ISI KHODAM KE BATU CINCIN

Asalamualaikum.

Cara 1.

1. Ambil batu yg kiranya kuat yg penting natural alam.semakin kuat mosh batu semakin kuat menjadi tempat kekuatan besar.

2. Datang ke makam aulia waliallah.kenapa ke makam wali insyaallah lebih baik daripada ke makam tokoh sakti yg berilmu hitam.karena kebiasaan tokoh tersebut akan akan kebawa daya batu.minta ijin juru kunci masukkan batu nya di pusara makam tersebut bagian jika di kira kira bagian puser.pendam selama 7 hari. Lalu setiap malam doa kepada allah agar daya khowas wali tersebut nyimpan ke batu tersebut.

3. Ambil setelah 7 hari lalu asapi dgn gaharu dan bacakan dua nur buat .

4. Jika ingintahu berhasil atau tidak tes sengat tangan dgn lebah. Jka lebah terkesan tidak mau.insyaallah berhasil.

Cara 2.

1. Pastikan batu yg akan di isi adalah batu asli natural alam.bukan masakan buatan orang.

2. Pilih warna batu yg sesuai dg warna aura energi yg ingin di isi.
Contoh :
– batu warna merah hitam coklat perak untuk wibawa.kanuragan.
– batu warna hijau untuk
pengasihan.mahabbah.
– batu warna kuning untuk kerejekian.
Tapi sebenarmya warna batu tidaklah penting. Semakin batu nya tinggi kekerasan nya maka muat khodam kelas berat.misal batu yg tinggi kekerasanya yaitu badar besi.badar perak.badar merah.giok.dll.

3. Sebelum di isi dg khodam,batu tsb bacakan do’a yg sesuai dg aura energi yg di inginkan. Contoh : untuk mengisi
khodam kanuragan ke batu berwarna sesuai kesenangan ,bacakan asma’ ya
jabbar ya Qohar,ayat 5, do’a ibnu alwan, dsb. Fungsi do’a ini untuk
“memancing” jenis khodam yg pas dan cocok dgn keinginan.
Aura do’a akan melekat di batu,apalagi dg aura warna batu yg pas
dan sesuai,maka jenis khodam yg datang adalah makhluk energi yg warna gelombang nya sama.walau bukan patokan

4. Kemudian batu olesi dg minyak wangi bibit non alkohol,seperti minyak
Jakfaron.cendana, misik hitam atau putih,kesturi,dlsb. Lalu bungkus dg daun sirih temu ros.

5. Batu yg telah dibungkus daun sirih tsb kemudian taruh di sebuah tempat
angker yg di huni bnyak makhluk halusnya. Berikan kembang telon,yaitu : bunga mawar,bunga
kenanga,dan bunga gading (cempaka kuncup) di dekat bungkusan batu.tidak di beri kembang juga tidak apa.

6. Menaruhnya tengah malam, jika tidak berani maka boleh membawa
teman. Selanjutnya di dekat batu dan kembang,bakari asap harum seperti dupa atau hio. Setelah di nyalakan maka boleh ditinggal pulang.

7. Esok paginya, ambilah batu tsb. Sebelum membuka batu dari daun sirih maka bacakan dulu al fatehah 3
kali. Dijamin,batu anda telah terisi khodam sesuai jenis keinginan anda !
Bisa langsung di buktikan!

Cara 3

1. Ambil siapkan batu natural yg kekerasanya bagus seperti badar perak badar besi yg sejenis itu.

2. Bawa ke gunung .karena di gunung banyak sekali kekuatan halusan yg kuat dan lebuh bersifat baik murni.beda dgn halusan di dataran sedang atau rendah.

3. Sediakan minyak jakfaron dan misik .jika misik pakailah misik putih .
Tangan kiri basuh minyak jakfaron tangan kanan kanan minyak misik.

4. Genggam batu di tangan kanan dan niatkan dengan doa dan rapalan sesuai niyat.ingat niyat nya jgn karena agar batu nya berkhasiat tapi niyatkan minta ke allah agar batu nya punya energi khodam sesuai niyat kita .

5. Setelah sekian lama doa dan rapal juga sugesti taruh batu di tangan kiri yg ada mintak jakfaron. Sekian lama dgn doa alfatekah.

6. Soal niyat terserah kalian rangkai kata kata yg bagus .sebelum melakukan nya dan kalau bisa doakan dulu minyak tadi sebelum di gunakan.

