita ketahui dan masukkan ke dalam batu.

3. Cek apakah dia mau atau tidak.cek apakah dia baik atau tidak.

4. Sediakan minyak.

5. Kunci

SELAMAT HARI IDUL ADHA

Asalamualaikum,mungkin bisa dibilang telat.maaf gih,.tadi malam habis isya saat mau posting ini,memang lagi apes kali tiba tiba pc/komputerku kesayanganku yg tiap hari kupakai update,menghandle blog jadi mati,wah ada apa ini pikirku..aku coba hidupkan tetap mati.lalu berinisiatif ku buka dan pakai jurus oprek.tapi tetap mati alias rusak akut alias mati total.waduh nasib nasib..maklum saja pc ku jadul pentium4.karena aku bukan anak pengusaha hihihi entah kapan bisa beli pc lagi.krn bt akhirnya tiduran e e malah ketiduran beneran.pagi ini habis sholat ied tepaksa deh update/menghandle blog lewat hp sederhana ku..maklum warnet jauh dari tempat tinggalku..langsung saja..

Asalamualaikum,Idul Adha atau hari raya korban mengajarkan arti
penting sebuah keyakinan dan pengorbanan.
Bermula dari kisah Nabi Ibrahim as. yang
mendapat perintah dari Allah SWT agar
menyembelih putra tercintanya Ismail a.s.
Ketulusan Ibrahim untuk menyembelih putranya
atas perintah Allah, merupakan bentuk
pengorbanan yang sangat mendalam.
Pengorbanan demi suatu keyakinan yang kuat
akan nilai kebaikan, dan pasti akan mendapat
pertolongan Allah dalam perjalanannya,
meskipun harus melepas sesuatu yang paling ia
cintai.
Jika ibadah kurban telah dipraktikkan pada
masyarakat kuno atau generasi yang paling awal,
dan kurban bukanlah ibadah khas Islam, apa
yang membedakannya dengan syari’at qurban
Islam ?.Berkenaan dengan hal ini paling tidak ada
dua hal yang membedakan ibadah qurban
masyarakat kuno dengan qurban dalam Islam.
Pertama, dari sisi orientasi atau tujuan ibadah. Jika
pada masa lalu, qurban erat kaitannya dengan
permohonan keselamatan kepada dewa, maka di
dalam Islam kurban dimaksudkan untuk ibadah
kepada Allah Swt. Pengorbanan seorang hamba
apapun bentuknya hanya pantas dipersembahkan
kepada Allah dan bukan kepada yang lain.
Menariknya, kendati orientasi ibadah qurban
kepada Allah, namun tetap mengacu kepada
kepentingan manusia. Lewat qurban, seseorang
akan membuktikan cintanya kepada Allah Swt.
Kedua, perbedaan qurban masa lalu dengan
qurbannya Islam adalah dari sisi pemanfaatan
hewan qurban. Bagi peradaban kuno, inti dari
kurban bukanlah pendistribusian obyek qurban
kepada orang ramai, karena biasanya, obyek
qurban justru dimusnahkan dengan dibakar atau
dihanyutkan ke sungai. Jelas tidak ada
pemanfaatan buat manusia. Berbeda dengan
Islam, hewan yang diqurbankan peruntukannya
dikembalikan kepada manusia. Agaknya cukup
menarik membaca firman Allah Swt. yang
maknanya, “Sesungguhnya yang sampai kepada
Allah bukanlah darah atau dagingnya melainkan
ketakwaaan kamu.”
Menariknya di dalam Islam, kendatipun ibadah
qurban dimaksudkan untuk mendekatkan diri
kepada Allah Swt. namun nilai-nilai sosial
(solidaritas sosialnya) tetap terpelihara. Bahkan
esensi dari ibadah qurban itu sesungguhnya
terletak pada distribusi hewan qurban kepada
orang-orang yang tidak mampu agar mereka
memiliki perbekalan makanan pada hari raya idul
Adha dan hari tasyrik. Dengan pemberian daging
kurban diharapkan mereka juga dapat
bergembira dalam merayakan idul Adha.
Pertanyaannya adalah, apakah ibadah qurban
yang kita laksanakan selama ini telah berhasil
menggembirakan fakir miskin dan orang-orang
yang tidak mampu? Apakah target memberikan
kelapangan dan kegembiraan tersebut hanya
untuk 4 hari saja (Idul Adha dan hari tasyrik)
sedangkan selainnya mereka akan kembali
sengsara? Pertanyaan ini penting untuk
direnungkan? Bagi saya, ajaran Islam tidaklah
sesederhana itu dalam memandang sebuah
persoalan. Islam juga tidak pernah memberikan
jalan keluar terhadap persoalan kemiskinan dan
kemelaratan secara instan. Mengapa sampai hari
ini, apakah ibadah zakat, infaq, sadaqah dan
wakaf belum berhasil mengangkat harkat dan
martabat kehidupan umat Islam yang sebagian
besarnya dalam kemelaratan? Hemat penulis,
masalahnya bukan pada institusi zakat dan wakaf
itu sendiri.
Namun lebih disebabkan pembacaan kita yang
salah atau paling tidak kurang tepat dengan apa
yang dikehendaki Allah swt. Zakat kita masih pada
hal dari makna literalnya saja, zakat itu bermakna
produktifitas dan pengembangan. Demikian juga
dengan qurban? Dalam rentang waktu yang
cukup panjang, qurban hanya dipahami dalam
konteks penyembelihan hewan qurban seperti
kambing, lembu dan kerbau. Inilah yang
ditangkap dari firman Allah surat Al-Hajj ayat 34
yang menyebut kata bahimat alan’am (binatang
yang jinak).
Bagi saya, ajaran qurban tidak boleh berhenti.
Karena nilai-nilai yang dikandung ibadah termasuk
qurban, sebenarnya nilai-nilai yang bersifat
universal mengatasi segala ruang dan waktu.
Pesan qurban adalah solidaritas sosial dan
komitmen sosial. Pada masa lalu, solidaritas sosial
ini diterjemahkan dengan berbagi daging kurban
agar dapat disantap bersama-sama keluarga di
rumah. Jadi apa yang dimakan orang kaya juga
dapat juga dirasakan oleh orang miskin.
Masalahnya sekarang adalah mengapa kita tidak
berpikir, bahwa orang miskin juga harus dapat
merasakah sekolahnya orang kaya. Orang miskin
juga harus dapat menikmati fasilitas belajarnya
orang kaya. Jika ini ingin kita wujudkan tentu saja
memerlukan biaya yang besar.
Sedangkan ketika kita tilik dari kata “korban” yang
lebih dikenal di kalangan muslim Indonesia,
sesungguhnya juga berasal dari bahasa Arab
“Qurbân” yang asalnya “Qaruba-yaqrabu-qurbun
wa qurbân” yang artinya kedekatan yang sangat.
Kata “qurbân” adalah bentuk tafdîl yang
menunjukkan penguatan terhadap sifat yang
dikandung dari kata tersebut.
.wasalam

