Arsip Kategori: nasehat

MAZHAB CINTA VS HISBUSYAITAN

Asalamualaikum.


Jangan mengambil sekolah ideologi yang didasarkan pada kebencian, itulah garis basic dalam belajar ilmu agama,politik dll untuk era terutama sekarang ini.

Sangat beda jika sekolah atau tempat belajar ilmunya jika berdasarkan Cinta kemanusian kasih sayang .itu berarti mereka masuk ke dalam hidup kita dan mulai mengajarkan bahwa dari alam malakut kita ingin mencapai dunia terang, maka mazhab itu adalah mazhab muhabbat, karena Allah mencintai semua ciptan Nya .Jangan mengambil mazhab dari setan dan hizbushaitan(kelompok setan). Artinya jangan mengambil kawruh agama dari sebuah ideologi yang berdasarkan pada kebencian. madzab malakut ini didasarkan pada cinta, sedang mazhab setan ke mana pun kita pergi ke tempat orang ingin berbuat dan ingin membuat laknat , kutukan itulah juga yg termasuk golongan hizbusshaitan.

karena setan selalu sibuk mencoba membawa semua orang ke neraka jahanam (api neraka). Dan Ahlul Muhabbat sibuk berusaha menyesuaikan semua orang dengan surga (‘ bukan iming surga bom bunuh diri ya) ,ingat apapun yang Anda pikirkan soal agama, pengajaran setan itu akan datang beruntun dan mereka sibuk mencoba membawa orang ke neraka, lantas untuk apa?

Dalam kehidupan sebenarnya sangatlah murah dan akan bahagia jika kita disibukan dengan pola hidup kita untuk mencoba membawa orang kembali ke surga sedang ke neraka sebenarnya lebih mahal tapi anehnya banyak yg mudah terpikat iming iming.

Apa yang dicintai Allah, apa yang Nabi cintai.,? apa cinta ulul amri dan semua itu adalah bagian cinta. dan orang-orang berhubungan sosial alami sendiri tanpa alasan dan berkomunikasi dengan orang lain dengan alami tanpa melihat warna,semua terjalin karena manusia,perihal asmara ,cinta, toleransi adalah kesabaran, semua adalah perilaku karakter yang baik. bahwa tidak peduli berapa banyak hal maka Allah membuat kamu tetap senyum, tidak peduli berapa banyak orang yang mengganggu kamu maka Allah ngajari kamu tetap senyum, tidak peduli berapa banyak rintihan kepedihan,ujian masuk ke dalam hidup kamu,ke dalam kehidupan kita,maka kita harus tetap senyum (*kebaikan) ,jika ujian cobaan itu mengubah kita anda, lalu berapa nilainya kualitas dirimu ? Jika sebuah ujian cobaan datang dan kita/anda lantas menjadi karakter yang buruk,menjadi karakter yang marah,menjadi karakter yang mengutuk, maka sejati nya Allah tidak membutuhkan yang begitu apalagi dirimu.

nuwun.