7. kunci

Cara 4

1. Sediaakan ambil batu natural

2. Tarik makhluk yg sudah sebelum nya kita ketahui dan masukkan ke dalam batu.

3. Cek apakah dia mau atau tidak.cek apakah dia baik atau tidak.

4. Sediakan minyak.

5. Kunci

Iklan

160 thoughts on “ISI KHODAM KE BATU CINCIN”

  1. SANDAL JEPIT ISTRIKU
    Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh… betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop ini rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin nggak ketulungan. “Ummi… Ummi, kapan kau dapat memasak dengan benar…? Selalu saja, kalau tak keasinan…kemanisan, kalau tak keaseman… ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.”Sabar bi…, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul…? ” ucap isteriku kalem. “Iya… tapi abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini…!” Jawabku dengan nada tinggi. Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam- dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya sudah merebak.
    Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan ‘baiti jannati’ di rumahku. Namun apa yang terjadi…? Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal burak (pecah). Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Piring-piring kotor berpesta pora di dapur, dan cucian… ouw… berember-ember. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan detergen tapi tak juga dicuci.
    Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada. “Ummi…ummi, bagaimana abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini…?” ucapku sambil menggeleng- gelengkan kepala. “Ummi… isteri sholihat itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah…?” Belum sempat kata- kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. “Ah…wanita gampang sekali untuk menangis…,” batinku berkata dalam hati. “Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Katanya mau jadi isteri shalihat…? Isteri shalihat itu tidak cengeng,” bujukku hati- hati setelah melihat air matanya menganak
    sungai dipipinya. “Gimana nggak nangis! Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Rumah ini berantakan karena memang ummi tak bisa mengerjakan apa- apa. Jangankan untuk kerja untuk jalan saja susah. Ummi kan muntah-muntah terus, ini badan rasanya tak bertenaga sama sekali,” ucap isteriku diselingi isak tangis. “Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda…” Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak. *** Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. “Aduh, Mi… abi kan sibuk sekali hari ini. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku. “Ya sudah, kalau abi sibuk, Ummi naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan,” jawab isteriku. “Lho, kok bilang gitu…?” selaku. “Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam bus dengan suasana panas menyengat. Tapi mudah- mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi. “Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan. Pertemuan hari ini ternyata diundur pekan depan. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal. “Wanita, memang suka yang indah-indah, sampai bentuk sepatu pun lucu-lucu,” aku membathin sendiri. Mataku tiba-tiba terantuk pandang pada sebuah sendal jepit yang diapit sepasang sepatu indah. Dug! Hati ini menjadi luruh. “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Tes! Air mataku jatuh tanpa terasa. Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Sampai-sampai kemana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Sementara teman- temannnya bersepatu bagus. “Maafkan aku Maryam,” pinta hatiku. “Krek…,” suara pintu terdengar dibuka. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh
    berbaya gelap dan berjilbab hitam melintas. “Ini dia mujahidahku!” pekik hatiku. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri. Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Padahal Rasul telah berkata: “Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya.” Sedang aku..? Ah, kenapa pula aku lupa bahwa Allah menyuruh para suami agar menggauli isterinya dengan baik. Sedang aku…? terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Aku benar- benar merasa menjadi suami terdzalim!!! “Maryam…!” panggilku, ketika tubuh berbaya gelap itu melintas. Tubuh itu lantas berbalik ke arahku, pandangan matanya menunjukkan ketidakpercayaan atas kehadiranku di tempat ini. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Senyum bahagia. “Abi…!” bisiknya pelan dan girang. Sungguh, aku baru melihat isteriku segirang ini. “Ah, kenapa tidak dari dulu kulakukan menjemput isteri?” sesal hatiku. *** Esoknya aku membeli sepasang sepatu untuk isteriku. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. “Alhamdulillah, jazakallahu…,”ucapnya dengan suara tulus. Ah, Maryam, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud dan ‘iffah sepertimu? Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku…?
    Semoga berguna bagi kita semua….amin ya rabbal alamien
    Wassalam
    Semoga Bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita.
    Wassalamualaikum wr wb

    Suka

  2. Sesuatu yang lucu…
    Lucu ya, uang Rp 20.000-an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.
    Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berdzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk nonton pertandingan sepakbola.
    Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Mesjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.
    Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat, tapi betapa mudahnya mencari bahan obrolan bila ketemu teman. Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya. Lucu ya, susah banget baca Al-Quran 1 Juz saja, tapi novel “best seller” 100 halamanpun habis dilalap.
    Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton bola atau konser, dan berebut cari shaf paling belakang bila Jum’atan agar bisa cepat keluar.
    Lucu ya, susahnya orang mengajak berpartisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gosip.
    Lucu ya, kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi sering kita mempertanyakan apa yang dikatakan Qur’an.
    Lucu ya, semua orang pinginnya masuk surga tanpa harus beriman, berpikir, berbicara atau melakukan apa-apa.
    Lucu ya, kita bisa ngirim ribuan “jokes” lewat “E-mail”, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua kali

    Suka

  3. Assalammualaikum……………..absen siang……

    Wah, wah……tehnik yang mana mas Banyu yang dijiplak Guntur Bumi……wah, wah, waaah….

    Suka

  4. hadir menyapa sedulur -sedulur semua smoga slalu dalam limpahan rahmat barokah NYA sehat wa afiat tidak kurang suatupun rahayu wilujeng

    Suka

  5. sun go kong@ berkacalah berkacalah berkacalah….jangan hanya melempar sebuah cerita yang kamu sendiri tidak bisa melaksana kan nya…..

    Suka

  6. Xexexe….. Maklum gus korban gagal testing jdi pejuang wkt bien di masukin neng wong tuo suruh ikut testing nang da’arul hikam sukabumi wong lian pdo ujian aku mlh nongkrong neng alun”… Hehehe dadi mung iso nyebut merdeka tpi ora ngerti carane ben iso merdeka iku koyo opo…xexexe….