KETIKA ALAM MEREKAM SEMUA AMAL PERBUATANMANUSIA


Assalammualaikum poto sepuh Bolo Bumi, sedikit
urun rembug yang sederhana
ini semoga menambah wawasan kita bersama. Amin
Saat kecil, guru mengaji kita menceritakan
bagaimana caranya malaikat Raqib
dan Atid mencatat perbuatan manusia. Kedua
malaikat itu, konon duduk di
pundak kanan dan pundak kiri. Raqib mencatat
segala amal kebajikan kita,
sedangkan Atid mencatat perbuatan buruk. Kelak,
kedua buku catatan itu
akan diserahkan kepada Allah saat hari pengadilan.
Maka, tak terhindarkan, sejak itu bisa dipastikan kita
selalu membayangkan
ada makhluk seperti manusia yang sedang
menduduki kedua belah pundak kita
sambil membawa buku catatan dan ballpoint. Setiap
orang punya dua malaikat,
sehingga jumlah malaikat Raqib dan Atid itu
sedemikian banyaknya. Kalau
penduduk dunia sekarang ini berjumlah 5 milyar,
maka jumlah malaikat Raqib
dan Atid berjumlah 10 milyar., bahkan jauh lebih
banyak dari itu.
Tergantung berapa banyak manusia yang pernah
hidup di Bumi.
Ketika sudah aqil baligh, kita mulai mengritisi cerita-
cerita semacam ini.
Dan mencoba menelusuri dasar informasinya. Di
dalam Al Qur’an dapat temukan
ayat yang mungkin menjadi sumber cerita tersebut,
tetapi dipahami dengan
sudut pandang khas abad pertengahan yang
konvensional seperti d iatas. Kita
mencoba menyimpulkan, sebenarnya ayat tersebut
kalau ditafsiri dengan
sains modern akan memberikan hasil yang sangat
jauh berbeda, dan
mencerahkan.
‘’Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia
dan mengetahui apa yang
dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat
kepadanya dari pada urat
lehernya. (Yakni) ketika sepasang malaikat mencatat
amal perbuatannya. Yang
satu berada di sebelah kanan dan yang lain di
sebelah kiri. Tidak ada satu
perkataan pun yang diucapkan melainkan ada
pengawas yang selalu hadir’’.[QS. Qaaf: 16-18]
Malaikat adalah makhluk berbadan cahaya, yang
bisa bergerak dengan
kecepatan 300.000 km/ detik. Dengan kecepatan
setinggi itu, malaikat bisa
menempuh jarak berkeliling bumi dengan sangat
singkat, yakni 0,13333 detik
saja. Atau dalam satu detik bisa mengelilingi bumi
sebanyak 7,5 kali.
Karena itu, dari sisi kecepatan ini saja, sebenarnya
kita tidak perlu
membayangkan malaikat Raqib dan Atid terus
menerus duduk di pundak manusia
untuk mengawasinya. Hanya dalam orde
sepersekian detik mereka bisa meng-
cover semua penduduk Bumi.
Apalagi, jika kita mengaitkan dengan relativitas
waktu, Bahwa karena laju
geraknya mendekati kecepatan cahaya, maka waktu
malaikat itu menjadi mulur:
seharinya setara dengan lima puluh ribu tahun.
Artinya, jika sang malaikat
itu mengawasi kita dalam satu hari ‘versi malaikat’,
sebenarnya peradaban
manusia sudah bergerak selama lima puluh ribu
tahun. Jadi, ngapain kita
membayangkan malaikat secara tradisional selalu
nempel di kanan-kiri kita.
Dari sisi saintifik, kita juga bisa menjelaskan adanya
rekaman perbuatan
oleh alam semesta. Bahwa alam ini sebenarnya
merekam seluruh aktifitas
penghuninya. Ada tiga macam lokasi rekaman itu.
Yang pertama ada di otak
kita, sebagai memori alias ingatan. Karena rekaman
itulah, Anda bisa
mengingat berbagai peristiwa yang Anda alami. Dan
bukan hanya Anda yang
mengingat peristiwa itu, melainkan juga orang-orang
dekat Anda yang hadir
dalam peristiwa tersebut.
Yang kedua, adalah genetika kita. Sistem informasi
genetika yang berada di
dalam inti sel tersebut selalu merekam segala
informasi yang melibatkannya.
Perbuatan yang terjadi berulang-ulang akan terekam
di dalam genetika,
sebagai kecerdasan genetik. Sehingga tubuh kita
menjadi memiliki kebiasaan
merespon kejadian secara khas. Mulai dari tingkat
molekuler, seluler,
sampai pada tataran organik secara utuh. Karakter
dan bahasa tubuh yang
khas pada setiap orang adalah perwujudan dari
rekaman genetik itu. Dan,
kelak rekaman genetik ini bisa menurun kepada
anak-anaknya sebagai
kecenderungan khas terhadap sesuatu. Termasuk
diwariskannya penyakit
tertentu, diabetes mellitus misalnya.
Yang ketiga, adalah rekaman alam semesta. Dalam
sudut pandang fisika
gelombang, tubuh maupun alam sekitar kita ini tak
lebih hanyalah lautan
energi alias samudera frekuensi. Tubuh kita, mulai
dari pikiran, perasaan,
denyut jantung, dan triliunan sel tubuh semuanya
bekerja secara kelistrikan
yang menghasilkan frekuensi elektromagnetik.
Sehingga tubuh kita selalu
memancarkan medan elektromagnetik itu kemana-
mana. Setiap berbuat apa pun,
pada dasarnya kita melakukan perubahan medan
elektromagnetik yang
menyelimuti tubuh kita.
Nah, perubahan medan itulah yang direkam oleh
alam sekitar. Sebagai
ilustrasi, dimana pun kita berada, disitu sebenarnya
terdapat gelombang
radio atau televisi dari berbagai belahan dunia. Ada
CNN, Al Jazirah, ABC,
BBC, TVRI, Trans TV, dan lain sebagainya. Gelombang
itu telah menempuh
jarak ribuan kilometer, dan tidak pernah lenyap.
Mereka tetap ‘mengambang’
di alam semesta, dan bisa ditangkap dimana pun kita
berada, dengan
menggunakan peralatan yang sesuai.
Kalau seseorang tidak bisa menangkap atau melihat
gelombang itu, masalahnya
bukan karena gelombang itu tidak ada. Melainkan,
karena ia tidak
menggunakan alat yang tepat. Misalnya
menggunakan antena biasa. Cobalah
menggunakan antena parabola dengan kualitas
terbaik, maka berbagai macam
gelombang yang berseliweran di sekitar kita pun
akan bisa dideteksi semua.
Suatu saat nanti, sangat boleh jadi, bakal
diketemukan teknologi yang bisa
menangkap gelombang dari berbagai kejadian yang
sudah berlangsung ribuan
tahun yang lalu. Itu bukanlah angan-angan yang
tidak mungkin terjadi.
Persoalannya, hanyalah seberapa bagus kualitas
peralatan yang kita gunakan
untuk memutar kembali rekaman alam semesta itu.
Maka, betapa mudahnya
kelak Allah mengadili manusia, karena segala
perbuatannya memang sudah
terekam oleh lingkungan sekitar dimana pun ia
berada..
Nuwun. Wallahu a’lam bisshawab
Pak Agus Balung

