PIKIRAN TAKUT SALAH SATU SUMBER KEKUATAN JIN SETAN 

Asalamualaikum. Sebenarnya kadang pikiran kitalah yg jadikan segala sesuatu hal negatif punya peluang terutama jin setan.maksud peluang tentu banyak motif dan misi.ada jin yang tidak punya misi,ada yg punya misi,ada yg inisiatif sendiri dll. Mirip tingkah polah manusia dalam kehidupan sehari hari.sedikit hal yg jadikan mereka punya peluang semakin mudah ketika misal kita malam hari di kamar mandi/wc,tempat angker,di luaran tempat yang gelap lantas berpikir ada pocong lah,genderuwo lah,ular lar dll. Saat berpikir begitu segera hilangkan .sejatinya jin setan juga takut ketemu manusia.ternyata sama dengan karakter manusia .jadinya lucu saja saat misal si k (manusia) melihat sosok aneh yg di luar pikiran wujud alam manusia ,dia kaget lantas lari atau pingsan ,,padahal si j (jin) secara umum kebanyakan juga bisa kaget setengah mati mirip perilaku manusia jika bertemu sosok di luar alam kehidupannya. padahal bisa saja di antara kedua nya malahan sama sama lari ketakutan atau justru jin setan berpeluang berani goda karena manusianya takut. .kuncinya selalu tawakal dan jangan takut.Allah menegaskan dalam al-Quran bahwa tipu daya setan, sangatlah lemah.perangilah para pasukan setan,sesungguhnya tipu daya setan itu lemah. (QS. An-Nisa: 76)

Karena itu, selama seseorang berusaha menjaga imannya,dan bersandar kepada Allah,jin setan tidak tidak akan  memiliki kesempatan untuk bisa mengganggu manusia.
Apabila kamu membaca al-Quran dan berdzikir dll hendaklah kamu awali meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Sesungguhnya setan itu tidak memiliki kekuasaan untuk mengganggu orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya.(QS. An-Nahl: 98 99).

Karena itu tidak perlu takut dengan jin setan, sebagaimana yang sering digambarkan di tv.jin setan sama sekali tidak memiliki kemampuan mencelakakan manusia selama dia bisa jaga keimannya dan selalu tawakal kepada Allah.
Sementara ketika ada orang yang dicelakakan oleh jin setan, itu bukan karena jin memiliki kekuatan yang hebat, namun karena orang ini membuka peluang bagi jin setan untuk mengendalikan dirinya. Sehingga jadilah dia budak jin setan.
Allah berfirman, soal  keadaan orang yang munafik, setan telah menguasai mereka lalu menjadikan diri mereka lupa mengingat Allah; mereka Itulah salah satu golongan setan. ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan setan itulah golongan yang merugi. (QS. Mujadilah: 19).

Ternyata jin lebih takut kepada manusia, di ceritakan muridnya Ibnu Abbas (w. 104 H), beliau menceritakan, Suatu malam ketika saya sedang melaksanakan shalat, tiba-tiba muncul makhluk sebesar anak laki-laki di hadapan saya. Lalu saya desak dia untuk menangkapnya. Tiba-tiba dia bangun dan lompat ke belakang dinding sehingga saya mendengar jatuhnya. Setelah itu, dia tidak penah datang lagi. (Riwayat Ibnu Abi Dunya).
Dalam riwayat lain, menegaskan, Setan itu sebenarnya sangat takut terhadap kalian (manusia), melebihi ketakutan kalian kepadanya. Oleh karena itu, jika setan menampakkan diri kepada kalian, janganlah kalian lari ketakutan. karena jika kalian takut, ia akan menunggangi kalian (mengganggu), akan tetapi bersikaplah keras kepadanya, pasti dia akan pergi. (Riwayat Ibn Abi Dunya).

Ada juga seseorang yang tanya ,,saat saya amalkan dzikir kenapa berdatangan pocong dll ? Sebenarnya bisa di ketahui sendiri dengan melihat jejak dirinya dan sekitarnya.bahkan ada juga cara jin setan mempelihatkan wujud untuk ganggu pelaku dzikir dengan wujud pocong dll padahal sejatinya itu sihir,sihir pun banyak jenis.kalau bahasa jawa melihat aneka macam begitu ..jarke wae.. , seorang saat ruhaniyahnya berjalan ke arah lebih baik di jalan Allah segala macam goda akan muncul .
bahkan ada yg tiba tiba amarah nya menjadi jadi,sakit,meriang,anaknya sakit,tiba tiba istri minta cerai dll.semua itu ujian apakah berhenti atau terus itu hal biasa.bahkan ada beberapa sedulur di songgobumi  yang sampai saat ini terus bergulat hadapi santet kelas berat setiap hari.
dia sakit sudah sekian lama,setelah berdzikir pintu pintu yg selama ini samar mulai terbuka.bahkan dia sempat melihat sendiri secara nyata siapa pelaku nya,ternyata orang yang dia kenal dan tidak menyangka saja padahal di antara mereka hubungannya baik,bahkan ada yg setelah beberapa hari dia pun inisiatif datang minta maaf jika ada salah padahal sebenarnya dia salah apa juga tidak tahu.tapi ternyata di tolak.akhirnya terpaksa berlanjut modal berani adalah modal besar,madep manteb ndekat Allah adalah senjata utama.jika dalam kehidupan di liputi rasa takut kawatir ini itu yang berlebihan justru hidupmu akan hancur dengan perlahan.pola hidup tidak lepas dari kitanya sendiri dan pengaruh yg selama ini tidak bisa kita jangkau.semoga tulisan sedikit ini bermanfaat dan sadarkan kita bahwa rangkaian daya tipu setan sangat lihai ,paling tidak jadikan semangat kita dalam berjihad melawan hawa nafsu. 
Andi jati semarang

Iklan

JANGAN IKUTI GOLONGAN FITNAH WALAU NGAKU ISLAM

Asalamualaikum. 