    Suka

  7. Orang yang berhati keras itu tidak bisa
    memetik pelajaran dari nasehat nasehat yang didengarnya atau dilihatnya, tidak bisa mengambil
    faedah dari ayat maupun peringatan-
    peringatan, tidak tertarik meskipun diberi motivasi dan dorongan, tidak merasa takut meskipun ditakut-takuti. Inilah salah satu bentuk hukuman terberat yang menimpa seorang hamba, yang mengakibatkan tidak ada petunjuk dan kebaikan yang
    disampaikan kepadanya kecuali justru
    memperburuk keadaannya.

    Suka

  8. Wahai para pejuang mari kita brikrar ntuk melawan para penjajah, merdekakanlah jiwa kalian dri pda para golongan penjajah hasut, gerilya’x penjajah iri dengki, rasa pamrih yg tlah merebut benteng ikhlas, tantangan dri penjajah jumawa, dan keakuan. Berjuanglah terus perkuat strategi perang yg kita bisa ambil dri indra mata indra pendengaran dan perasa hilangkan dlm memilah pohon slama buah’x brguna ambil jdikan bkal dlm kita brperang melawan para penjajah smga kita bisa meraih kemerdekan yg gemilang.. Selamat berjuang MERDEKAAAAA…… Xexexe…..pejuang kesiangan ngomyang dewek neng pojokan pos ronda… Wkwkwkwk…….

    Suka

  9. tertinggal sekolah… assalamu’alaikum salim sungkem kagem para sesepuhku smua, nyuwun izin nyimak njeh. ooh… bgitu ya ki tekhnik pengisian khodamnya. trimakasih banyak gus banyugeni n ki asmaratingkat1 postinganya jd menambah wawasan kulo tentang benda2 isian yg slama ini kulo tidak tahu sama skali, maklum mboten ngertos punopo nopo.

    Suka

  10. akang guru ki cilintrik : hehe.. engga kok njenengan bukan pejuang kesiangan kok hehe.. justru yg njenengan sampekan itu benar.. hakekat kemenangan yg sesungguhnya adalah memerdekakan jiwa, jiwa yg fitrah bersih dan kembali ke orisinalitasnya bukan jiwa yg terpenjara oleh ego, keakuan, rasa pamrih dan iri dengki. haturnuhun pisan guru atas nasehatnya. lanjut nyimak nasehat ki sun gokong n ki john ray..

    Suka

  11. al mukarrom para sesepuhku smua di songgobumi dan diluaran sana terimakasih banyak atas do’a dan pertolonganya slama ini, smoga alloh ridho..

    Suka

  12. manusia tidaklah abadi tanpa ridho Mu,brsimpuhlah diatas Mu dan ikhtiar kepada Allah,,,
    Maaf cm cerpen orng nglindur saja,,,hheheheh

    Suka

  13. ga papa akang gus bangkit abdi bantuin kerjaanya aja kang, ngga ngopi soalnya. waah.. masih mending akang kulit angkut daripada abdi kuli payah hehe… salim sungkem kangmas gus hendri, cerpennya bagus kok. ini kangmas obat nyamuknya biar nyamuknya pada lari.

    Suka

  14. Semngat pagi,,,,

    “Dan pada sebagian malam hari shalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu,mudah mudahan Tuhan mengangkat kamu ketempat yg terpuji”

    Suka

  15. asslmm km…pak sya mawminta tolong sya punya batu cincin sya beli dari seorang dukun…tolong trawangkan batu cincin sya ini ada kodamnya apa tdk ya pak,,klo ada kodam nya sejenis apa ya pak,,kira2 membantu sya apa mlh bikin beban hdp sya ya pak,,soalnya setelah sya bawa2 batu cincin ini,,sya sering sakit2 pak,,apa sya sakit sya ini karena batu cincin yg sya beli ini ya pak.

    Suka

  16. aslm..mbah saya minta tolong terawngkan kpribadian saya,,,apakah yg ada pada diri sya ini mbah,,,stiap kali aku bermimpi dengan alam yg bkn alam manusia..wlkm slm
    mohon pencerahan nya mbah

    Suka

  17. assalamualaikumm,
    saya dijakarta selatan, saya membeli sebuah batu cincin jenis combong, saya mau mengisi batu tersebut dan saya orang hawam tentang mengisi atau mengetahui barang tersebut ada khodamnya, dan saya mau mengisi dengan cara diatas,saya mintapetunjuk amalan/surah apa yang bagus untuk oengasihan.. trima kasih wassalam

    Suka

  18. Ass… pak maaf kalau menggangu, mhn ptunjuknya dan dtrawangkan sy mempunyai 2 batu cincin yg dberi oleh 2 orang pintar, mhn dterawangkan yg mana salah satu batu yg mempunyai khodam yg baik untuk sy…..?? Trims wss

    Suka

↓ ungkapan SILATURAHMI .~terima kasih atas kunjungannya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s