SEDULUR 4 5 PANCER

badarbesi

Asalamualaikum,Saudara Kembar, atau
disebut juga Sedulur Papat. Konsep tersebut secara
umum dipercaya dan diamalkan oleh masyarakat
jawa. Dalam kehidupan sehari-harinya orang-orang
Jawa terbiasa melakukan suatu laku prihatin dan
tirakat tertentu untuk menjaga kedekatan mereka
dengan roh Sedulur Papat itu.
Roh Sedulur Papat mempunyai sebutan Kakang
Kawah (paling tua), Adi Ari-ari (paling muda), Getih
(darah), dan Pusar, sedangkan kita sendiri disebut
Pancer. Kita adalah Pancer (pusat), sedangkan sukma
kita yang lain disebut sedulur pendamping kita.
Artinya, para sedulur kita itu keberadaannya
mengikuti kita sebagai Pancer. Para sedulur ini secara
halus, sosok dan wajahnya mirip dengan masing-
masing orang yang bersangkutan.
Roh Pancer dan para Sedulur Papat dalam satu
kesatuan merupakan roh
/ sukma seseorang.
Sebaiknya kita semua mengenal dan mengakrabkan
diri dengan para saudara kembar kita. Mereka itu
selalu membantu kita, disadari ataupun tidak. Apalagi
bila kita selalu berbuat baik dan berhati lurus. Perlu
diketahui bahwa para saudara halus tersebut merasa
senang kalau kita mengetahui keberadaan mereka,
terlebih kalau kita memperhatikan mereka. Kalau
mereka merasa diperhatikan tentu mereka akan lebih
dekat dan senang membantu. Hubungan akrab
dengan semua saudara halus bisa dilakukan dengan
sering melakukan komunikasi dan memperhatikan
rasa dan firasat, ide-ide dan ilham. Seperti juga dalam
pergaulan antar manusia, kalau sering terjadi
komunikasi dan saling memperhatikan, tentulah
hubungannya menjadi lebih dekat dan akrab.
Seandainya kita tidak mempedulikan komunikasi
mereka, apalagi kita menganggap cerita tentang
saudara kembar ini hanya tahayul atau mitos saja,
maka mereka juga akan merasa bahwa keberadaan
mereka tidak diperhatikan dan tidak diperlukan.
Mereka akan tidak antusias mendampingi dan
membantu kita. Maka janganlah kesal kalau pada
saat kita mendapatkan kendala, sial, nasib jelek, dsb,
kita tidak mendapatkan peringatan atau tanda-tanda
sebelumnya.
Karakteristik Roh Pancer dan Sedulur Papat
Telah diuraikan di atas, sedulur papat kita itu
mempunyai sebutan Kakang Kawah (paling tua), Adi
Ari-ari (paling muda), Getih (darah), dan Pusar,
sedangkan kita sendiri disebut Pancer. Kita adalah
Pancer, sedangkan sukma kita yang lain disebut
sedulur pendamping kita. Artinya, para sedulur kita itu
keberadaannya mengikuti kita sebagai Pancer. Pancer
ini juga bersifat roh / sukma.
Untuk diketahui, Pancer hadir di dalam kesadaran, hati
dan pikiran kita. Dalam kehidupan sehari-hari
seringkali kita sok berlogika, atau tidak peduli situasi,
mengesampingkan bisikan hati dan kebijaksanaan,
atau lebih mengutamakan dogma dan doktrin,
pendapat sendiri dan ke-Aku-an. Itulah sebabnya kita
tidak akrab dengan rasa dan firasat. Tetapi bila kita
mau peka dan memperhatikan rasa dan firasat, ide-
ide dan ilham, maka kita akan memiliki naluri dan
insting yang tajam. Dengan cara demikian kita sudah
mengakrabkan diri dengan para Sedulur Papat dan
memperhatikan komunikasi yang mereka lakukan.
Sebagai penjelasan, manusia terdiri dari 2 unsur
pokok, yaitu tubuh biologis dan roh. Roh manusia
terbagi menjadi 2, yaitu roh Pancer dan roh Sedulur
Papat. Roh Sedulur Papat mendampingi Pancer,
karena ada ikatan kuat di antara mereka. Tetapi
mereka tidak sungguh-sungguh menyatu, mereka
terpisah (kecuali setelah si manusia meninggal, roh-
roh itu menyatu menjadi arwah).
Dalam kehidupan sehari-hari, roh manusia ada di
dalam tubuh biologisnya. Roh itu menentukan ada
tidaknya energi kehidupan di dalam tubuh manusia.
Roh itu juga menentukan berfungsinya bagian-bagian
tubuh manusia, organ-organ dan saraf, dan otak /
pikiran manusia, menghidupkan saraf-saraf motorik
sehingga manusia bisa berjalan, dsb. Roh menjadi
penunjang kehidupan manusia.
Roh Pancer hadir secara biologis manusia. Berpikir dan
berperasaan, berlogika, merencanakan kehidupan,
merasa lapar, merasa sakit, ingin kaya, ingin hidup
mulia, dsb, semuanya adalah aktivitas biologis
manusia. Dalam hal ini Roh Pancer manusia hadir dan
