SALAH SATU SIKAP HIDUP 

ASALAMUALAIKUM.

Dalam Kamus disebutkan bahwa asal kata tawadhu’ berasal dari kata wadha’a yang berarti “merendahkan”. Ada juga yang berpendapat bahwa tawadhu’ berasal dari lafadz adl-dla’ah yang berarti kerelaan manusia terhadap kedudukan yang lebih rendah, atau rendah hati terhadap orang lain, atau mau menerima kebenaran, apapun bentuknya dan dari siapa pun asalnya.


Sedangkan Ibnu Athaillah as-Sukandari menerjemahkan tawadhu’ dengan “merendahkan hati”. Dengan kata lain, tawadhu’ adalah bersikap tenang, sederhana, dan sungguh-sungguh, serta menjauhi perbuatan sombong (menolak kebenaran).

Asal mula sikap tawadhu’ adalah merasa hina, rendah hati dan mengaitkan diri hanya kepada yang Haq. Haq tersebut mutlak kepada Allah dan segala perintah-Nya.

Untuk memperjelas secara lebih baik, berikut dikutipkan beberapa pendapat dari para ahli sufi – sebagaimana dipaparkan Ibnu Athaillah as-Sukandari:

Fudhail bin Iyad mengatakan bahwa, tawadhu’ ialah orang yang tunduk dan taat melaksanakan yang hak serta mau menerima kebenaran dari siapa saja.

Al-Junaid juga mengatakan bahwa tawadhu’ ialah tidak membusungkan dada tapi lemah lembut tanda hormat.

Al-Harawi mengatakan bahwa tawadhu’ ialah bersungguh-sungguh mencapai yang hak.

Dari berbagai pendapat tersebut dapatlah disimpulkan bahwa tawadhu’ pada hakikatnya merupakan suatu sikap rendah hati menerima kebenaran dari siapa pun asalnya dan dari mana pun kebenaran itu datangnya.
Lawan dari sifat tawadhu’ adalah takabbur (sombong), sifat yang sangat dibenci Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah mendefinisikan sombong dengan sabdanya:

ﺍﻟﻜﺒﺮ ﺑﻄﺮ ﺍﻟﺤﻖ ﻭﻏﻤﻂ ﺍﻟﻨﺎﺱ

“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan menganggap remeh orang lain.” (Shahih, HR. Muslim)

Namun perlu dibedakan antara kerendahan hati dan penghinaan diri. Kerendahan hati merupakan perwujudan suatu perangai mulia dan karakter kepercayaan diri, sedangkan penghinaan diri timbul dari kerendahan moral dan tidak adanya percaya diri.

Tawadhu’ itu ketundukan kepada kebenaran dan menerimanya dari siapapun datangnya baik ketika suka atau dalam keadaan marah. Artinya, kita tidak memandang diri kita berada di atas semua orang. Atau kita menganggap semua orang membutuhkan diri kita. Jika kita mengangkat kepala di hadapan kebenaran dalam rangka menolak atau mengingkarinya, berarti kita belum memiliki sikap tawadhu’ dan bahkan secara tak disadari kita sedang menanamkan benih-benih kesombongan dalam jiwa.

“Tawadhu’ yang paling bermanfaat adalah yang dapat mengikis kesombongan dari dirimu dan yang dapat memadamkan api (menahan) amarahmu”. 

Yang dimaksud amarah di situ adalah amarah karena kepentingan pribadi yang merasa berhak mendapatkan lebih dari apa yang semestinya diperoleh, sehingga membuatnya tertipu dan membanggakan diri.

Rasulullah Saw. adalah contoh yang sangat baik bagi kita dalam hal tawadhu’ ini. beliau adalah makhluk pilihan dan rahmat untuk seluruh alam, tidak pernah berbesar mulut, sopan, beradab mulia dan lemah lembut terhadap sesama muslim.

Sekarang ini kesombongan seolah menjadi “pakaian” yang dikenakan banyak orang. Suka membanggakan diri. Merasa tinggi melebihi orang di sekitarnya. Merasa orang lain membutuhkannya. Suka memamerkan apa yang dimilikinya. Tidak mau menyapa lebih dahulu, menjadi fenomena yang mudah dilihat dimana-mana. Padahal kesombongan menghalangi seseorang untuk masuk surga. Rasulullah saw bersabda :

ﻻ ﻳﺪﺧﻠﻮﻥ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻣﻦ ﻓﻲ ﻗﻠﺒﻪ ﻣﺜﻘﺎﻝ ﺫﺭﺓ ﻣﻦ ﻛﺒﺮ

Artinya: “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan, walaupun seberat biji sawi.” (HR. Muslim).
Semoga bermanfaat untuk diriku dan semua yg baca. 

Andi Jati

Iklan

MIMPI PERJALANAN DAN TAFSIR MIMPI 

Asalamualaikum. Perihal mimpi kadang manusia di lupakan dan di anggap biasa. Padahal mimpi yg ada pada manusia juga bagian peringatan atau bahasa alarm dari jasad dan jiwa bagi yg jeli. 

