URAIAN HASAD DAN EFEK

Asalamualaikum.

Kenapa kita ada beberapa artikel bahas soal ain hasad dll karena hal ini begitu umum tapi bahaya saat itu dan kedepannya ke arah sakit sial mati dll . terutama salah satunya yaitu hasad, sangat tidak dirasa bahwa sebenarnya berbahaya bagi orang dan sudah umum menempel pada banyak orang,walau tahu tidak baik tapi seperti jamur merayap di mana saja dan seenaknya saja .

Sedikit mengurai saja dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Abdullah ibn Abbas ,tertulis: “A’udhu bi kalimaat-Illaah itu-taamah min kulli shaytaanin wa haammah wa min kulli a’ynin laammah (saya mencari perlindungan dalam firman Allah yang sempurna, dari setiap setan dan hama dan dari setiap mata yang iri).

Jika di maknai di dalam kamus bahasa maka
Arti “hama” (haammah) adalah hewan dan serangga yang beracun.

Arti “iri” (laammah) adalah yang menyebabkan bahaya karena cemburu (yaitu hadad).

Kata “Haasid/hasud lebih umum artinya daripada kata A’in (orang yang menaruh mata jahat pada orang lain).

Banyak perbedaan dan juga tidak setuju mengenai apakah mata jahat itu dibatasi hanya karena kecemburuan, sementara setuju bahwa tidak setiap orang yang cemburu memberi pandangan jahat. Perbedaan pendapat berikut:

1. Satu kelompok berkata, “Setiap orang yang memberi pandangan jahat itu cemburu tetapi tidak setiap orang yang cemburu memberi isyarat jahat”

2. Satu kelompok juga berkata, “Tidak semua orang yang memberi mata jahat cemburu dan tidak setiap orang cemburu memberi mata jahat.” Inilah pendapat sekelompok lainya juga .

Hal lain adalah bahwa ain bahkan bisa diberikan kepada diri sendiri, anak Anda sendiri dan bahkan saat bercanda. hal ini ini berasal dari tafsir Hadis berikut: “Barangsiapa di antara kamu melihat sesuatu dalam dirinya atau miliknya atau saudaranya yang dia suka, biarlah ia berdoa untuk berkah karena itu karena mata jahat itu nyata.”

Hadis ini menjelaskan bahwa seseorang dapat menyakiti dirinya sendiri, kekayaannya, anak-anaknya, istrinya, dll oleh mata jahat.

Firman Allah :

“Sebahagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena DENGKI/HASAD yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran.Maka ma’afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” (al-Baqarah: 109)

“ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. (Annisa 54)

“dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. (Al-Falaq 5)
bahkan di tafsir jallalain di jelas kan :
.
(Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki) atau apabila ia menampakkan kedengkiannya lalu berusaha atas kedengkian yang dipendamnya itu, sebagaimana yang telah dikerjakan oleh Lubaid si Yahudi tadi; dia termasuk orang-orang yang dengki terhadap Nabi saw. Ketiga jenis kejahatan yang disebutkan sesudah lafal Maa Khalaq, padahal semuanya itu telah terkandung di dalam maknanya, hal ini tiada lain mengingat kejahatan yang ditimbulkan oleh ketiga perkara tersebut sangat parah.

Berbagai hal yg bisa menuju manusia ke arah iri/hasad hasud :

1. Permusuhan.

2. Kesuksesan.

3. Kebanggaan.

4. Bertanya-tanya.

5. Takut.

6. Cinta berlebihan ke arah negatif.

Disini konteksnya pokok prakteknya harus pada banyak intropeksi diri dan pengendalian diri.
Semoga bermanfaat.

↓ ungkapan SILATURAHMI .~terima kasih atas kunjungannya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s