bertindak sebagai mahluk biologis.
Sejak jaman dahulu spiritualitas Jawa meyakini
bahwa setiap manusia mempunyai saudara-saudara
halus yang mendampinginya. Mereka tidak kelihatan
oleh mata biasa. Mereka tergolong sebagai roh-roh
halus. Saudara-saudara halus ini banyak yang
menyebutnya dengan istilah
Roh Pancer hadir di dalam kesadaran, hati dan pikiran,
sehingga yang berperan dalam keseharian manusia
adalah Roh Pancer, sedangkan Roh Sedulur Papat
keberadaannya bersifat mendampingi dan membantu
membentuk kebijaksanaan dan memberikan
peringatan-peringatan (dalam bentuk ide dan ilham,
bisikan hati / nurani dan mimpi).
Roh Pancer hadir di dalam kesadaran dan berpikir
manusia, tetapi roh sedulur papat tidak menentukan
jalan berpikir manusia. Roh sedulur papat tidak
menyatu dengan pikiran manusia, tetapi hanya
bersifat membantu membentuk kebijaksanaan dan
memberikan peringatan-peringatan, dalam bentuk
rasa dan firasat, gambaran-gambaran gaib, ide-ide
dan ilham, yang mengalir di dalam pikiran manusia.
Seseorang yang dalam hidupnya dominan
mengutamakan sikap berpikirnya atau sok berlogika,
menonjolkan kepandaiannya, mengutamakan
pendapat sendiri dan ke-Aku-an atau dogma / doktrin,
atau tidak peduli situasi, dan mengesampingkan
bisikan hati dan kebijaksanaan, maka dia lebih
mengutamakan aspek biologisnya, aspek manusia
keduniawiannya, sehingga tidak peka terhadap
sesuatu yang bersifat roh, rasa dan firasat. Tetapi
seseorang yang selalu peka batin, memperhatikan
rasa dan firasat, dia akan tajam nalurinya, dan
mungkin juga mengerti tentang kegaiban alam,
karena dia kental berhubungan dengan rohnya.
Roh kita sebagai Pancer, sebenarnya juga bersifat roh,
sehingga juga dapat mengetahui hal-hal yang bersifat
roh. Tetapi secara duniawi roh Pancer ini terbelenggu
dalam kehidupan biologis manusia, terbelenggu dalam
sikap berpikir duniawi manusia, sehingga manusia
tidak peka dengan hal-hal yang bersifat roh. Karena
itu seringkali seseorang harus bisa membersihkan hati,
pikiran dan batinnya, harus bisa melepaskan belenggu
keduniawiannya, untuk bisa mendalami hal-hal yang
bersifat roh dan keTuhanan.
Bila kita dekat dengan para Sedulur Papat, karena
keberadaan mereka mendampingi kita sebagai
Pancer, maka mungkin kita juga akan dapat
mengetahui keberadaan roh-roh lain dan dapat juga
mengetahui sesuatu kejadian sebelum kejadian
tersebut terjadi (weruh sakdurunge winarah), melalui
pemberitahuan dari mereka sebelumnya.
Pemberitahuan / peringatan dari para Sedulur Papat
ini bisa berupa suatu kejadian perlambang,
penglihatan gaib, wangsit / bisikan gaib, mimpi, rasa,
firasat, ide-ide dan ilham, dsb. Diperlukan kepekaan
rasa dan batin untuk dapat menangkap sinyal
komunikasi dari para Sedulur Papat dan untuk
mengetahui maksudnya.
Roh sedulur papat aktif hadir di dalam perenungan-
perenungan dan pencarian ide dan ilham. Roh sedulur
papat aktif memberikan ide-ide pemikiran, nasehat-
nasehat dan ajaran yang bersifat keduniawian
(berupa ide-ide dan ilham), yang mengarahkan
seseorang menjadi memiliki kecerdasan batin di
dalam perbuatan-perbuatannya, kaya dengan ide dan
ilham, bisa menemukan jawaban-jawaban dari
permasalahannya dan tidak akan menemukan jalan
buntu dalam setiap permasalahan (feeling / intuisinya
tajam). Dalam hal ini para sedulur papat berperan
sebagai
pendamping kehidupan duniawi manusia.
Roh sedulur papat aktif hadir di dalam perenungan-
perenungan kerohanian dan spiritual, memberikan ide-
ide pemikiran, nasehat-nasehat dan ajaran yang
bersifat kerohanian maupun spiritual, yang
mengarahkan seseorang menjadi memiliki hikmat
kebijaksanaan kesepuhan di dalam dirinya. Dalam hal
ini para sedulur papat berperan sebagai penasehat
spiritual , sekaligus menjadi guru sejati ,
mengantarkan seseorang menjadi waskita, mengerti
kebijaksanaan hidup dan mungkin juga
weruh sak
durunge winarah.
Dalam hal kita akan menghadapi suatu kesulitan atau
pun musibah, para sedulur papat ini akan memberikan
peringatan sebelumnya (dalam bentuk bisikan hati
nurani atau mimpi). Apapun yang dilakukan oleh si