Sebenarnya manusia di lahirkan sudah di beri alarm peringatan pada diri nya dengan apa yg akan atau sedang terjadi pada dirinya. Tapi hal ini hanya berlaku bagi yg sudah terbiasa jeli membaca atau menafsirkan dengan jeli .dan juga mampu mengesampingkan kebiasaan prasangka su’udzon.

Jika dalam menafsirkan berlebih dalam suudzon justru akan bermasalah.agar terbiasa mampu membaca mimpi dan bisa baca alarm tubuh ada kiat nya : 

# Banyakin dzikir tulus ke Allah.


# setiap mimpi tafsirkan dengan perasaan baik dan teliti soal keadaan dan apa yg terjadi kemarin,hari ini atau bahkan rencana besok.

# selalu berprasangka baik syarat pokok.


# amati setiap mimpi hari ini dan kemarin .


# saat hati merasa tidak baik dan kacau atau perasaan atau tafsir negatif akan mimpi buruk banyakin sedekah .agar jika baik maka cepat datang nya, jika buruk maka akan jauh dari diri dan keluarga.

# ingat setiap mimpi bisa berbalik 100% maknanya tapi soal mimpi tertentu. maka di perlukan ketelitian dan renungan terlebih dahulu.minta Allah agar di bukakan kebenaranya akan daya tafsir kita. 


# sekali kali punya primbon mimpi orang terdahulu,karena primbon orang terdahulu juga bagian khasanah ilmu pencocokan diri yg sekian lama ada. Hanya sebagai bagian pembanding untuk analisa tafsir mimpi kita saja  * insyaallah jika metode kita benar malahan bisa jadikan kita selalu eling Allah dan waspada dalam kehidupan tentu dengan tanda mampu menempatkan dengan baik.  *ingat ini bukan ajari agar jadi ahli tafsir mimpi.  


# selalu optimis bahwa kebaikan akan selalu mengelilingi kita ibarat magnet .

Misal : 

seperti mimpi sering berpergian,melakukan perjalanan,melihat kendaraan biasanya ini bisa menyangkut kehidupan anda yg stagnan dan masih dalam pencarian jari diri menyangkut pekerjaan dll. Dan cirinya kadang setiap bangun tidur ataupun tidak, ada bagian kaki yg sakit atau bengkak.bahkan banyak juga disebab disinyalir karena efek sihir / ain dari jin atau orang ,berasal lewat tanah atau debu yg kita langkahi.bisa dari perilaku kita tanpa sadar atau pernah di kerjai orang lewat sebaran tanah. Jika mengalami begini benahi dulu ibadah nya dan banyakin dzikir saja : 

*Sholawat nabi 11 kali 

*Ayat kursi 11 kali


أ ي ر ك ك ي ض بء ء ر ي ج ءل ل ك     لذ ه ل ذأ  ك م ي غ لت ل س ب ل  لبا ء ر ب د  لو لش لرأ ب ب﴿﴾٤٢

*Ayat 42: “Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.

1000 kali. 

*Sholawat nabi 9 kali. 

Kemudian usap tubuh dan tiuplah bagian kaki.

 

Semoga bermanfaat 

MERANGKAK NAIK DARI KEJATUHAN YANG DALAM

Asalamualaikum. 


Salam buat kang ahmad dan kang risang .salam buat semua nya.mohon ijin berbagi cara penghilang depresi dari kejayaan dan walau diulang ulang tetap gagal yang jadikan diri serasa hancur dan tidak berdaya dalam hidup.amalan ini saya dapat dari bisikan saat ziarah secara tidak sengaja,kapan kapan saya buat artikel lain soal pengalaman saya yang lain , yang ada hubungannya dengan artikel ini. karena demikian hancur dan depresinya ,,jika saat jaya bak superstar dengan tiba tiba jatuh pada jurang yang dalam,insyaAllah bisa untuk kejatuhan dari jaya bisnis,jaya jabatan dll .setelah jatuh goyahlah diri merasa ibarat hidup pun tanggung maka milih larut dalam kesedihan panjang.

sebenarnya hal demikian karena banyak faktor yang sama sekali tidak di ketahui pihak yg mengalaminya. 

Di beri nasehat akan marah,di beri arahan akan bantah.hal demikian karena terjebak soal mengukur segala sesuatu karena kejayaan materi dan kesombongan. Dari awal bebaskan dirimu pikiranmu rasamu dari jeratan kilau dunia. Kemudian lakukan Taubatan nasuha adalah jalanmu dan amalkan: 

Sholawat nabi 100 kali

hunafaa-a lillaahi ghayra musyrikiina bihi waman yusyrik biallaahi faka-annamaa kharra mina alssamaa-i fatakhthafuhu alththhayru aw tahwii bihi alrriihu fii makaanin sahiiqin (ayat 31)  333 kali setiap bakda sholat maghrib.

Setelah rasa jatuh dan hancur karena lenyapnya kejayaan . Banyakin sholawat nabi setiap hari  . 

Wasallam.

Kiriman dani jateng . email dan no telepon di admin blog. *Edit by admin.