Prihatin soal melihat kejadian kemarin terutama di media facebook twitter di indonesia melebar ke alam nyata .banyak berita ke pembahasan yg sebenarnya di balik itu ada bau politis.kalau kita berani jujur kita akan berkata ; memang ada bau politik. rame karena terbungkus agama. Lantas bercampur lah bak permen anek rasa antara yang niat 100%  yg murni dan yang bukan. 

Itulah rame nya girah muncul yg awal nya persoalan beberapa golongn politik di campur agama,,sisi gelap nya justru melebar ke arah umat di ajak untuk jadi ahlul fitnah dan ghibah terutama di media sosial.begitu dahsyat nya hingga banyak umat tidak jelas bedakan antara girah islam dan ghirah munkar .

Bisa kita lihat anak muda awam saja sangat berani hina kyai yang ilmunya sudah kampium.menghina tapi dalam dirinya merasa bela agama. Aneh kan. ? 

Doyan caci maki,hasud  tapi dirinya merasa bela agama.. Aneh juga kan.? 

Bahkan yg katanya ulama juga doyan caci maki hasud tebar benci karena merasa bela agama  .. Inilah otomatis ibarat pelajaran ke awam agar begitu. Hal ini kurang di sadari ulama begitu . Efek imbas nya merusak akhlak umat. 

Apakah kita lupa soal perkataan kanjeng nabi akan datang nya orang yg fasih alquran perkataan perilakunya bagai anak panah yg meluncur tidak kembali .. 

Anak panah itu meluncur  tajam menyakitkan . maka jangan heran banyak umat yg suka sakiti perasaan orang dengan kebiasaan dia berkata kotor dll. Karena ada yg di tiru. .  

Fitnah begitu rame nya terutama di medsos dan lambat laun berefek di alam nyata ,melanda negeri yg banyak mayoritas islam. Kenapa ?  Mari kita renungkan. 

Hadis Rasulullah ,,diriwayatkan dari hudzaifah ra berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang suka menebar fitnah.” Allah SWT menempatkan dosa membuat fitnah lebih buruk dampaknya daripada membunuh. Firman Allah: “… fitnah itu besar (dahsyat) dari melakukan pembunuhan …” (TAPI FAKTANYA  LIHATLAH SIAPA YG RINGAN BERKATA FITNAH HOAX ?  ) 
Fitnah sering dimaksudkan dengan berita bohong atau tuduhan yang diada-adakan hanyalah untuk membinasakan karakter karir kehidupan seseorang. Al-Quran dalam surat Al-Hujarat ayat 12 jelas menguraikan persoalan fitnah. “Wahai orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, (sehingga kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) karena sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah sebagian kamu menggunjing setengahnya yang lain. Apakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati?  ( Jika demikian kondisi mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Jadi patuhilah larangan2 tersebut) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Penerima Taubat lagi Maha Penyayang “.

*Islam jelas mengharamkan dan melarang ghibah karena bisa mengakibatkan putus ukhwah, rusak kasih sayang, timbul permusuhan, tersebar aib dan lahir kehinaan. 

Rasulullah SAW bersabda:”Seseorang hamba yang membicarakan sesuatu yang belum jelas baginya (hakikat dan akibatnya), akan dilempar ke neraka jahanam sejauh antara timur dan barat.” ~ Riwayat Muslim. ( LIHAT SIAPA YG GETOL BERGHIBAH DI DUNIA MEDSOS)
Bukankah jelas bagaimana baik dan buruk dalam ajaran agama,aneh nya banyak sekarang orang terkadang tidak bisa membedakan antara nafsu dan semangat agama,padahal jelas di dalam berbagai kitab dan dalil menjelaskan .“agama itu jelas untuk menerangi, bukan membenci. agama itu jelas untuk mengajak, bukan menyepak. agama itu jelas untuk rahmat, bukan dengan tebar kebencian. agama itu tidak hanya teriak Allahu akbar di pinggir jalan,” anehnya tidak sedikit masyarakat awam bahkan banyak yang tertipu dengan gaya penampilan-penampilan orang yang mengaku tokoh agama, tetapi perilakunya jauh dari ajaran agama.“Jangan lihat jenggotnya, jangan lihat jubahnya,getol teriak Allahu Akbarnya, tapi lihat perilakunya .

di situlah salah satu pokok letak dari hasil ajaran agamanya ..repotnya lantas perilaku nya di tiru dan praktekkan ..masyaAllah.

Semoga kita selalu senantiasa di beri keselamatan perlindungan keberkahan .amin.

Kiriman Andi jati semarang