manusia (pancer), roh sedulur papat ini akan selalu
memberikan peringatan, menjauhkan manusia dari
kesulitan dan marabahaya. Dan ketika si manusia
melakukan atau akan melakukan suatu perbuatan
yang tidak baik atau yang akan mengakibatkan
kesulitan, roh sedulur papatnya akan memberinya
peringatan yang mengarahkannya untuk selalu
berbuat baik dan menjauhkan manusia dari perbuatan
yang mengarah pada kesulitan atau musibah. Dalam
hal ini kebatinan jawa memandang keberadaan para
roh sedulur papat itu sebagai
Pamomong
(pembimbing), yang mengarahkan perilaku dan
perbuatan si manusia supaya selalu baik dan tidak
mengarah pada kesulitan atau musibah.
Pendampingan para roh sedulur papat ini ada pada
semua bidang kehidupan kita sehari-hari, bukan
hanya dalam bidang keilmuan batin spiritual. Kita
sendiri juga dapat merasakan adanya ajaran-ajaran
berupa ilham dan ide-ide yang mengalir di dalam
pikiran kita. Begitu juga manusia yang hidup di negara
maju. Mereka yang menjadi penemu, peneliti, atau
pengembang suatu teori ilmiah, pengetahuan, ataupun
peralatan modern dan canggih, mereka
melakukannya bukan semata-mata berdasarkan
kecerdasan otak mereka, tetapi terutama didasarkan
pada kecerdasan mereka untuk mendayagunakan
mengalirnya ide dan ilham di dalam pikiran mereka
sebagai sumber inspirasi untuk ditindaklanjuti. Mereka
tidak mempunyai pemahaman tentang roh sedulur
papat, tetapi mereka telah mengimplementasikan
kecerdasan batin mereka sebagai Guru Sejati
dalam
kehidupan mereka sehari-hari.
Ketika masih dalam kondisi awam, roh para sedulur
papat akan bersama-sama dengan kita dalam proses
belajar (mereka juga ikut belajar). Dalam tahapan ini
dipahami mereka adalah kawan seperjalanan kita.
Tetapi perkembangan belajar mereka jauh lebih cepat
daripada kita, karena secara roh mereka bisa
mengetahui hal-hal yang secara fisik tidak bisa kita
ketahui, dan dapat kemudian memberitahukan
pengetahuan mereka kepada kita dalam bentuk ide-
ide dan ilham atau penglihatan gaib yang mengalir
dalam pikiran kita. Mereka mengerti seluk-beluk
kehidupan kita, termasuk pekerjaan kita yang terkait
dengan teori dan alat berteknologi tinggi atau pun
teori-teori ilmiah tingkat tinggi. Karena itu bila kita
aktif memperhatikan dan berkomunikasi dengan
mereka, kita akan lebih mudah dalam mempelajari
sesuatu apapun dalam kehidupan kita, ide dan ilham
akan mengalir setiap saat dan kita tidak akan
menemukan jalan buntu di dalam setiap
permasalahan. Mereka akan aktif hadir di dalam
perenungan-perenungan.
Roh kita sebagai Pancer, sebenarnya juga bersifat roh,
sehingga juga dapat mengetahui hal-hal yang bersifat
roh, tetapi secara duniawi roh Pancer ini terbelenggu
dalam kehidupan biologis manusia, terbelenggu dalam
sikap berpikir duniawi manusia, sehingga manusia
tidak peka dengan hal-hal yang bersifat roh. Karena
itu seringkali seseorang harus bisa membersihkan hati,
pikiran dan batinnya, harus bisa melepaskan belenggu
keduniawiannya untuk bisa mendalami hal-hal yang
bersifat roh dan keTuhanan. Jika tidak bisa
membersihkan hati, pikiran dan batinnya, maka dalam
hal-hal yang bersifat roh dan keTuhanan, yang muncul
adalah sifat-sifat ke-Aku-an, sok suci, sok beriman,
sok tahu, sok benar, dan akan mudah terpancing rasa
sentimen dan ego keAkuannya.
Aspek penting Guru Sejati hadir di dalam keilmuan
kebatinan dan spiritual dengan penekanan pada
usaha untuk mengenali siapa saja yang menjadi guru
sejatinya dalam proses keilmuannya, supaya
seseorang bertekun kepada gurunya itu untuk
mendapatkan bimbingan yang mendalam. Dan ketika
sudah tidak ada lagi suatu sosok yang dapat menjadi
gurunya, maka roh sedulur papat akan menjadi
pembimbingnya yang utama, yang memberinya ide
dan ilham, penglihatan gaib, dan jawaban dari
berbagai pertanyaan, dan menuntunnya pada
pengetahuan yang lebih tinggi.
Inil adalah salah satu aspek penting dalam kebatinan
jawa yang menekankan pengenalan pada roh sedulur
papat, sehingga muncul konsep Sedulur Papat Kalima
Pancer sebagai
Guru Sejati, yang penekanannya
adalah pada penyatuan interaksi antara seseorang
