MANTAN PERUQYAH MUNAFIK

husni mahmud – salatiga

Asalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.
sebelumnya,mohon maaf tidak ada niat ujub ataupun pamer bahkan menjelekan siapapun.
cerita ini di minta kang ahmad maka saya mau menuliskannya.karena

image

sesungguhnya boro boro bisa membuat artikel cerita. Mohon maaf jika cerita yg aku alami alur nya tidak standar bacaan artikel.
Ruqyah itulah kegiatan ku jika ada orang atau bertamu untuk berobat.rumahku di salatiga tapi praktek ruqyahku di dekat rumah mertua di daerah bandung.dgn berjalannya waktu entah kenapa ucapanku lama lama menjadi kasar dan terkesan ceplas ceplos.bahkan mudah menuduh orang lain terutama jika menemui yg beramal amalan aswaja dan berilmu goib aku tuduh sesat dan bidah. Memang itulah bagian uraian yg aku dapat dari guru seorang ustad di bandung.apalagi saat aku masih full aktif di klinik ruqyah guruku.ada suatu kesalahan pola faham yg saya anut .padahal jelas azimat adalah posisinya bukan haram.bahkan hujatul imam al ghozali adalah salah satu yg tidak mengharamkan.sedang ulama ulama seperti bin baz dll mengharamkan dan padahal jelas seperti bin baz kelas nya masih jauh di bawah keilmuan hujatul islam imam al ghozali. Ini kontradiksi masak harus percaya ulama yg masih di bilang belum ada apa apa nya di banding hujatul islam imam alghozali.setiap melakukan ruqyah selalu saya menyuruh pasien meninggalkan amaliyah tahlilan membuang azimat dan semua keilmuan nya karena saya anggap sesat semua tanpa pandang bulu.hati saya menjadi keras melihat perbedaan padahal rosul junjungan saya tetap lembut begitupun wali dan ulama ulama lainya.galau itu tepatnya.apalagi jika saya perhatikan teman peruqyah jika di ruqyah juga banyak yg bereaksi kesurupan.kesimpulanya setan jelas di aliran darah setiap manusia.dalam diri ku muncul sifat sombong akulah pengamal amalan sesuai rosul …padahal setelah saya intropeksi ternyata para peruqyah juga melakukan bidah yg tidak di ajarkan rosul.misal memakai visualisasi,kata kata bahasa indonesia seperti maklumat atau ancaman ke jin padahal jelas ini jika di analisa juga sama dan tak beda mantra hanya beda bahasa.orang jaman dulu kenapa dalam pengobatan pakai bahasa daerah lalu di sebut mantra karena memang bahasa nya jawa atau sunda. Mungkin jika saat itu bahasa indonesia umum juga pakai kalimat bahasa indonesia dan juga melakukan bidah lain lain dan tak ada bedanya.galau aku terus berlangsung lama dan selalu bertanya tanya dalam hati (aku ini munafik nuduh orang bidah tapi bidah juga) perjalanan hidup terus berjalan dan membuat sadar setelah sering menonton di youtube pengajian kh emha ainu najdib.dari penjelasan beliau sangat lah luwes dan berkualitas lintas batas pikiran dan rasa.kemudian ketemu teman yg ternyata admin blog songgobumi di fb dan di beri link soal sakit bahu karena angkat tangan saja sakit bukan main,sakit ini sudah lama,sebulan sekali kadang saya kena sakit sekitar bahu. akhirnya setelah melakukan dzikir sampai sekarang tidak pernah mengalami itu lagi.di samping itu juga ngobrol ngobrol lewat inbox setiap malam.dari situ aku juga di suruh banyak baca blog songgobumi membaca artikel buatan ki risang dan nonton pencerahan dari kh emha di youtube.lalu kira kira sebulan aku putuskan ikut pengajian di mocopat syafaat saat ada acara di semarang.setelah datang wah benar benar beratmosfir pencerahan.sejak itu aku keluar dari klinik ruqyah di bandung dan tapi tetap melayani ruqyah orang atau siapa saja yg datang di salatiga tapi sikap dan ucapanku berubah tidak nuduh sesat dan bidah.mungkin pasnya aku peruqyah aswaja,soal berkata dan sikap harus di pilah pilah betulan.kalau memang ada jelas tidak baik hanya berkata halus.yg jelas aku sekarang ikut faham ahlussunnah waljamaah NU,faham yg dulu aku tinggal kan dan buang jauh karena kebodohan ku,akhirnya aku mudah kena kena brain wash seorang ustad faham sxxxxi,saat ini aku pelajari banyak buku dan faham aswaja ternyata isinya begitu mendalam dan lebih berkualitas keilmuan dari para ulamanya.Doakan semoga menjadikan pencerahan ke aku dan keluargaku.

amin

Iklan

18 thoughts on “MANTAN PERUQYAH MUNAFIK”

  1. mantap pengalamanya..
    salam salim buat ki risang,kang ahmadr n semua saudara songgobumi..
    nyimak terus di pojokan..
    lanjuuut..

    Suka

  2. akhirnya sadar juga tochhh setelah sekian lama berkecimpung d dunia ruqyah aliran SAWAH ( salafi wahabiyyah)….semoga qita tetap istiqomah di aswaja…salam dari bandung selatan

    Suka

  3. alhamdullilah teman saya jebolan ponpes di jatim juga ada yg jadi peruqyah tapi pemahamannya tetap aswaja bukan salafi wahabi yg mudah membidahkan.teman ini karena sudah hafidz alquran sejak di ponpes setelah tahu caranya ruqyah sehari langsung bisa .

    Suka

↓ ungkapan SILATURAHMI .~terima kasih atas kunjungannya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s