(Pancer) dengan para roh sedulur papatnya. Dan bila
saja para dewa berkenan sehingga seseorang
memiliki suatu wahyu keilmuan / spiritual dalam
dirinya, maka keberadaan wahyu itu akan
melipatgandakan kemampuannya untuk
mendapatkan pengetahuan yang berdimensi tinggi
(termasuk pengetahuan yang bersifat teknologi
duniawi).
Tidak selamanya dalam semua hal yang kita tekuni
kita akan menemukan suatu sosok yang dapat
mengajar atau membimbing kita. Aspek roh sedulur
papat menjadi penting karena mereka selalu ada
pada kita, dan apapun kebaikan dan kekuatan yang
dimiliki oleh sedulur papat itu, efeknya akan selalu
berimbas kepada kita, menjadi kebaikan dan
kekuatan kita juga, karena mereka adalah bagian dari
diri kita sendiri. Kekuatan mereka dan keyakinan kita
pada kebersamaan mereka, akan mewujudkan suatu
kekuatan batin tersendiri yang akan berguna dalam
melandasi kemantapan perbuatan-perbuatan dalam
kehidupan kita sehari-hari.
Pengetahuan dan keilmuan yang didasarkan pada
kesadaran akan kesejatian manusia akan dapat
dengan lebih cepat berkembang dan meningkat,
karena manusia yang menyadari kesejatiannya akan
juga mengenal potensinya sebagai mahluk biologis
dan sebagai mahluk roh. Pengetahuan yang tidak
diketahui secara fisik manusia akan dapat diketahui
secara roh. Dan apa yang dapat diketahui secara roh
akan menunjang pengetahuan duniawi manusia.
Di bawah ini ada beberapa ajaran bila kita ingin
menyampaikan sesuatu kepada mereka, para Sedulur
Papat, beberapa contoh cara dan doa (amalan) untuk
komunikasi dan mendekatkan diri kepada mereka.
Misalnya kita akan melakukan sesuatu yang sifatnya
penting bagi kita, kita dapat berkata kepada mereka,
(mengucap dalam hati kepada mereka seolah-olah
mereka ada di sekitar kita) :
Contoh 1 (kejawen) : Marwati Kakang Kawah Adi Ari-
Ari …… (sebutkan nama anda)
kadhangku kang lahir bareng sedino lan
kadhangku kang lahir bareng sewengi
Sang rojo bardah ingsun
Ingsun arso …….. (sebutkan apa yang akan anda
lakukan)
Ewang-ewangono ingsun.
Contoh 2 (umum) : Saudara-saudara kembarku
semua, bantulah saya dalam bekerja, sehingga
pekerjaan saya lancar dan benar. Kalau ada
kesalahan, tolong beritahu saya.
Contoh 3 (umum) : Saudara-saudara kembarku
semua, bantulah saya. Niat saya pergi keluar kota.
Bantulah saya supaya tidak ada kecelakaan,
kejahatan atau gangguan apapun di
jalan.
Contoh 4 (umum) : Saudara-saudara kembarku
semua, bantulah saya. Anak saya sedang sakit.
Bantulah saya, tunjukkan kepada saya di dalam
mimpi, obat atau cara untuk
menyembuhkan anak saya.
Biasanya, cara mereka berkomunikasi dengan kita
adalah dengan memberikan mimpi, atau rasa dan
firasat tentang akan terjadinya sesuatu kejadian, atau
ilham yang mengalir dalam pikiran kita. Rasa dan
firasat seringkali muncul berupa perlambang rasa.
Dalam kehidupan manusia sehari-hari, apalagi dalam
kehidupan modern ini, rasa dan firasat seringkali
diabaikan. Namun bila seseorang memperhatikan rasa
dan firasatnya, dia sendiri yang akan mendapatkan
manfaatnya.
Misalnya, seseorang yang akan bepergian ke luar
kota, karena merasa tidak enak hati kemudian
membatalkan keberangkatannya. Ternyata kemudian
dia mendapat berita bahwa kendaraan yang
seharusnya ditumpanginya, mengalami kecelakaan.
Untunglah dia tidak jadi berangkat. Apakah ini
kebetulan saja?
Mungkin kita tidak akan terburu-buru berangkat kerja,
walaupun sudah terlambat / kesiangan, seandainya
saja sebelumnya kita tahu atau dapat merasakan
bahwa pada hari itu ada anggota keluarga kita yang
akan mengalami musibah.
Seringkali rasa dan firasat ini dianggap tahayul dan
klenik, karena itu kita harus bisa membedakan
sesuatu rasa, apakah itu hanya rasa biasa saja
ataukah rasa yang merupakan suatu
pertanda
tentang sesuatu kejadian yang akan terjadi.
Belajarlah peka terhadap bisikan-bisikan nurani,
firasat, dsb. Jangan mengabaikan bisikan hati dan
firasat, tetapi juga jangan mengada-ada, jangan
melebih-lebihkan, jangan ber-ilusi.
Sesuai kondisi jaman sekarang, olah rasa dan firasat
dapat dilakukan dengan cara sederhana tanpa harus
banyak mengorbankan waktu dan aktivitas…bersambung.

DOA ANTI SYETAN

Asalamualaikum,ini hanya humor sejenak,terserah dianggap lucu ataupun tdk tetap lumayan lucu.bagi yg punya humor sejenak silahkan dimasukan ke komentar,jika punya artikel untuk ditampilkan di blog ini silahkan di kirim ke email : risang.mukti@gmail.com

atau

ahmadr.bumi@gmail.com

Ketika ajaran baru dimulai
santri baru pun banyak yang berdatangan.
Mereka pun larut dalam banyaknya kelas dan
pelajaran yang diajarkan sehari hari di Pesantren.
Saat ini Cak Jahlun adalah santri senior yang
membimbing puluhan santri baru.
Sebagai santri senior, Cak Jahlun dituntut untuk
menguasai banyak bidang ilmu salah satunya
menjawab banyaknya pertanyaan dari santri
baru.
Suatu hari santri baru bernama Bahlul bertanya.
Bahlul : Ustadz, saya ingin tanya sesuatu yang
merisaukan pikiran saya?
Cah Jahlul : Apakah itu, kalo memang saya bisa
akan saya coba jawab.
Bahlul : Beberapa hari ini saya merasa digoda
setan, mohon bimbingannya.. Kira-kira doa apa
yang manjur untuk mengusir setan.
Setelah berpikir beberapa saat Cah Jahlun
menjawab dengan entengnya.
Cak Jahlul : Begini, caranya mudah sekali…
Bahlul : Gimana Ustadz (dengan mimik serius
mendengarkan wejangan santri senior).
Cak Jahlun: Kalo kamu merasa digoda setan baca
doa berikut ini.
“Allahumma bariklana fima rozaktana wakina
adzabannar.”
Dijamin setan pasti akan lari..
Bahlul : Loh, itukan doa sebelum makan.
Cak Jahlun : La iya.. Setannya pasti akan lari
karena takut kamu makan..
Jawabnya sembari berlalu begitu saja..
Bahlul : @#$@%!&%$&^*@!%@..?

Nuwun.

ILMU KAROMAH AYATUL KURSI

Assalamu’alaikum..

salaam sederek dulur songgobumi yg di rahmati
allah..sekedar berbagi dn share simpanan tempo
dulu,dari pada usang hilang di telan masa..hehehe
bagi yg sesepuh dulur yg sudah tahu keilmuan ini
mohon ijin nya..smoga berkenan..
untuk tawasul lengkapnya sengaja tdk saya
sertakan,hanya bagi yg serius mau mengamalkan
saja..krna sanad yg terjaga..

ILMU KAROMAH AYATUL KURSI

(A’udzubillahi minasy syaithonirrojiim) 1x
(Bismillahirrohmanirrohim) 1x
(Ilahiy Anta Maqshudiy wa Ridhoka Matlubiy
Atiniy Mahabbataka wa Ma’rifataka) 3x
(Innallaha wa mala-ikatahu yusholluuna ‘alan nabi
Yaa ayyuhalladzi na amanu shollu alaihi wa
sallimu tasliman) 1x

Sholawat Nariyah 11x

(Allahumma sholli sholaatan kaamilah, wa sallim
salaaman taamman ‘alaa Sayyidinaa
Muhammadinil ladzii tanhallu bihil ‘uqod, wa
tanfariju bihil qurob, wa tuqdho bihil hawaa-ij, wa
tunaalu bihir rogho-ib, wa husnul khowaatim, wa
yustasqol ghomaamu bi wajhihil kariim, wa ‘alaa
aalihii wa shohbihii fii kulli ma’luumil laka yaa
Robbal ‘aalamiin.)

Payung Rosul 7x
(Laqod jaa-akum rosulum min anfusikum ‘aziizun
‘alaihi maa ‘anittum hariishun ‘alaikum bil
mukminiina ro-ufurrohiim. Fa-in tawallaw faqul
hasbiyallhuu laa ilaaha illa huwa ‘alaihi tawakkaltu
wa huwa robbul ‘arsyil ‘azhiim. Tsumma
ahyahum inna robbii ladzufiru ‘alan nas wa
lakinnasi aktsaronnasi layasykuruun.)

(Al Fatihah) 1x

(Wa ilahukum ilahuw wahid. La ilaha illa
huwarrohmanur rohiim) 1x

(Ayat Kursiy) 313x

(Al Ikhlash) 3x

(Al Falaq) 3x

(An Nas) 3x

(Wa qul jaa al haqqu wa dzahaqol bathil. Innal
bathila kaana dzahuuqo.
Wa nunazzilu minal qur’ani maa huwa syifa’un
wa rohmatan lil mukminiin.
Wa laa yaziiduzh zholimiina illa khosaro.
Subhana robbika robbil ‘izzati ‘amma yasyifuun.
Wa salamun ‘alal mursaliin.
Walhamdulillahi robbil ‘alamiin) 1x

Hizib Kandiyas
A’udzubillahi minasy syaithonirrojim.
Bismillahirrohmanirrohim.
Alhamdulillahirobbil “alamin.
Washsholatu wassalamu ‘ala sayyidina
Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi
wassalam.

Allahumma inni as-aluka wa atawassalu ilaika
(Ya Allah 3x) (Ya Rohman 3x) (Ya Rohiim 3x)
(Ya Robbahu 3x) (Ya Sayyidahu 3x) (Ya Huu 3x)
Ya ghiyatsi ‘inda syiddati Ya anisi ‘inda wahdati Ya
mujibi ‘inda da’wati.
Ya Allah Ya Allah Ya Allah
Allahu la ilaha illa huwal hayyul qoyyum
Ya Hayyu Ya Qoyyum
Ya man taqumussamawati wal ardhi bi amrihi
Ya jami’al mahluqoti tahta luthfihi wa qohrihi
As-aluka Allahuma antaskhiroli ruuhaniyyata
hadzihil ayatisy syarifah tu’inuni ‘ala qodho-i
hawa-iji
Ya man latak khudzuhu sinatuw wala naum
Ihdina ilal haqqi wa ilaa thoriqim mustakim
Hatta astarihu minal laumi la ilaha illa anta
subhanaka inni kuntu minazh zholimin
Ya man lahu maa fissamawati wa maa fil ardh
man dzalladzi yasyfa’u ‘indahu illa bi idznih
Allahummarfa’ni war syudni fii maa uridu min
qodo-i hawa-iji wa itsbati qouli wa fi’li wa ‘amali
wa barikli fii ahli wa maalii
Ya man ya’lamu maa baina aidihim wa maa
kholfahum wa laa yuhithuna bi syai-in min ‘ilmihi
Ya man ya’lamu sirron wa jahro
As-aluka Allahumma antaskhiroli khuddama
hadzihil ayatil ‘azhimati wadda’watil muniifati
yakununalii ‘aunan ‘ala qodho-i hawa-iji
Hailan Hailan Hailan Jaulan Jaulan Jaulan Maalikan
Maalikan Maalikan
Ya man layatashorrofu fii mulkihi illa bimaasyaak
wasi’a kursiy yuhussamawati wal ardh
Ya Allah sakhkhirlii ‘abdaka Kandiyasi hatta
yukallimuni fii haali yaqozhotii wa yu’inuni fii jami’i
hawa-iji
Ya man walaya-uduhu hifzhuhuma wahuwal
‘aliyyul ‘azhim
Ya hamid Ya Majiid Ya Ba’its Ya Syahid Ya Haqqu
Ya Wakiil Ya Qowiyyu Ya Matiin
Kun lii ‘aunan ‘ala qodho-i hawa-iji bi alfi alfi la
haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim
Aqsamtu ‘alaika ayyuhas Sayyidul Kandiyas
Ajibnii anta wa khuddamuka wa a’inunii fii jami’i
umurii bihaqqi maa ta’taqiduunahuu minal
‘azhimati wal kibriyaak wa bihaqqi hadzihil ayatil
‘azhimati wa bisayyidinaa Muhammadin ‘alaihish
sholatu wa sallam
Wa ajib ayyuhas Sayyidul Kandiyas asro’u minal
barqi wa maa amruna illa wahidati kalamhil
bashori aw huwa aqrobu innallahu ‘ala kulli syai-
in qodir
Allahummaj’al lii burhana wa yuritsunii amaanaa
wa anisnii bika ‘ala kulli mathlubii wa ashbahnii bi
‘auni ‘inayatika fii naili kulli marghubi Ya Qodir Ya
Jaliil Ya Qoohir Ya ‘Azhim ya Nashir
Kataballahu la aghlibanna anaa wa rosulii
Innallahu Qowiyyun ‘Aziz
Wa sholallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin wa
sallim tasliman katsiro
(1x atau 3x atau 7x)

semoga bermanfaat dan menambah wawasan
keilmuan…

salaam saliiim sungkem…wassalamu’alaikum..wr..wb

masnunub ^_^
085641374897